Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 55


__ADS_3

♡Happy Reading♡


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


📖


*****


"Karena......aku sudah......"


"Eheemm." sebuah deheman membuat Deandra tidak melanjutkan perkataannya, serta yang lain segera kembali ke kubikel masing - masing. Dan ternyata atasannya, Marco yang mengintrupsi mereka.


"Apa perasaanku saja, akhir - akhir ini Pak Marco terlihat sangat sensitif." ucap Emilly setelah melihat Marco masuk ruangannya.


"Aku pikir hanya aku saja yang merasa Pak Marco seperti itu, kamu pun demikian." sahut Joya.


"Sepertinya Pak Marco sudah putus dengan kekasihnya yang seorang model itu," ucap Emilly.


"Bisa jadi, makanya dia terlihat ingin sekali menelan orang." ucap Joya bergidik ngeri.


"Ya, kalian yang akan di telan Pak Marco, jika kalian tidak berhenti berbicara." tegur Deandra di balik kubikelnya.


"Gara - gara dia, kamu tadi belum selesai berbicara." ucap Emilly.


"Jadi, apa yang telah kamu perbuat pada suamimu itu?" lanjut Emilly.


"Tidak perlu di tanyakan lagi, pasti Deandra selalu memberikan suaminya service super setiap malam, atau setiap waktunya. Kalian tahu sendiri, kan, bahwa Deandra sudah menjadi istrinya." sahut Jack yang menyembulkan kepalanya di balik kubikel.


"Ya, benar. Masuk akal juga katamu. Jadi Deandra, berapa ronde setiap malamnya?" goda Emilly sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Hmm......rahasia." ucap Deandra kembali bekerja membuat mereka semakin penasaran.


"Gimana mau ada beberapa ronde, malam pertama gue aja gagal." gumamnya pada diri sendiri.

__ADS_1


¤¤¤¤¤


Jam pulang kerja sudah berlalu 15 menit yang lalu, kini Deandra dan Christian berada di dalam mobil perjalanan pulang setelah mereka lembur bekerja sampai jam 8 malam.


"Sweety, sebelum kita sampai rumah apa kamu ingin mampir terlebih dahulu kemana?" tanya Christian sambil mengemudi dengan sebelah tangan, karena tangan kanannya memegang tangan Deandra, mengecup, serta menciumnya.


"Kita langsung pulang saja Chris, aku sudah terlalu lelah." jawab Deandra.


"Sweety, sebaiknya kamu tidak usah bekerja, dan biarkan aku saja yang bekerja, sayang." ucap Christian memandang Deandra lembut sebelum melihat ke arah depan.


"Chris...kita, kan sudah bahas ini. Aku akan berhenti jika sudah saatnya, dan akan bosan jika aku tidak bekerja." ucap Deandra yang menyandarkan tubuhnya pada kursi sambil memejamkan matanya.


"Aku jadi ingin segera menghamilimu, Sweety." gumam Christian tanpa di dengar oleh Deandra. Mengusap, serta membelai kepala Deandra lembut dengan ia terus fokus menyetir.


Tiba di pekarangan rumah, dengan gerbang yang sudah terbuka secara otomatis. Christian mematikan mesin mobilnya, ketika melihat istrinya yang tertidur pulas Christian urungkan untuk membangunkannya. Keluar mobil, dan membukakan pintu penumpang dengan Deandra ia gendong bride style. Berjalan kedepan pintu yang sudah di buka oleh seorang maid.


"Tuan saya siapkan makan malam." ucap seorang wanita paruh baya yang bernama Elida kepala pelayan salah satu orang yang sudah lama bekerja di keluarga Miller.


"Tidak usah Elida, aku dan istriku akan langsung beristirahat saja langsung.Kamu bawakan tasku, dan istriku ke kamar saja, dan siapkan air hangat untuk aku mandi." titah Christian yang terus berjalan ke arah tangga sambil membawa istrinya yang masih ia gendong.


"Baik, Tuan." ucap Elida mengikuti perintah majikannya.


Membaringkan Deandra di atas kasur dengan pelan, membuka sepatu serta pakaian kantor istrinya. Ia gantikan dengan baju terusan satin, setelah Christian menyeka wajah, dan tangan Deandra dengan lap yang sudah di rendam air hangat. Menyelimuti sebatas dada, dan memberikan ciuman di bibir istrinya. Kemudian, Christian segera bergegas ke kamar mandi bergantian untuk membersihkan dirinya.


Keluar kamar mandi dengan kebiasaan Christian yang bertelanjang dada ketika akan tidur. Merapatkan tubuhnya pada Deandra yang tidur pulas, membawa ke dalam pelukannya. Mencium kening serta bibir istrinya, dan Christian memejamkan matanya.


