Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 72


__ADS_3

♡Happy Reading♡


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


📖


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


"Tunggu Chris..." ucap Deandra menahan bibir Christian dengan telunjuknya, saat akan menyambar bibirnya kembali.

__ADS_1


"Ada yang ingin ku berikan padamu," lanjutnya sambil mengambil sebuah kotak di bawah bantalnya, dan memberikannya pada Christian.


Sebuah kotak dari kayu yang berukuran sedang, serta terdapat ukiran nama dari branded itu sendiri. Christian yang menerima suka cita segera membukanya. Mengangkat sebelah alisnya, ketika terdapat sebuah kalung titanium berbentuk pipih. Yang terbaring mewah di bantalan halusnya


"Aku ingin melihatmu memakai kalung itu, Chris." ucap Deandra saat melihat raut kebingungan suaminya.


"Apa kamu tidak suka?" Lanjut Deandra cemberut saat kembali melihat respon suaminya yang tidak seperti ekspektasi - nya.


"Aku sangat suka Sweety," ucap Christian cepat agar istrinya tidak salah paham. Apapun yang istrinya berikan, ia akan menerimanya dengan senang hati. Sekecil apapun itu, membuatnya selalu bahagia, dan menyukainya. Karena itu, bentuk perhatian Deandra pada dirinya.


"Sini aku pakaikan," ucap Deandra mengambil kalungnya dari tangan Christian, dan memakaikan di leher suaminya. Perasaan dingin yang Christian rasakan saat kalungnya sudah bertengger di lehernya.


"Errr....kamu semakin terlihat sexy Chris," ucap Deandra sensual sambil meraba kalung di leher Christian. Christian semakin bangga sudah membuat istrinya senang, dengan tatapan memujanya.


"Terima kasih Sweety," ucap Christian.


"Eitss...tunggu." tahan Deandra kembali saat Christian akan memagut bibirnya yang membuat ia kesal.


"Kamu melewatkan hadiah pentingnya, sayang." ucap Deandra sambil tersenyum.


"Masih ada lagikah?" tanya Christian antusias.


"Tentu." ucap Deandra mantap.


"Bukalah," tunjuk Deandra pada bantalan yang berada di dalam kotak. Tidak ingin berlama - lama lagi, segera Christian turuti perkataan istrinya. Mengangkat bantalan halus itu, dan terpaku saat apa yang saat ini ia lihat.


"Sweety..." ucap Christian pelan sambil mengambil sebuah benda dengan tangan gemetarnya.

__ADS_1


"Ii...ini.." ucap Christian bergetar sambil menunjukkan sebuah benda yang tak lain adalah sebuah testpack yang bergaris dua kehadapannya. Mendapatkan anggukan Deandra, Christian dengan cepat membawa istrinya dalam pelukan eratnya, yang juga hangat.


"Terima kasih Sweety, terima kasih. Ini hadiah terindah yang ku dapat dalam hidupku." ucap syukur Christian bahagia, sangat. Sambil mengecup puncak kepala Deandra beberapa kali.


Kehamilan istrinya adalah hadiah yang sangat besar dari hadiah apapun yang selama ini ia terima dalam hidupnya. Buah cintanya sudah tumbuh di dalam rahim istri tercintanya.


"Sudah berapa minggu Sweety?" tanya Christian setelah mereka melepaskan pelukkannya, dan mengusap perut istrinya dengan lembut.


"Aku belum tahu Chris, baru tadi pagi aku mengetahuinya. Satu bulan tidak periode, jadi aku mengeceknya saat di rumah, dan ternyata aku hamil." ucap Deandra tersenyum bahagia, ia juga senang saat mengetahui dirinya tengah hamil.


Pantas saja, akhir - akhir ini perubahan mood -nya sangat tidak terkontrol. Tanggal periodenya yang terlewat satu bulan membuatnya curiga, karena menstruasinya selalu datang teratur tiap bulannya. Ada gunanya juga, ia membeli sebuah testpack seminggu yang lalu. Dan ternyata, setelah di check benar dugaannya, bahwa ia sedang hamil. Mengetahui itu, ingin segera memberitahukannya pada Christian. Sebagai hadiah ulang tahun suaminya.


"Besok kita pergi ke dokter untuk memeriksakan keadaanya, serta mengetahui usianya." ucap Christian yang terus mengelus perut istrinya yang masih terlihat rata.


"Sweety," ucap Christian ragu.


"Ada apa?" tanya Deandra sambil mengusap rahang kokoh suaminya.


"Apa kita masih bisa melanjutkan yang tadi?" tanya Christian penuh harap.


Mendengar ucapan suaminya spontan, ia melirik pada tengah - tengah ************ suaminya yang sudah siap tempur, serta tertawa pelan.


"Tentu sayang, tapi harus pelan - pel..." tanpa menunggu ucapan Deandra selesai, Christian sudah membungkam mulut istrinya dengan cepat. Gairahnya yang sudah memuncak tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Malam ini mereka habiskan dengan kegiatan panas mereka. Meski Christian harus menahan libidonya yang selalu tinggi, untuk menjaga calon anaknya agar tidak terjadi apa - apa.


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


Next Chapter.....

__ADS_1


Vote, like, and follow...


See U 🤗


__ADS_2