
Rumsi dan Fero baru tiba di rumah dengan di jemput supir tapi saat memasuki ruang utama,mereka berdua di buat heran dengan para pelayan yang hilir mudik dan terlihat sangat sibuk padahal tadi pagi Rey atau Damian tidak mengatakan jika akan ada acara di rumah utama.
''Pak,pak..tuanggu!''panggil Fero pada seorang pelayan yang lewat.
''Iya non.Ada apa?''Tanya pelayan itu dengan hormat.
''Aduh saya yang mau tanya pak.Ada apa kenapa semua orang terlihat sangat sibuk ''Tanya Fero lagi sambil mata nya masih terus kekanan dan kekiri.
''Tuan Rey mau mengadakan acara jadi kami sedang mempersiapkan nya.''
''Acara apa?''tanya Rumsi
''Maaf saya tidak tahu Nona.'''Jawab Pelayan itu.
''Ya sudah pak.Terima kasih?''
Rumsi merasa heran kenapa Rey tidak mengatakan nya padahal mereka bicara cukuo banyak pagi tadi.
''Kau tahu akan ada acara apa Rum?''Tanya Fero.
Rumsi menatap Fero dengan melotot''Bukan kah tadi aku juga bertanya pada pelayan.Kenapa kau justru bertanya padaku Fero?''Tanya Rumsi balik.
''Iya aku lupa.''Jawab Fero nyengir sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
'Rumsi hanya menggeleng menanggapi ucapan Fero.
Sambil terus mengamati pelayan yang hilir mudik Rumsi berencana akan menemui bapak nya dan bertanya mungkin saja bapak nya tahu acara apa yang akan di adakan tuan Rey.
''Kakaaakkk''Teriak Dian dari jauh
Rumsi membalikkan tubuh nya mendengar teriakan Dian yang melengking.
''Kakak...Dian rindu kakak!''Dian memeluk Rumsi dengan sangat erat.
''Kakak juga rindu.Ehh tapi kok kamu sudah kembali harus nya kan dua hari lagi?''Tanya Rumsi.
''Apa kakak tidak tahu jika hari ini kak Rey akan mengadakan acara besar?''tanya Dian dengan mata menyipit.
'Rumsi menggelengkan kepalanya pelan.''Tidak mas Rey tidak mengatakan apapun pada kakak.''Jawab Rumsi.
__ADS_1
Dian menganggukkan kepalanya''Sepertinya hanya kak Rumsi dan kak Fero yang tidak tahu.Sebaik nya aku juga merahasiakan nya agar menjadi kejutan untuk kak Rumsi!''batin Dian.
''Apa kamu tahu ini ada acara apa?''tanya Rumsi
''Ahh tidak kak.Dian tidak tahu,kakak tanyakan saja sama kak Rey.Dadah kak,Dian mau menemui bapak.''Dian langsung berlari meninggalkan Rumsi yang masih kebingungan.
''Bukan kah aku juga mau menemui bapak?''Gumam Rumsi yang jadi linglung karena tidak ada yang tahu saat di tanya akan ada acara apa di rumah.
Saat memasuki kamar pak Saiful,Rumsi melihat pak Saiful dan Dian sedang tertawa bersama entah apa yang mereka bicarakan hingga pak Saiful bisa sebahagia ini.Tapi memang Dian bisa membuat suasana menjadi lebih hidup dan membuat semua orang bahagia tidak seperti Rumsi yang cenderung pendiam dan pemalu.
''Rum...''Panggil Pak Saiful saat melihat Rumsi hanya berdiri di ambang pintu.
Dian juga menoleh tapi senyum di bibir nya masih ada manis sekali,kini terjawab jika Dian memang sangat mirip dengan Rey.
''Bapak bahagia sekali?Memang Dian bercerita apa sih hingga membuat bapak tertawa dan tidak sadar jika Rumsi sudah berdiri lama.''Rumsi mengerucutkan bibir nya seakan akan dia merajuk.
Pak Saiful menggelengkan kepalanya''Tidak ada,Dian hanya menceritakan tentang teman teman nya yang jahil tapi tidak berhasil malah senjata makan tuan.Adik mu memang benar benar nakal!''Kata pak Saiful sambil setengah tertawa.
