
Namun baru sekitar 500 meter mobil bergerak dari arah aku putar balik aku merasa ada yang tidak beres dan benar saja tidak berapa lama mobil ku mati.
Segera aku turun dan tidak tau harus melakukan apa. Karena jujur saja aku tidak mengerti soal mobil.
Ketika sedang asik melihat bagian depan mobil Aku di kejutkan dengan suara.
"kenapa....
langsung saja aku membalikkan badan guna melihat siapa yang manyapa ku dan tanpa bisa di pungkiri aku berharap banyak dia bisa membantu ku.
Namun tiba-tiba harapan ku pupus karena ternyata itu ada mas dingin yang sedingin kulkas.
"di tanya kok malah bengong" ujar nya dengan nada yang seperti bisa yaitu kulkas.
Aku memutar bola mata malas
"ga tau kenapa mobil ku tiba-tiba berhenti mas, dan aku sama sekali tidak mengerti mengenai hal beginian " ujar ku berterus-terang.
Lalu dia pun maju dan segera aku bergeser.
setelah melihat beberapa saat terlihat dia mengeluarkan handphone dari dalam sakunya.
"maaf mas, pagi pagi udah ganggu...
".....
__ADS_1
"oh iya mas, bisa ambil mobil di jl.Delima dekat pembelokan dengan no polisi BM 28**
*.....
"baik, terimakasih mas
"bisa bisanya dia ngomong sama orang lain lembut, giliran sama aku aja dia dingin. huh" dumel ku dalam hati.
"sebentar lagi ada temen saya yang akan menjemput mobil kamu, karena kerusakan sedikit parah jadi kalau di perbaiki memerlukan waktu yang lumayan. Jadi sekarang kamu mau kemana biar saya antar?" tanya nya yang membuat aku terkejut.
"ga usah mas, saya pakai angkutan umum saja. Dan terimakasih atas bantuannya " ucap ku dengan nada sungkan.
"kendaraan umum akan sangat padat di jam jam seperti ini, lagi pula bukan kah kamu mau terburu-buru?" tanya lagi.
mungkin dia bisa melihat dengan aku yang sebentar sebentar melihat jam yang melingkar manis di tangan kiri ku.
"ambil barang mu gih, dan mobil mu nanti akan aman bersama teman saya" ujar nya tanpa menjawab pertanyaan ku.
Melihat dia sudah berjalan ke arah mobil, aku pun segera melangkah untuk mengambil barang di mobil ku seperti yang dia perintahkan.
"kamu mau kemana?" tanya dengan nada yang belum berubah, setelah mobil berjalan sekitar 10 meter.
"mau ke PT. MH tbk. mas" jawab ku sambil melirik ke arah mas Hendra.
Dan langsung saja Mobil berhenti dan membuat aku agak terlempar ke depan.
__ADS_1
"maaf maaf, saya ga sengaja. ada yang sakit ga?" tanya nya dengan nada yang menurut ku agak sedikit berlebihan.
"gapapa kok mas, aku hanya sedikit terkejut"
"tadi ada kucing yang lewat, iya kucing lewat" katanya yang hanya bisa ku angguki.
"kenapa dia bisa kesana?, apa dia sekarang karyawan baru? atau dia ada kerja sama dengan perusahaan itu?" Batin Hendra bertanya tanya.
Setelah setengah jam perjalanan, akhirnya kami sampai juga di parkiran perusahaan yang sudah 3 bulan ini menjadi tempat kerja ku setelah resmi berhenti mengajar selang 1 bulan.
"makasih ya mas, dan maaf untuk kesekian kalinya merepotkan mas" ujar ku dengan tersenyum kaku karena tidak tau harus berekspresi apa.
Dia hanya membalas dengan sebuah anggukan yang berwibawa.
"kalau begitu saya pamit mas, dan sekali lagi terimakasih" ucap ku sambil membuka pintu mobilnya.
"kenapa hanya bilang pamit, cuim tangan kek lebih juga gapapa " astaga kenapa pikiran ku jadi melantur seperti ini.
Kembali lagi ke Rara aneh nya setelah aku keluar bukannya dia belok ke arah jalan raya namun malah membelokkan mobilnya ke arah parkiran yang biasanya di isi oleh petinggi perusahaan.
Namun aku tidak ambil pusing, tetap ku lanjutkan langkah ini, dan setelah sampai di kubikel aku langsung di sambut oleh si biang kerok dua ini.
"apa kalian dua senyum senyum
"cie cie ternyata diam diam kamu_
__ADS_1
"ekhhmmm...