
Rey tidak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bahagia nya karena mengetahui jika ternyata aďiknya masih hidup dan dalam keadaan sehat.
Rey terus menatap adiknya tanpa berkedip membuat Dian sendiri merasa risih dengan sikap kakak nya.
''Bisakah kakak tidak menatap ku seperti itu?Kakak justru membuat ku takut!''Kata Dian
''Maaf, tapi kakak sangat senang.Biarkan kakak memeluk mu jika begitu !''Tanpa menunggu persetujuan Dian,Rey sudah memeluk adik nya dengan sangat erat dan melupakan jika Dian baru saja selesai operasi.
''Tholhong..Aku masih ingin hidup.''Kata Duan tersengal menahan sakit.
Rey terkejut mendengar suara Dian yang tertahan''Astaga maafkan kakak.Ya ampun kakak sampai lupa jika kau sedang sakit.''Rey menepuk jidat nya pelan.
''Baiklah tunggu disini kakak akan mengadakan penyambutan untuk mu ya.Kakak akan mengumumkan pada penghuni rumah jika kau adalah adik kandung kakak.''Rey benar benar seperti anak kecil yang menemukan mainan nya yang hilang lebih dari itu dia bahkan lupa jika pak Saiful sempat mengatakan para penjahat yang artinya kecelakaan orang tuanya adalah ulah seseorang.
Tanpa di sadari Rey ada seseorang yang sedang mendengar dan mengamati apa yang Rey katakan.
Di ruang utama sudah berjajar para pelayan setia Rey.Mereka menundukkan kepala menunggu pengumuman apa yang akan di katakan Rey pada mereka.
__ADS_1
''Apa semua sudah berkumpul pak Jo?''Tanya Rey pada pak Jo kepala pelayan di rumah besar itu.
''Sudah Tuan dan kami siap mendengar peruntah anda.''Jawab Pak Jo
Rey menatap satu persatu pelayan yang ada dihadapan nya,semua masih sama karena Rey tidak pernah memecat asisten rumah tangga nya jika tidak melakukan kesalahan fatal.
''Pak,siapa dia?''Tanya Rey saat ada satu pelayan yang seingat nya tidak pernah ada sampai terakhir dia pergi.
Pak Jo menatap wanita yang di maksud Rey''Oh dia pelayan baru disini tuanSalah satu pelayan kita sedang cuti dan kita membutuhkan penggantinya.''Jelas pak Jo pada Rey.
''Baru dua hari tuan.Tapi sejauh ini pekerjaan nya baik.''Jawab pak.Jo lagi.
Rey menatap wanita muda yang ad adihadapan nya dengan pandangan penuh kecurigaan.Rey memutuskan jika dia tidak jadi mengumumkan jika Dian adalah adik kandung nya karena bisa saja Carlos akan memanfaatkan Dian untuk membuatnya lemah.
''Baiklah karena kalian semua sudah ada disini maka saya ingin mengatakan jika kalian harus menyiapkan makanan yang enak untuk menyambut tamu saya yang istimewa dan kalian juga harus melayani mereka seperti kalian melayani aku.Apa kalian paham?''Tanya Rey
__ADS_1
Dian mengerutkan dahinya,dia bingung dan tanda tanya kenapa kakak nya tidak jadi mengumumkan jika dia adalah putri rumah itu.Tapi.Dian juga tidak mau bertanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Carlos tersenyum licik di balik kaca trasparan rumah nya.Dengan perlahan meneguk minuman yang ada di tangan nya.
''Kali ini aku akan menyusun rencana ku matang matang.Kejadian kemarin mengajarkan aku agar tidak tergesa gesa,Kau pikir dengan kembali ke rumah utama maka semua akan baik baik saja Rey?Hemm kau salah keponakan ku tersayang.Di sanalah sebenarnya kekuatan ku.Kita lihat saja sejauh mana kau bisa bersembunyi.''Masih dengan senyum penuh kelicikan Carlos menenggak minuman nya hingga kandas.
''Bagaimana?''Tanya Carlos pada sambungan ponselnya.
............
''Hahahahaha...dewi portuna berpihak padaku.Baiklah ini akan semakim mudah untuk ku membuat Rey menyerahkan seluruh harta nya.''Tawa Carlos semakin lebar informasi yang di berikan mata mata nya membuat nya semakin merasa yakin jika rencana nya akan berjalan lancar.
''Tenang Clara,Daddy akan membalas mereka hingga mereka tidak punya kesempatan menyesal.''
Bersambung...
__ADS_1