Mata Pengantin Iblis

Mata Pengantin Iblis
Kekuatan Tersembunyi


__ADS_3

Xyan yang tidak mendapatkan respon apapun dari Karis pun langsung berdecak kesal, setelah itu kembali berkata “Kamu tidak akan membuatku kecewa dengan mengambil keputusan yang salah, kan?” dengan tatapan tajamnya kepada Karis.


Yang seketika itu juga membuat Karis membalas tatapan Xyan dan menjawab “Kamu bilang, kamu tidak akan memaksaku!” sambil mengerutkan dahinya, yang saat itu juga berhasil membuat Xyan terdiam dan segera mengalihkan pandangannya dari wajah Karis.


Beberapa detik kemudian, dengan wajah datarnya Karis pun memasukan belati tajam pemberian Xyan ke dalam kantung pakaiannya, setelah itu kembali berkata kepada Xyan “Tapi, bagaimana denganmu? Apa kamu benar-benar mencintainya?” dengan nada bicaranya yang terdengar sangat santai dan ringan.


“Kenapa tiba-tiba kamu menanyakan hal itu?” balas Xyan sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku pakaiannya.


“Karena dari pengalamanku… Iblis tidak bisa mencintai manusia dengan tulus!” jawab Karis sambil membalas tatapan Xyan lagi dengan tatapan matanya yang sangat dingin.


Xyan yang mendengar jawaban dari Karis itu pun langsung menganggukkan kepalanya dan ia benar-benar memahami betapa sulitnya hidup Karis di masa lalu “Aku paham kalau kamu sudah sangat kecewa. Tapi, jangan samakan aku dengan Iblis kejam itu! Karena aku tipe pria yang jika sudah jatuh cinta, akan rela melakukan apapun! Sama sepertimu dulu,” ucap Xyan dengan sangat serius.


Setelah mendengar perkataan Xyan dan mencerna perkataan Xyan dengan baik di dalam kepalanya, Karis pun menghela nafas lelahnya secara perlahan dan kembali berkata “Benar… aku yang dulu seperti itu. Tapi, aku yang sekarang… sudah tidak bisa merasakan cinta lagi! Menurutku, cinta sudah menghancurkan segalanya,” balas Karis dengan ekspresi sedihnya.


“Baguslah, karena memang itu yang aku inginkan darimu!” ucap Xyan lagi secara tiba-tiba sambil memasang senyuman menyeringainya lagi dihadapan Karis, yang seketika itu juga membuat Karis hanya bisa tersenyum tipis sambil menganggukkan kepalanya, dengan perasaan mirisnya.


Setelah bicara panjang lebar kepada Karis, Xyan pun segera membalik tubuhnya. Tapi, sebelum ia melangkah jauh tiba-tiba Xyan kembali menolehkan kepalanya ke arah Karis dan berkata “Dengarkan saranku. Jika kamu ingin memutus karma burukmu, inilah waktunya! Lagipula… belati yang barusan aku berikan kepadamu, memiliki masa berlakunya sendiri!” ucap Xyan dengan wajah datarnya.


“A-apa? Kenapa belati punya masa berlaku?!” kaget Karis dengan kedua bola matanya yang melebar kepada Xyan “Karena itu… ambil keputusan dengan cepat!” balas Xyan sambil melanjutkan langkah kakinya untuk pergi dari hadapan Karis, yang saat ini masih menatapnya dengan tatapan bingungnya.

__ADS_1


“Ah, yang benar saja!” keluh Karis dengan perasaan frustasinya saat ia melihat kepergian Xyan yang semakin jauh dari pandangannya.


***


Di sisi lain, tidak seperti Xyan dan Karis yang sedang menyusun rencana. Zoya yang saat ini pergi ke salah satu kaki gunung tua yang terkenal angker, memutuskan untuk masuk ke dalam goa gelapnya seorang diri.


Dengan santainya Zoya melangkah masuk dan hanya menggunakan penerangan dari telapak tangan kanannya yang bisa mengeluarkan api. Hingga beberapa menit kemudian, dapat dengan jelas Zoya mendengar suara beberapa Iblis berwujud hewan yang sedang kesakitan di dalam goa.


“Bodoh sekali, aku meminta kalian untuk mengganggu manusia itu! Tapi, kalian malah bersembunyi di dalam sini!” ucap Zoya dengan nada bicaranya yang meninggi saat ia melihat beberapa Iblis dalam berbagai bentuk sedang sekarat.


