Mencintai Pembunuh Suamiku.

Mencintai Pembunuh Suamiku.
Bab 57.Menemui Bapak


__ADS_3

Rey membuka sebuah pintu ruangan yang tampak sangat bagus.


''Lihatlah bapak baik baik saja sekarang!''Kata Rey menunjuk pada seorang pria yang duduk di kursi roda.


Mata Dian memanas,buliran bening jatuh di pipinya ada rasa haru di hatinya bisa bertemu dengan bapaknya secepat ini.


''Bapak!''Panggil Rumsi.


Pak Saiful menoleh ternyata guncangan yang di berikan bu Retno padanya berdampak positif pada kesehatan pak Saiful.


"Pak,,,Ini Dian..''Kata Dian lagi seraya berjalan mendekati pak Saiful.


''Di..Dian...''Ucap pak Saiful terbata.


''Hiksss..Iya pak ini Dian pak!''Tangis Dian pecah dia meletakkan kepalanya di pangkuan pak Saiful dan menangis disana.


Pak Saiful merespon dengan mengusap pelan kepala Dian ''Di..Dian..!''Kata pak Saiful lagi.


''Jangan khawatir kesehatan bapak semakin membaik,kalian akan segera bisa berkumpul lagi!''Kali ini Rey yang mengatakan nya.


''Benarkah?Bapak akan segera sembuh?''Tanya Dian tidak percaya.


''Kau itu sangat terbiasa meragukan ucapan ku.''Rajuk Rey.


''Hehehehe....Tidak tidak Dian percaya kakak Rey,kalau pun di dunia ini tidak ada yang percaya pada kakak maka Dian adalah orang yang tidak akan meragukan kakak sedikitpun!''Ucap Dian yakin.


"Kau paling bisa merayu kakak ya!''Kekeh Rey yang bahagia jika dekat dengan Dian.


Sementara pak Saiful hanya diam melihat interaksi keduanya tiba tiba dia berkata''Rumsi!''ucapnya pelan.


Dian dan Rey menoleh melihat pak Saiful yang seakan mencari cari seseorang''Rumsi..!''Ucap nya lagi.


''Ada pak kak Rumsi ada disini dia sedang istirahat!Bapak jangan khawatir besok kak Rumsi akan datang menemui bapak,sekarang bapak istirahat dulu ya!''Kata Dian


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Brengsek sialan!''Maki Bu Retno karena ternyata alamat yang di berikan Fero bukan lah alamat Rumsi,dulu Rumsi memang tinggal.disana tapi sekarang dia sudah pindah dan tidak tahu kemana.


''Dasar bocah bau kencur s******n,berani beraninya dia membohongi ku awas kamu ya aku akan memberi pelajaran buat kamu!''Ancam.bu Retno. Dia terus berjalan mencari penginapan yang agak murah bagaimana pun dia harus berhemat karena dia tidak berniat bekerja dikota ini hanya ingin mencari Heri.

__ADS_1


Setelah berjalan dan hampir membuat kakinya pegal akhirnya bu Retno mendapatkan tempat menginap yang bagus tapi dengan harga yang lumayan mahal padahal katanya dia ingin berhemat.


Tuuuutt...Tutttttt


''Halo tante''.Jawab Yoga si seberang sana.


"Halo Ga.Kamu harus menjalankan rencana kita Ga,ternyata gadis bau kencur itu sudah membohongi tante Rumsi ternyata sudah pindah lama.''Omel Bu Retno.


''Jadi kalau begitu mungkin juga Heri sama seperti tante,tidak bertemu dengan Rumsi tan!''


Bu Retno tampak berpikir jika apa yang Yoga katakan itu adalah benar''Astaga,kalau begitu terus Heri sekarang ada dimana?''Ucap nya pelan.


"Mungkin Heri sama seperti tante,mencari tempat menginap sambil terus mencari keberadaan Rumsi tan.''


''Iya bisa jadi,sekarang kamu temui bapaknya Rumsi dan lakukan seperti kata tante kemarin!''Perintah Bu Retno.


''Baik tan,Yoga dan teman teman akan membantu tante dan semoga tante bis asegra bertemu Rumsi dan Heri!''


''Iya makasih ya Ga''


Setelah menghubungi Yoga ,Bu Retno beristirahat di kamarnya dengan perasaan cemas dan marah yang menjadi satu.Cemas memikirkan Hari dan marah karena telah di tipu Fero.


Karena merasa sangat lelah akhirnya bu Retno pun tertidur tapi saat dia terlelap sayup sayup dia mendengar suara ponselnya yang terus berdering dan membuat kepalanya berdenyut karena masih sangat mengantuk.


