Mencintai Pembunuh Suamiku.

Mencintai Pembunuh Suamiku.
Bab 90.Pengakuan


__ADS_3

Jangan tanya bagaimana keadaan Jodi saat ini di tambah lagi dia melihat secara langsung bagaimana Rey mengorek informasi dari pak Jo membuat tubuh nya gemetaran,air matanya juga tidak berhenti sedari tadi bahkan tanpa sadar Jodi mengompol.


''Apa kau masih tetap memilih tutup mulut pak Jo?''Tanya Rey


Pak Jo meringis kesakitan tubuh tuanya sudah gemetaran karena siksaan yang Rey berikan padanya rasa nya pak Jo lebih memilih mati dari pada harus di siksa di usia nya yang tidak lagi muda.


Dengan nafas yang terengah engah pak Jo mengangguk''Baiklah aku akan mengakui nya.''Jawab Pak Jo.


''Hahaha..Seharus nya sedari tadi bapak melakukan itu!Aku tidak perlu repot repot menyiksamu bahkan kau tidak akan merasakan kesakitan sedikit pun.''Tawa Rey diiringi ejekan.


''Katakan!''Ucap Rey tak ada lagi senyuman di wajah nya.


Pak Jo menarik nafas nya dalam rasa sakit yang ada di tubuhnya membuatnya sedikit sulit untuk bicara.



''Semua ini adalah perintah Carlos,Dia yang sudah merencanakan semua nya dari mulai membunuh Tuan besar juga kedua orang tuamu!''Jawab Pak Jo tersengal.


Rey terkejut walau memang Carlos jahat tapi Rey tidak menyangka jika semua ini karena ulah nya.


''Tapi kenapa,apa alasan nya melakukan semua ini?''


''Karena adik nya.Adiknya meninggal bunuh diri karena cinta nya di tolak papamu.''Jawab Pak Jo


''Lalu kenapa kau begitu setia padanya,bahkan kau sudah berkhianat pada kekuarga ku selama ini?''


''Karena aku mencintai adik nya Carlos tapi dia lebih memilih mencintai papamu.''Ucap pak Jo dengan mata menyala.''Aku sudah merelakan nya tapi papa mu justru menolak nya dan lebih memilih menikahi mamamu.Hati nya hancur cintanya yang besar kandas begitu saja hingga dia tidak sanggup menanggung beban itu dan memilih mengakhiri hidupnya.Itu yang membuatku menaruh dendam pada keluarga mu.''Pak Jo tampak masih sangat marah tetlihat dari cara bicara dan juga tatapan matanya yang berkilat.

__ADS_1


''Kenapa Carlos tetap membiarkan aku hidup?''Tanya Rey lagi jika Carlos bisa dengan mudah menghabisi keluarga nya tentu pada saat itu bukan hal sulit baginya jika ingin menghabisi Rey kecil.Tapi tidak Carlos justru membesarkan nya dan mengajarinya banyak hal tentang pekerjaan.


''Karena dia ingin kau menikah dengan Clara dan mengambil alih semua perusahaan mu tapi kedatangan Rumsi membuat semua rencana nya berantakan di tambah lagi ternyata Saiful mengetahui wajah Carlos oleh sebab itu aku meminta Jodi untuk melenyapkan Saiful sebelum kau tiba di kamar nya.''Jawab Pak Jo dengan air mata yang jatuh di pipinya karena kembali tetingat dengan cinta pertamanya yang membuatnya jatuh ke dalam lubang dosa yang sangat dalam.


Rey diam,dia menatap wajah tua pak Jo walau tidak ingin memaafkan pak Jo tapi hatinya masih menaruh rasa iba pada pria tua yang selalu ada di sampingnya sejak dia kecil dan disini dia hanya korban dari cinta buta nya dan tentu nya korban dari keserakahan Carlos.


''Baiklah karena kau sudah mau mengakui semua kesalahan mu maka aku tidak akan menyakiti mu tapi aku akan tetap mengirim kalian berdua ke penjara biar hukum yang menjalan kan tugasnya.''Kata Rey.


Jodi merasa sangat bersyukur karena Rey tidak menyiksanya lebih baik di penjara dari pada harus menahan sakit siksaan Rey.Tapi pak Jo tidak merasasenanh sama sekali apa yang akan terjadi padanya di penjara apalagi di usia nya yang sudah tua ini.


''Tunggu!''Kata Pak Jo.


Rey berhenti lalu membalikkan badan nya melihat pak Jo.


''Ada apa pak?''Tanya Rey.


''Baiklah,aku akan mengirim mu ketempat yang sangat jauh.Kau akan menajalani hidup tetap kesepian sebagai penebusan dosa dosa mu!''Kata Rey


Pak Jo mengangguk dia menerima hujuman yang Rey berikan padanya biarlah kerasnya hidup menghukum dirinya dan mati perlahan sebagai penebus dosanya.


Setelah mengatakan hukuman pak Jo,Rey meninggalkan markas mereka menuju ke kediaman penjahat yang sebenarnya dalang dari semua nya hingga menyebabkan dirinya menjadi yatum piatu sejak kecil.


''Apakah kita akan langsung ke rumah Carlos tuan?''Tanya Damian.


''Tentu! Apa semua sudah siap?''Tanya Rey


''Ya tuan,semua sudah siap dan fail nya juga sudah dikirim.''Jawab Damian.

__ADS_1


''Bagus.''Rey menyandarkan tubuhnya dia duduk dengan tenang dan membiarkan Damian melaksanakan pekerjaan nya.


Carlos merasa sangat gusar saat ini karena dia sama sekaki tidak bisa menghubungi pak Jo juga sebalik nya pak Jo sama sekali tidak menghibungi dia terakhir kali saat lak Jo mengatakan jika Rumsi hilang tapi setelah itu tidak ada kabar atau informasi apa pun.


Carlos terkejut saat tiba tiba pintu kamarnya di ketuk dengan sangat keras dan buru buru.


''Siapa bajingan yang melakukan itu?Membuat ku semakin kedal saja.''Omel nya sembari berjalan menghampiri pintu.


''Ada apa?''Tanya Carlos marah.


''Tuan,,kita di serang.''Jawab anak buah Carlos dengan nafas yang tersengal.


''Kurang ajar,siapa yang berani denganku?''Marah nya lalu mendorong anak buah nya yang hampir terjatuh.


Dengan langkah tergesa Carlo smenuruni anak tangga untuk melihat siapa yang sudah dengan sangat berani membuat keribuatn di rumah nya.


Carlos melihat anak buah nya yang tergelatak entah hanya pinsan atau mati dia tidak tahu.


''Bedebah,siapa kau?''Marah Carlos,mata nya berkilat rahang nya bergemelutuk.Carlos langsung mengeluarkan senjatanya ingin menghabisi si pembuat onar.


''Apa kabar paman?''Sebuah suara yang sangat familiar membuat mata Carlos melebar.


''Kau?''Tanya Carlos tidak percaya.


Bersambung...


Jangan lupa like komen serata vote nya ya.Terimakasih .

__ADS_1


__ADS_2