
Heri tampak terus menghindar dari beberapa orang yang sudah beberapa hari ini mengawasinya dia juga bukan orang yang lengah apa yang telah dia lakukan pada Rumsi dan Dian membuatnya terus waspada karena Heri sadar jika perbuatan nya itu sudah melanggar hukum.
Heri berjalan sambil menundukkan kepalanya tapi dia terus berpikir bagaimana cara nya agar dia bisa mengecoh orang orang yang membuntutinya itu,matanya melirik kedua orang itu masih mengawasi tanpa berkedip.
''Bagaimana caranya bisa lolos jika mata mereka terus fokus padaku begini?Ino pasti ulah kedua pria yang membantu Rumsi itu.Dasar!''Omel Heri sambil terus mencari celah.
''Tolonggggg.....Tolooongggh ada copet....!!!''Yeriakans eorang wanita membuat warga yang ada di sekitar menjadi riuh dan mencari sumber suara tak terkecuali kedua orang yang membuntuti Heri mereka juga reflek menoleh tapi Heri mengambil keepatan itu untuk lari dan menghindar saat kedua orang itu lengah.
''Bagus nasib baik berpihak padaku!''Tak tanggung tanggung Heri lari sambil tangan nya meraih dagangan obral yang ada di pinggiran jalan sementara pemiliknya masih fokus pada pencuri yang sedang terkepung,Heri mengambil apa saja yang bisa di raihnya tidak peduli itu pakaian atau apa saja yang penting dia bisa mendapat sesuatu yang bisa menunjang penyamaran nya nanti.
Kedua orang suruhan Rey celingak celingukan karena mereka kehilangan jejak Heri apalagi saat ini suasana sedang kacau karena banyak warga yang sedang berkerumun untuk melihat kejadian barusan.
''Kita kehilangan dia.''Ucap salah seorang bodyguard.
"Benar ini gawat bos bisa marah,sebaiknya kita segera mencarinya dan membawanya pada bos!''Jawab temannya.
''Ayo!''
Mereka berdua kembali mencari keberadaan Heri yang lepas dari pantauan mereka,dengan pelan mereka menyibak kerumunan tapi tidak juga menemukan sosok Heri,mereka juga mulai berpencar agar bisa cepat menemukan nya sebelum Rey menanyakannya.
Sementara Heri kini sudah mengubah penampilannya tadi dia sempat menarik kemeja dan kerudung jadi dengan santai sekarang Heri bisa berjalan tanpa takut tertangkap karena merasa yakin jika para penguntitnya tidak akan bisa mengenalinya.
Heri bisa melihat kedua orang yang mengikutinya sedang mencari dirinya dengan kebingungan dengan sangat nekad Heri melewati kedua orang itu dan benar mereka tidak mengenalinya hal itu membuat nya girang,dia tersenyum senang sambil sesekali mengejek mereka saat mereka tidak melihat nya.
Brukkk......
''Heh...kalau jalan lihat lihat dong!!Sakit tau...''
Heri mendongak mendengar suara seorang wanita yang sangat dia kenali.
''Mama!''Kata Heri karena ternyata wanita yang dia tabrak barusan adalah mamanya.
__ADS_1
''Sembarangan aku bukan mamamu!Jangan ngaku ngaku!''Bentak Bu Retno yang tidak mengenali Heri karena sedang menyamar.
''Hussttt...Mama jangan teriak teriak,mereka bisa mengenali Heri nanti!''Ucap Heri berbisik karena suara mamanya mereka kini menajdi pusat perhatian begitu pun kedua orang yang sedang mencari Heri juga melihat ke arah mereka membuat Heri ketakutan.
''Heri??''Tanya bu Retno bingung tapi mengecilkan suaranya juga.
''Iya ma,ini Heri dan saat ini Heri sedang menyamar karena Heri sedang di ikuti orang.''Heri sedikit menjelaskan pada mamanya.''Ma bantu Heri kabur dari kedua orang itu!''Sambung Heri.
Bu Retno melihat ke arah kedua orang yang sedang celingak celinguk seperti sedang mencari seseorang.