''Pak,bapak tahu akan ada acara apa di rumah ini?''Tanya Rumsi.
Pak Saiful terdiam,dia menatao Dian lalu kembali menatap Rumsi''Tidak,memang sedang ada apa di rumah ini?''Tanya pak Saiful.
''Kan tadi Dian udah bilang,kakak tanya saja langsung sama kak Rey biar kakak tidak penasaran.Sekarang kak Rey sedang ada di ruang kerja nya bersama kak Damian.''Kata Dian.
''Baiklah kakak kesana dulu ya.Kakak penasaran juga sih dan siapa tahu ada yang bisa kakak bantu.''Jawab Rumsi.
Rumsi pun pqmit pada bapak nya dan meninggalkan kamar pak Saiful untuk menemui Rey di ruang kerjanya menurutnya aneh saja jika seluruh penghuni rumah tidak ada yang tahu akan ada acara apa.
Tokkk...Tokkk...
''Mas,boleh Rumsi masuk?''Tanya Rumsi dari luar.
''Boleh.''
Setelah mendapat jawaban dari Rey,Rumsi baru berani masuk.Dia melihat memang ada Damian disana tapi Fero kenapa ada disana juga apa dia juga penasaran dan ingin bertanya langsung pada Rey.
''Ada apa sweete?''Tanya Rey menghampiti Rumsi menggenggam tangan nya dan membawa nya duduk.
''Emm di rumah akan ada cara apa mas?kenapa semua pelayan sepertinya sangat sibuk?''Tanya Rumsi dengan wajah polos ya hingga membuat Rey sangat gemas ingin mencubit pipi Rumsi.
__ADS_1
''Ekkhmmm akan ada acara pertunangan.''Jawab Rey.
Rumsi tersenyum malu,pasti itu adalah acara pertunangan dia dan Rey.
Rey menatap Rumsi yang tersenyum malu membuat nya kepikiran untuk mengerjai Rumsi terlebih dahulu.
''Pertunangan Damian dan Fero.''Kata Rey lagi.
Damian dan Fero saling pandang dengan mata yang nyaris keluar jangan kan bertunangan saling menyapa saja mereka ogah.Tapi Rey hanya tersenyum melihat wajah Rumsi.yang juga terkejut.
''Tap....''Damian ingin protes tapi dihentikan tangan Rey yang terangkat.
''Da..Damian dan Fero?''Tanya Rumsi tergagap.
Rumsi sedikit kecawa karena bukan kah dia yang kemarin di lamar Rey kenapa acara pertunangan nya justru Damian dan Fero.
''Iya.Jadi sekarang kau harus membantu Fero ya.Ingat kau juga harus berdandan cantik tidak mungkin calon istri Rey gardana terlihat jelek.''Goda Rey
''Baiklah,kalau begitu Rum mau keluar dulu!''kata Rumsi lesu.
Rey mengangguk rasanya tidak sabar melihat reaksi Rumsi saat tahu bahwa itu adalah acara pertunangan dirinya dan Rumsi.
''Kenapa bos bilang itu acara saya dan Fero.Ihh amit amit!''Damian langsung berkomentar sesaat setelah Rumsi pergi.
''Hei..Tuan Damian!saya juga tidak sudi menikah dengan anda ya.Jadi jangan sok seperti itu.''Ucap Fero tak kalah sewot dari Damian.
''Kamu pikir saya mau sama kamu .Mending saya bujang terus seumur hidup dari pada harus menikah sama kamu.''
''Saya apa lagi?Ogah..''
Rey geleng kepala melihat sikap Damian dan Fero padahal dia hanya ingin memberi kejutan untuk Rumsi.
''Kalian diamlah atau aku benar benar akan menikah kan kalian berdua!''Bentak Rey yang membuat Damian dan Fero diam tapi masih saling melempar tatapan tajam satu sama lain.
''Dengar aku hanya ingin memberi kejutan untuk Rumsi.Apa tidak bisa jika aku meminjam nama kalian sebentar saja tidak perlu bertengkar seperti itu.Semoga saja kalian benar benar berjodoh!''
Damian dan Fero tidak bisa protes apa apa pada Rey mereka hanya diam dan diam.
Bersambung...
__ADS_1