Setelah mendengar perkataan Zoya, salah satu Iblis berwujud hewan seperti harimau langsung menggeram dan berkata “Anda tidak pernah bilang, kalau ada banyak siluman yang sudah berpihak padanya!” dengan nada bicaranya yang sangat keras dan menggema di dalam goa.


“Kami tidak bisa melawan mereka dengan kekuatan kami saat ini, kalau ingin cepat pulih… kami harus kembali terlebih dulu ke alam kegelapan!” sahut Iblis berwujud hewan seperti badak dari kejauhan.


“Yang benar saja!” bentak Zoya dengan reflek, yang seketika itu juga membuat semua Iblis berwujud hewan dihadapannya menjadi ciut dan ketakutan.


Beberapa detik kemudian, saat semua Iblis berwujud hewan ketakutan pada Zoya, tiba-tiba Iblis berwujud ular berdesis dan mengitari tubuh Zoya sambil berkata “Tapi, apa kamu sudah tahu? Kalau manusia itu bisa menggunakan mata pengantin Iblisnya untuk membunuh kami?” yang seketika itu juga membuat Zoya tersentak dan langsung mengerutkan dahinya.


“Apa katamu?” balas Zoya dengan tatapan tidak sukanya.

__ADS_1


“Aku kira rumor mengenai kekuatan mata pengantin Iblis hanyalah tipuan! Agar kami para Iblis takut. Tapi, ternyata itu semua benar! Hanya dengan bertatapan saja, matanya dapat membuat kami mati!” sambung Iblis berwujud ular, yang saat itu juga membuat Iblis berwujud hewan lainnya menganggukkan kepala mereka secara bersamaan.


Zoya yang mendengar perkataan tidak masuk akal itu pun langsung menyeringai dan dengan reflek berkata “Jadi, maksud kalian… tersimpan kekuatan yang mematikan di dalam Mata pengantin Iblis dan yang bisa menggunakannya hanyalah manusia itu (Shanika)?” tanya Zoya dengan nada bicaranya yang penuh dengan penekanan dan aura yang mengerikan.


“Menurut rumor, Ibunya Tuan Xyan juga bisa menggunakan kekuatan itu!” jawab Iblis berwujud ular itu lagi dengan matanya yang mengeluarkan sinar merah secara berulang kali dihadapan Zoya.


Karena perkataan Iblis berwujud ular, detik itu juga Zoya berpikir “Pantas saja, sejak dulu… Raja Iblis sangat ingin memusnahkan mata itu!” dengan ekspresi seriusnya.


“Itu artinya… aku juga harus mengincar mata itu terlebih dulu!” sambung pikiran Zoya sambil mengepalkan kedua tangannya dengan sangat erat.


Tidak lama kemudian, beberapa Iblis berwujud hewan tiba-tiba membawa dan menunjukkan salah satu mayat Iblis berwujud hewan serigala yang saat ini tidak memiliki bola mata lagi, karena matanya sempat meledak saat bertatapan langsung dengan Shanika.


Yang seketika itu juga membuat Zoya tersentak dan merasakan bahaya yang bisa Shanika lakukan kepada para Iblis “Tidak bisa dibiarkan,” gumam Zoya yang bersungguh-sungguh untuk memusnahkan mata pengantin Iblis milik Shanika itu.


Tanpa banyak bicara lagi, Zoya pun segera pergi keluar dari dalam goa yang diikuti oleh Iblis berwujud ular sambil berkata “Apa yang akan anda lakukan?” yang langsung djawab oleh Zoya dengan mengatakan “Aku harus memastikannya sendiri!” dengan penuh percaya diri.


“Bukannya akan jauh lebih baik jika anda meminta bantuan Iblis kuat lainnya yang tidak menyukai Tuan Xyan?” tanya Iblis berwujud ular itu lagi sambil terus menerus berdesis dari belakang Zoya.


Tapi, bukannya senang mendengar masukan dari Iblis berwujud ular itu. Detik itu jugaZoya merasa sangat kesal dan dengan reflek berkata “Aku bisa melakukannya sendiri!” sambil terus melanjutkan langkah kakinya dengan penuh amarahnya.

__ADS_1


“Hm… menarik sekali!” gumam Iblis berwujud ular yang saat ini terus memperhatikan langkah kaki Zoya.


__ADS_2