"Iya,mama akan bantu kamu!Sekarang ayo kita pergi dari sini dan ikut mama ke penginapan!''
Heri merasa senang dia berjalan di sebelah mamanya dan ikut ke penvinapan mamanya dengan perasaan lebih tenang.
Setelah sampai Heri langsung membuka pakaian nya karena merasa gerah.
''Ma Heri tidak punya pakaian ganti,Heri mau mandi ma gerah sekali!''
"Iya mama belikan baju dulu buat kamu sekarang kamu mandi saja!Mama juga akan membeli makanan mama yakin kamu pasti lapar badan kamu kurus begini!''Kata bu Retno.
''Segar sekali,ahhh rasanya mandi kali ini adalah mandi ternikmat yang pernah aku lakukan..!''gumam Heri sambil memejamkan matanya.
Tanpa terasa Heri sudah mandi sangat lama sampai sampai mamanya sudah kembali dari membeli pakaian dan juga makanan untuk mereka.
''Heri....!Kamu masih mandi?''Tanya Bu Retno sambil mengetuk pintu kamat mandi.
"Iya ma.''
''Jangan lama lama nanti kamu sakit'ini juga sudah mama bawakan makanan kamu makan dulu!''Ajak bu Retno.
Heri menyudahi mandinya karena tubuhnya sudah terasa sangat segar sekarang.
__ADS_1
''Cepat pakai bajumu dan kita akan makan bersama lalu kamu ceritakan apa yang sebenar nya terjadi sampai kamu bisa seperti ini!''
''Iya ma.Heri juga sangat lapar sekali!''
Sambil menunggu Heri,bu Retno menyiapkan makanan nya di meja makan rasanya tidak sabar menunggu Heri menceritakan apa yang dia alami.
''Wahhh enak enak ini ma.Heri sudah lama tidak makan makanan seperti ini!''Mata Heri berbinar melihat makanan yang di beli mamanya.
''Memang nya selama ini kamu makan apa?''Tanya bu Retno bingung.
''Heri cuma makan nasi putih sama tempe saja ma.Kadang dua hari sekali Heri baru bisa makan!''Jawab heri sambil menyantap makanan dengan rakus.
Bu Retno ternyuh mendengar sedikit cerita Heri dan melihat Heri makan dengan lahap membuat bu Retno tidak tega.
'Pelan pelan saja makan nya!Mama gak akan habisin kok!''
Setelah selesai makan Heri duduk dengan santai sambil mengelus perutnya yang sangat kenyang.
''Kenapa kamu bisa terlunta lunta seperti ini Heri dan kenapa kamu tidak menghubungi mama?''Tanya Bu Retno memulai pembicaraan.
''Iya ma,Ternyata alamat yang di berikan oleh Fero itu bukan alamat yang sebenarnya.Malam itu Heri langsung menuju ke alamat yang di berikan Fero tapi ternyata Rumsi sudah pindah dari sana jadi Heri pergi mencari tempat menginap tapi gak ada,karena hujan deras jadi Heri ketidurandi halaman toko tapi Heri apes tas dan ponsel Heri di curi gembel jadinya Heri tidak bisa menghubungi mama dan hidup dijalanan seperti ini!''Jelas Heri.
''Ya ampun nak...Mama disana sangat khawatir karena kamu tidak menghubungi mama sekali pun,bahkan mama sampai menemui Yoga untuk membantu mama mendapatkan alamat Rumsi dari Fero tapi ternyata mama juga kena tipu sama dia makanya sekarang mama ada disini!''Imbuh bu Retno.
''Awas saja kalau Heri bertemu lagi sama Fero pasti akan Heri beri pekajaran perempuan itu!''Ancam Heri
''Iya benar,mama juga dendam sama perempuan itu!''Sambung bu Retno.
''Tapi apa kamu sudah bertemu dengan Rumsi?''
''Iya ma,Heri sudah bertemu dengan Rumsi dan Heri juga sudah tahu dimana Rumsi tinggal selama ini tapi sekarang tidak mudah untuk bisa menekan mereka!''
__ADS_1
''Kenapa?''
Bersambung......