Married With My Ex

Married With My Ex
CHAPTER 59


__ADS_3

♡Happy Reading♡


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


📖


¤¤¤¤¤


"Sweety, honey, baby....please don't be angry." mohon Christian membujuk Deandra yang sedang marah. Bagaimana tidak marah! Ia di tahan seharian ini di dalam kamar, dan menggempurnya tidak ada habisnya. Niatnya saat malam akan makan di luar ternyata gagal total, karena Christian sudah menyuruh pengawalnya untuk menyiapkan itu semua. Dan sampai melupakan janjinya akan bertemu dengan temannya pun batal. Membuat Deandra marah saja, dan kini suaminya tengah membujuknya yang terus ia abaikan.


"Sweety please.....bagaimana jika kita pergi keluar, hari ini kamu bebas mau kemana saja." ucap Christian.


Deandra yang mendengarnya segera bangkit dari ranjang begitu semangatnya.


"Ayo cepat kita pergi," antusias Deandra mengambil tas selempangnya, karena hari ini ia dan Christian sudah memakai baju casualnya. Sebelum Deandra membuka pintu kamarnya sudah terlebih dahulu Christian tahan pergelangan tangannya.


"Kamu jangan jauh - jauh dariku Sweety." ucap Christian sarat ke posesifan-nya kembali membuat Deandra mendengus kesal.


Tatapan Christian menunggu jawaban Deandra.


"Ya, baiklah." pasrah Deandra yang tidak ingin berdebat lagi. Mencium kening Deandra dan mengajaknya keluar. Hingga pintu mobil yang di buka kan pengawalnya. Christian masih tetap merangkul pinggang istrinya.

__ADS_1


"Kita akan kemana Chris?" tanya Deandra dengan pandangan keluar jendela mobil.


"Nanti kamu akan tahu juga Sweety." ucap Christian sambil mencium punggung tangan Deandra. Deandra yang melihat, dan juga merasakan membuat hatinya berdesir.


"Kenapa tidak beritahu sekarang saja, sih?" ucap Deandra mengalihkan kembali pandangannya keluar, menutupi kegugupannya.


Christian menjepit dagu Deandra dengan ibu jari serta telunjuknya untuk mengalihkan pandangan isttinya mengarah kepadanya perlahan.


"Jangan alihkan wajah cantikmu dariku Sweety." ucap Christian menatap Deandra dalam membuat Deandra merona seketika. Christian yang melihatnya mulai mendekatkan wajahnya kepada bibir merah pualam istrinya. Namun sebelum terjadi mencium bibir istrinya sudah Deandra tahan dengan kepalan tangannya.


"Chris....ada pengawalmu juga di sini." tegur Deandra sambil melotot. Christian mendengus sambil menyandarkan tubuhnya kembali pada kursi.


Mobil pun berhenti, pintu mobil di sebelah Christian yang langsung di buka oleh pengawal. Sebuah restoran minimalis yang langsung mengarah ke arah pantai yang akan kami tuju dan masuki.


"Dean!!" suara wanita membuat Deandra mencari seseorang yang memanggilnya.


"Dewi....." sahut Deandra dan segera menghampirinya. Mereka berdua cipika - cipiki saling berpelukan.


"Lo makin cantik aja dari terakhir kali kita ketemu." puji Dewi melihat Deandra dari atas sampai bawah.


"Haha...tubuh kurus lo kemana? Habis lahiran lo berisi begini." ucap Deandra.


"Menurut gue lo sexy, kok. Gue yakin si Delta makin betah aja di rumah." ucap Deandra.


"Ini junior lo?" lanjut Deandra sambil memeggang tangan bayi yang gemuknya membuat Deandra ingin menggendongnya.


"Iya aunty, aku Alvin" jawab Dewi dengan menirukan suara anak kecil.


"Sini gue gendong anak gembul lo " ucap Deandra.


"Kenalin ini suami gue." lanjut Deandra.


"Dewi,"


"Christian."


"Sebaiknya kita pesan makanan dulu." sela Delta dan menyuruh mereka duduk di kursi masing - masing.


"Berapa bulan anak lo, Wi?" tanya Deandra sambil mengusap pipi gembul Alvin.


"4 bulan jalan 5 bulan lo cepet nyusul gue deh, punya segembul anak gue." ucap Dewi dengan menatap pasangan baru di hadapannya.

__ADS_1


"Kalian berdua memang sudah cocok untuk punya anak." goda Delta menurun menaikkan kedua alisnya.


"Bro, punya anak itu membahagiakan. Pulang kerja capek, lelahmu akan hilang saat melihat anakmu. Jadi kapan kalian program memiliki baby? " tanya Delta kepada Christian.


"Secepatnya kami akan menyusul kalian." ucap Christian.


"Dean, suami lo makan kulkas ya?" tanya Dewi sambil berbisik.


"Maksud lo?" tanya Deandra balik.


"Dingin banget." jawab Dewi.


"Ya, memang gitu sifatnya." ucap Deandra menendang kecil kaki Dewi di bawah meja.


Pramusaji pun datang membawakan, dan menyajikan makanan mereka. Menyantap pesanan mereka dengan di selingi obrolan ringan.


Setelah makan mereka usai. Kini mereka menyusuri pantai, dan pergi ke penjual aksesoris - aksesoris. Yang terlihat lucu dan unik Deandra akan membelinya untuk buah tangan kepada keluarganya, dan juga teman - temannya. Selama di Bali, Deandra dan Christian melakukan diving dan snorkelling, mengunjungi pura sambil terus berfoto, berendam di sumber air panas, tentunya kuliner yang tidak pernah ketinggalan. Selama dua minggu lebih tiga hari itu, mereka tidak berhentinya beraktivitas. Sampai tiba terakhir di Bali mereka pergi mengunjungi ke tempat Spa menyegarkan tubuh lelah mereka kembali.


"Sweety, sudah kamu packing barang - barang untuk besok di bawa?" tanya Christian saat memasuki kamar mereka.


"Ya, baru saja selesai." jawab Deandra sedang merapihkan beberapa koper yang berantakan.


"Apa tidak terlalu banyak barang bawaanmu Sweety?" tanya Christian lagi melihat banyaknya koper.


"Ya ampun Chris....ini udah aku kurangi.Dari pada keluargaku lebih banyak keluargamu, masa aku tidak membawa buah tangan untuk mereka." jawab Deandra.


"Baiklah, aku serahkan padamu." ucap Christian pasrah, karena wanita memang selalu benar.


"Ya, memang harus seperti itu." sahut Deandra.


Memeluk Deandra dari belakang sambil berkata di telinganya, "Bagaimana kalau sekarang kita tidur, tapi sebelum itu aku menginginkanmu." bisik Christian sensual.


Malam terakhir di Bali mereka mereka habiskan untuk memadu kasih kembali entah yang ke berapa kalinya. Ruangan ber AC menjadi panas oleh gairah mereka berdua.


¤¤¤¤¤


***Next Chapter .......


VOTE, LIKE-nya OK!!


See U 😉***

__ADS_1


__ADS_2