Namun karena suara ponsel nya tidak berhenti juga dia akhirnya mengangkatnya juga.''Halo..''Ucapnya dengan sedikit keras.


''Halo tan.Gawat Tante..''Ternyata itu adalah Yoga.


''Gawat apa yang gawat?''Bu Retno yang mendengar suara panik Yoga juga ikut merasa khawatir.


"Tan,ternyata bapaknya Rumsi dan Fero sudah pergi dari sini Tan.Pihak rumah sakit mengatakan jika bapak nya Rumsi sudah dibawa malam kemarin.''Jawab Yoga


"Apa?Itu artinya gadis itu memang sengaja melakukan ini agar Tante kesasar disini dan kita tidak bisa mengancam nya lewat bapaknya Rumsi.Brengsek..Tapi bagaimana mungkin dia bisa melajukan ini dengan cepat seperti ini?''Tanya Bu Retno.


"Maaf Tante kalau itu Yoga juga tidak tahu Tante.Tapi pasti kepindahan bapaknya Rumsi memang sudah di rencanakan.''


Bu Retno manggut manggut setuju dengan ucapan Yoga.


Setelah mendapat kabar dari Yoga kepala bu Retno semakin berdenyut dia bingung sekarang apa yang harus dia lakukan dimana harus mencari Heri dan juga Rumsi tidak ada petunjuk sama sekali yang dia miliki.

__ADS_1


'' Perutku lapar sekali,Aku harus mencari makanan di dekat deket sini saja.Semoga aku bisa bertemu dengan Heri.''Gumam bu Retno sembari bangun dari tempat tidurnya.


Sementara Prida saat ini sedang terburu buru pulang untuk menemui papanya di rumah sewa mereka.


''Pa,,papa....''Panggil Prida tergesa gesa..


"Ada apa Prida kenapa memanggil papa dengan panik begitu,ada masalah apa?''Tanya Pak Bram


"Pa,mama.pergi ke kota untuk mencari kak Heri.''


"Apa?Kamu tahu dari mana?''


"Tadi Prida bertemu dengan teman teman nya kak Heri dan mereka yang mengatakan nya pada Prida karena mereka berpikir Prida tega membiarkan mama pergi sendiri mencati kak Heri.''


"Astaga mama..Di tinggal bukan nya sadar malah tambah merasa bebas.Sudah biarkan saja mamamu mencari Heri,papa yakin mereka akan baik baik saja.''


"Tapi pa,bagaimana jika terjadi sesuatu kata kak Yoga alamat yang di dapat mama ternyata bukan alamat yang sebenarnya dan sekarang mama tinggal di penginapan.''


''Ya ampun..kalau sudah begini mau bagaimana .Sekarang telepon mamamu tanyakan bagaimana keadaan nya!''Pak Bram merasa khawatir juga dengan keadaan istrinya yang entah bagaimana di kota.


Prida mengambil ponselnya dan menekan nomer mamanya satu ķali panggilan tapi mamanya tidak menjawab lalu Prida mencoba yang kedua kali dan hasilnya masih sama,mamanya tidak mengangkat hal itu membuat pak Bram dan Prida semakin khawatir takut terjadi sesuatu pada Bu Retno.Prida kembali menghubungi mamanya pada panggilan yang ke tiga baru lah mamanya menjawab panggilan Prida.


''Ma,,mama ada dimana.Yoga mengatakan jika mama pergi ke kota mencari kak Heri apa itu betul ma?''Tanya Prida tidak sabar.


Bu Retno yang mendengar suara anaknya yang tiba tiba membuatnya menutup telinganya''Iya mama sekarang ada di kota mencari kakak mu.Bukan kah kalian tidak peduli dengan Heri?jadi mama memutuskan untuk mencari kakak mu sendiri.''Jawab bu Retno ketus setengah merajuk.


"Ma,kami bukan tidak peduli dengan kak Heri dan mama tapi apa yang mama lakukan memang salah jadi Prida dan Papa berharap mama menyadari nya bukan malah ikut nyusul kak Heri ke kota yang malah sekarang mama juga tidak bertemu kak Heri dan Rumsi kan?''


''Sudahlah mama laper mau cari makanan dulu!Tutt...''Dengan tiba tiba bu Retno mematikan ponselnya membuat Prida yang masih ingin bertanya menjadi bingung.


''Mama mematikan ponselnya?''Tanya Pak Bram


''Iya pa,sepertinya mama sedang mencari makanan.''


"Ya sudah mamamu memang keras kepala.Nanti di telpon lagi ya!''


"Iya pa.''


Bersambung..

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2