Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 71


__ADS_3

♡Happy Reading♡


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


📖


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


"Tidak sia - sia jika aku memutuskan untuk datang ke sini. Dari dulu hingga sekarang kamu selalu membuatku kagum, hingga tidak bisa berkata apa - apa Princessa." ucap Zabrina dengan mata menatap Deandra dengan tatapan berbinarnya. Setelah fashion show usai yang di tutup oleh Deandra yang membawakan sebuah lagu untuk Christian, dengan di akhiri ciuman mesra mereka. Hingga mendapatkan tepukan meriah dari para tamu. Kini mereka bergabung kembali bersama para tamu. Dan melihat orang tua, serta mertuanya yang tengah berbicara dengan Putri dan Pangeran. Deandra dan Christian ikut bergabung dengan keluarga mereka.


"Terima kasih. Anda terlalu berlebihan, saya tidak sehebat itu, Putri." ucap Deandra rendah.


"Tidak pernah berubah. Saya selalu suka dengan kerendahan hatimu." ucap Zabrina.


"Kalian sangat beruntung memiliki seorang putri seperti Princessa." lanjut Zabrina kepada Andrew, dan Flora yang tersenyum bangga terhadap anaknya.

__ADS_1


"Menjadi seorang desainer apakah kamu masih menggeluti pekerjaan mu yang seorang art?" tanya Zabrina kepada Deandra.


"Tentu. Hanya saja untuk saat ini, aku fokuskan di bidang ini dulu." ucap Deandra.


"Apa anda ingin di buatkan sesuatu lagi?" lanjut Deandra bertanya pada Zabrina.


"Saya jadi ingat tentang permintaan Zabrina para Princessa yang menginginkan kolam renang untuk anjingnya. Hingga membuat Raja dan ratu sakit kepala." sela Ardolph menggelengkan kepalanya membuat mereka semua menatap Ardolph penasaran.


"Kenapa bisa seperti itu?" tanya Flora mewakili penasaran semua orang yang berada di sana.


"Hanya membuat sebuah kolam renang untuk seekor anjing, ternyata seorang arsitek terkenal bisa membuatkannya, ya." sela Bella yang tiba - tiba ikut nimbrung dengan nada bicaranya yang terkesan mengejek.


"Haha...iya. Pasti sebagian orang akan berpikiran seperti mu." ucap Ardolph yang di angguki senang oleh Bella.


"Namun, permintaan aneh Zabrina yang menginginkan sebuah kolam untuk anjingnya, setiap bagian sisinya di desain dengan berlian serta alas kolam dengan batu permata, itu yang membuat orangtuaku sakit kepala."lanjut Ardolph membuat semua orang yang mendengarnya terkesiap. Orang sultan dari lahir memang tidak bisa di tebak pemikirannya, batin mereka yang meronta - ronta.


"Desain dengan hasil yang sempurna indah, serta elegan. Berkat arsitek handal inilah, orangtuaku menjadi tidak mempermasalahkannya. Malah mereka meminta kolam renang keluarga harus sama seperti itu. " ucap Ardolph kembali sambil tersenyum ke arah Deandra yang di balas senyum simpul olehnya.


Bella orang yang sedari tadi merendahkan pun di buat bungkam, tidak bisa berkata apa - apalagi. Berbeda dengan Christian yang sangat bangga terhadap istri tercintanya. Di kecupnya puncak kepala Deandra dengan mesra membuat orang - orang yang melihatnya merasa haru, serta iri dengan keserasiaan mereka.


"Kenapa buru - buru sekali? Aku sudah menyiapkan tempat untuk kalian beristirahat, lebih baik kalian menginap saja dulu di sini." ucap Deandra.


"Maaf Princessa, mungkin lain kali aku akan mempersiapkan untuk tinggal lebih lama di sini. Tapi panggilan mendadak dari istana membuat kami harus segera pulang." ucap Zabrina merasa bersalah sambil menggenggam tangan Deandra.


"Jika seperti itu, aku tidak bisa menahan kalian lagi. Kabari aku jika kalian sudah tiba di sana, ya?" pinta Deandra sambil menggenggam balik tangan Zabrina.


"Tentu." ucap Zabrina. Setelah itu mereka saling berpelukkan, begitupun Ardolph yang memeluk Deandra tanpa memperdulikan tatapan tajam dari seseorang.


Christian yang menahan emosinya agar tidak lepas kendali, hanya bisa untuk tidak melepaskan rangkulan tangannya dari pinggang istrinya.


"Kalau begitu, saya juga pamit pulang Mr. Romanov. Selamat atas fashion show mewahnya Mrs. Romanov, karya - karya anda selalu membuat saya kagum." ucap Mario mengulas senyumnya kepada Deandra.


Setelah mereka berjabat tangan, Christian yang melihat punggung Mario yang berjalan keluar, dengan tatapan matanya yang tajam, penuh arti.

