Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 85


__ADS_3

♡Happy Reading♡


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


📖


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


"APA!!" Bentak Deandra tak kalah keras membalikkan tubuhnya, memandang suaminya marah. Christian yang beberapa jarak di hadapannya tiba - tiba berjalan cepat ke arahnya, dengan bibirnya yang sudah pagut oleh Christian begitu cepat. Deandra yang masih kaget dengan tindakan suaminya terpaku diam, dengan ciuman


tiba - tiba dari Christian yang begitu cepat menyambar bibirnya. Kemudian tersadar dengan apa yang terjadi. Deandra mencoba melepaskan ciuman suaminya, namun Christian memeluk pinggang dan belakang kepala Deandra erat membuat Deandra tidak bisa memberontak.

__ADS_1


Christian yang masih dengan ciumannya, terus mendesak agar mulut istrinya terbuka. Di gigitnya bibir Deandra sehingga bibirnya terbuka, dan Christian tidak menyianyiakan hal itu untuk segera melesakkan lidahnya. Deandra hanya diam tidak membalas ciuman suaminya yang terkesan buru - buru, dan juga sedikit kasar. Sebuah perasaan marah, kecewa, dan juga rindu Christian lampiaskan dengan mencium istrinya dalam. Suatu emosi yang menyatu dengan kerinduan ia sampaikan dengan mencumbu istrinya. Apalagi setelah Christian melepaskan bibirnya, dan bergerak menjauhkan kepalanya. Deandra merasakan bibirnya terasa kebas, dan terasa sakit dengan ciuman brutal suaminya.


Nafas mereka tersengal - sengal, memburu menerpa pada wajah mereka satu sama lain.


"Maafkan aku sayang, maaf telah menyakitimu." Ucap Christian lirih dengan menempelkan kening mereka berdua.


"Aku cemburu mendapati kamu bersama pria lain." Lanjut Christian menangkup wajah Deandra dengan kedua tangannya. Deandra melepaskan tangan Christian, dan berjalan ke arah sofa yang dekat dengan jendela kamar mereka.


"Apakah kamu tahu Chris, perlakuan serta tuduhan mu padaku membuat aku yakin, jika selama ini kamu tidak pernah menaruh kepercayaanmu sedikit pun padaku." Ucap Deandra memandang Christian datar setelah meredakan napasnya mulai teratur.


"Tidak sweety, " Ucap Christian cepat dan segera menyusul duduk di samping istrinya.


"Maaf, jika aku meragukan kepercayaanmu dan membuatmu kecewa. Tapi yakinlah, dari awal kita bersama aku telah menaruh rasa percayaku padamu.


Aku hanya tidak bisa menahan emosiku ketika melihat ada pria lain yang dekat dengan istriku.


You are mine sweety, only mine. " Lanjut Christian tegas di akhir kalimat sambil menggenggam kedua tangan Deandra.


"Selama kamu di Canada. Apa aku harus percaya jika kamu di sana bekerja?!" Lanjut Deandra sinis dengan memutar bola matanya.


Melihat dan mendengar bagaimana Deandra yang seperti itu membuat emosi Christian perlahan bangkit kembali.


"Apa yang kamu katakan Deandra?! Jaga bicaramu!!" Sentak Christian, dan bangkit berdiri menatap istrinya serta menahan amarahnya.


"Kamu yang seharusnya jaga bicaramu, dan juga kepercayaanku Christian!" Ucap Deandra serta perlahan bangkit dari duduknya. Dengan sedikit susah bergerak apalagi dengan kehamilannya yang sudah membesar.


"Aku kerja di sa.......", Belum usai Christian berbicara, Deandra sudah menyelanya.


"Dan selingkuh!" Sela Deandra.

__ADS_1


"Selingkuh apa maksudmu?! Jaga ucapanmu!!" Bentak Christian sambil menatap nyalang istrinya.


"Apa yang harus aku pikirkan, ketika kamu bilang di sana hanya tiga hari, tapi nyatanya kamu seminggu di sana tanpa mengabariku sama sekali.


Namun pulang - pulang kamu malah menuduhku selingkuh?! YANG ADA KAMU YANG SELINGKUH DENGAN SEKRETARISMU!!" Teriak Deandra di akhir kalimat sambil menunjuk Christian marah.


"DEANDRA!!!" Bentak Christian dengan amarah yang sudah memuncak. Terlihat dari rahang yang mengeras, mata merah, serta urat - urat leher yang menonjol membuktikan bahwa Christian tengah di ambang kemarahannya. Namun, Deandra dan Christian sama sekali tidak menurunkan amarah di dalam hati mereka masing - masing.


"Saat aku menelpon kamu di Canada, tapi apa nyatanya. Sekretarismu yang angkat telpon ku dengan mengatakan kamu sedang mandi, dan aku menyuruh dia untuk bilang padamu untuk menelponku balik. Tapi ternyata, sampai esok hingga kamu seminggu di sana pun. Kamu tidak pernah menelpon ku sama sekali,"


"Aku tanya padamu Christian, apa aku harus percaya padamu? Kau berduaan dengannya di dalam kamar, dan dia mengatakan kamu sedang mandi? Apa tuduhanku padamu salah, Christian?!Apa yang harus aku pikirkan dengan semua itu, jika ternyata kamu memang berselingkuh dengan sekretaris jal*angmu itu." Ucap Deandra mengatakan semuanya pada Christian yang terlihat bingung.


Christian terdiam, mencerna apa yang di katakan istrinya. Ia sama sekali tidak tahu jika istrinya sempat menelpon, ketika ponselnya rusak oleh Angel. Yang membuat dirinya bingung dengan perkataan istrinya yang mengatakan ia berada di dalam kamar berdua dengan Angel.


"Apa mungkin.....SHIT!!" Umpat Christian seolah sadar kapan itu terjadi sehingga membuat istrinya berpikir yang tidak - tidak tentangnya.


"Deandra......" Ucap Christian yang sudah tersadar dari lamunannya, dan baru menyadari jika sudah tidak mendapatkan lagi istrinya di dalam kamar mereka. Dirinya pun segera menyusul keluar kamar, dan berjalan ke arah dapur. Sudah ia duga, ternyata istrinya tengah makan dan dirinya tidak ingin mengganggu dengan membahas masalah yang belum selesai.


Deandra yang tengah makan menyadari keberadaan suaminya, namun dirinya mengabaikan tidak ingin nafsu makannya hilang.


Keheningan pun terjadi hingga mereka selesai makan. Deandra yang telah selesai makan langsung kembali ke kamar pergi begitu saja, tanpa menatap dan berbicara sekali pun pada Christian.


Christian yang melihat tindakkan Deandra pun pergi ke ruang kerjanya, melanjutkan pekerjaannya di rumah, dan sekaligus menenangkan dirinya juga hingga malam tiba.


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


Next Chapter.......


Saran, dan kritikannya guys jika ada typo yang bertebaran.

__ADS_1


Vote, like, and follownya jangan lupa.


See U 😉


__ADS_2