¤¤¤¤¤


"Tidak sia - sia aku menyuruh Raisa mengirimkan mie instan ini, bukan tidak enak mie instan yang ada di sini. Hanya saja ciri khas rasanya berbeda, padahal sama saja satu produk." ucap Deandra pada dirinya sendiri sambil memegang mie instan yang akan ia olah. Mie instan yang Deandra minta pada Raisa untuk mengirimkannya dari Indonesia, bersamaan dengan benda berharga lainnya yang tidak sempat ia bawa ke New York. Biaya pengiriman yang mahal tidak membuatnya masalah, hanya saja harus adu mulut dengan sepupunya itu. Salah Raisa yang pertama kali mengenalkannya pada makanan instan ini, hingga membuatnya jadi ketagihan.


Merebus mie dengan menambahkan sayur sawi, telur, dan cabe rawit. Membuat Deandra tidak sabar untuk segera menikmati mie instan kesukaannya. Mengambil mangkuk ukuran sedang dengan piring sebagai tatakan, agar tidak terlalu panas saat ia pegang. Memasukan semua masakannya yang sudah matang, setelah itu ia bawa ke ruang keluarga dengan segelas air putih. Duduk di sofa dengan TV yang sudah ia nyalakan terdahulu. Deandra pun mulai menikmati mie instannya.


Di dalam kamar, Christian yang tengah meraba sisi ranjangnya kosong membuka mata. Duduk bersandar dan melihat sekeliling.


"Sweety?" panggil Christian yang ia pikir sedang di dalam kamar mandi. Ketika tidak ada jawaban, Christian turun dari ranjang berjalan ke arah pintu kamar mandi yang tertutup.


"Sweety?"panggilnya lagi, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Karena penasaran Christian membuka pintu, dan tidak menemukan istrinya di kamar mandi juga. Menutup kembali pintu kamar mandi, dan ia berjalan ke arah pintu keluar kamar. Berjalan ke arah tangga, namun sebelum mencapainya. Christian mendengar suara dari arah ruang keluarga yang memang letaknya ia posisikan di lantai atas, sama dengan kamarnya sendiri.


Berjalan ke arah ruang keluarga dengan pintu yang sudah terbuka dan menemukan istrinya yang tengah memakan sesuatu.


"Sweety?" panggil Christian sambil berjalan ke arah sofa.


"Chris...." ucap Deandra ketika suaminya lah yang memanggil dirinya.


"Sedang apa kamu, Sweety? Dan apa yang sedang kamu makan itu?" tanya Christian melihat istrinya yang sangat menikmati makanannya.


Deandra yang hendak menyuap pun terhenti, meringis menatap Christian, teringat akan dirinya yang tidak tahu menau tentang makanan enak ini. Jika di pikirkan lagi, memang aneh orang yang tidak mengenal makanan ini, begitu pun dia saat di Indonesia. Dia tahu pun, dari Raisa sepupunya yang suka sekali makan makanan ini. Sebelum itu, Deandra tidak pernah tahu. Mommy nya juga tidak pernah memberikan nya makanan ini. Apalagi Christian yang seorang anak dari keluarga billionare, makan pun harus terjaga dan higienis.


"Aku sedang makan, karena lapar jadi aku terbangun, dan Ini mie instan." jawab Deandra membuat kerutan di kening Christian terlihat.


"Itu tidak bagus untuk kesehatanmu, Sweety." ucapan Christian sudah Deandra duga, pasti jawabannya akan seperti itu.


"Lebih baik kamu duduk, dan coba makanan ini."

__ADS_1


Christian duduk di sofa, meski ragu untuk mencoba makanan itu, tapi karena tidak ingin membuat istrinya kecewa Christian membuka mulutnya. Saat Deandra memberikannya suapan.


"Bagaimana?"tanya Deandra saat suapan pertama Christian terima.


"Hemm......enak, sayang." ucap Christian yang membuka mulutnya untuk meminta mie instannya lagi. Deandra pun terus memberikan suap demi suap pada Chriatian, hingga isi di dalam mangkuk pun habis.


Christian yang melihat itu pun merasa bersalah.


"Sweety, maafkan aku sudah menghabiskannya. Perlu aku buatkan lagi, sayang?" tanya Christian masih dengan raut bersalahnya.


"Tidak usah, lagian sudah cukup banyak tadi aku memakannya." ucap Deandra.


"Tapi, kan karena lapar kamu jadi terbangun, Sweety. Dan aku malah menghabiskannya pasti kamu tidak kenyang." ucap Christian.


"Aku sudah kenyang, kok. Lebih baik kita kembali tidur lagi, aku sudah mulai mengantuk." ucap Deandra menguap di hadapan Christian, tanpa rasa malu. Yang di balas usapan lembut di kepala oleh Christian.


"Ya sudah. Ayo kita kembali ke kamar." ucap Christian yang langsung menggendong istrinya bride style, menuju ke arah kamar mereka.


"Sweety, nanti buatkan aku makanan seperti itu lagi, ya?" ucap Christian.


"Tidak bagus untuk kesehatan Chris," balas Deandra yang langsung membuat Christian tertawa. Pintar sekali istriku memutar balikkan kata, batinnya.


¤¤¤¤¤


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**Next Chapter......


Vote, like, and follow!!


See U😉**

__ADS_1


__ADS_2