__ADS_1


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


Setelah acara selesai, Deandra dan Christian akan menginap di hotelnya. Karena hari sudah larut malam, maka mereka mengisi ruangan presidential suite hanya di khususkan untuk mereka sendiri. Deandra yang sudah 10 menit berada di kamar, berbeda dengan Christian yang masih harus berada di acaranya. Melihat istrinya yang sudah terlihat kelelahan, maka ia sendiri yang menyuruh dan mengantar istrinya terlebih dulu pergi ke kamar untuk beristirahat.


Deandra yang sudah bersih - bersih, sekarang tengah mengoleskan body lotion pada tangan dan kakinya. Terdengar suara pintu terbuka, menghentikan aktivitasnya, dan menoleh ke arah pintu. Bahwa suaminya lah yang masuk ke dalam ruangan, dengan tampang yang lelah terlihat dari wajahnya dan tampilannya yang sudah kusut.


Christian yang lelah karena harus menjamu tamunya, kini terasa segar kembali saat melihat istrinya yang sudah mandi dan memakai jubah piyama dengan panjang sebatas paha. Melihat istrinya yang menghampirinya, ia tak pernah sedetik pun lepas pandangan dari istri cantiknya.


"Mandilah, aku sudah menyiapkan air hangatnya." ucap Deandra sambil membantu melepaskan dasi di leher Christian. Aroma jeruk dan jasmine yang menguar dari tubuh istrinya, membuat Christian menundukkan kepalanya, dan menghirup dalam di ceruk leher Deandra. Mengecup, dan menggigit kecil leher Deandra, sebelum ia mengangkat kembali kepalanya.


"Terima kasih Sweety." ucap Christian mencium kening Deandra, sebelum ia berlalu masuk ke kamar mandi.


Melihat suaminya yang sudah masuk kamar mandi, Deandra segera menyiapkan pakaian tidur untuk Christian di atas ranjang. Mengambil sebuah benda di dalam laci, dan di simpan di bawah bantal. Deandra naik ke atas kasur, dan mengotak - atik ponselnya sambil menunggu Christian selesai mandi.


Suara pintu terbuka, Deandra menyimpan ponselnya di atas nakas. Melihat suaminya yang bertelanjang dada, serta sebuah handuk yang melingkar di pinggulnya. Tidak menutupi tubuh kekar suaminya yang terkesan sexy. Tidak ada rasa malu lagi di antara mereka, saat Christian yang mengenakan pakaiannya di hadapan istrinya. Begitu pun Deandra, tidak malu - malu seperti gadis perawan saat pertama kali yang melihat suaminya telanjang.


"Duduklah," titah Deandra sambil menepuk kasur, di sebelahnya. Christian menghampiri Deandra duduk di dekat istrinya.


"Kebiasaan rambut di biarkan basah." lanjutnya Deandra mengomeli Christian yang malas mengeringkan rambutnya sehabis keramas.


"Aku ingin kamu yang mengeringkannya Sweety," ucap Christian sambil menyerahkan handuk kecil berada di lehernya. Deandra mengambil handuknya, dan berdiri dengan lututnya agar tingginya lebih tinggi dari Christian. Mengusap - usap rambut Christian pelan, sampai tidak melihat air yang bertetesan. Wajah Christian yang sejajar dengan dada istrinya membuat ia mendekatkan wajahnya. Mendusel - dusel hidungnya pada belahan dada istrinya yang harum serta putih mulus. Sebelah tangannya yang bergerilya mengusap punggung Deandra naik turun, serta sebelah tangannya lagi meremas pelan dada Deandra membuat si empunya mengerang pelan. Melihat respon istrinya yang terbuai membuatnya semakin gencar untuk terus melakukan kegiatannya.


Christian yang semakin gencar meraba tubuhnya membuat Deandra melempar handuk, yang sebelumnya di gunakan untuk mengeringkan rambut Christian ke sembarang arah. Mengangkangi Christian tepat pada gairahnya, yang langsung membuat Christian menggeram.


"Sweety....." erang Christian sebelum menyambar bibir plum Deandra dengan rakus. Pagutan Christian pada bibirnya, membuat Deandra kewalahan. Namun Deandra suka, saat bibir mereka saling memagut, menggigit, bertukar saliva, serta saling membelitkan lidah masing - masing. Hingga erangan Christian yang ia dengar membuatnya senang.


Deandra melepaskan pagutan mereka, karena butuh oksigen serta memang ada sesuatu hal yang ingin ia tunjukan pada Christian.


"Tunggu Chris..." ucap Deandra menahan bibir Christian dengan telunjuknya, saat akan menyambar bibirnya kembali.


☆¤☆¤☆¤☆¤☆


Next Chapter......

__ADS_1


Vote, like, and follow-nya Guys


See U 🤗


__ADS_2