Menikah Dengan Calon Mertua

Menikah Dengan Calon Mertua
Dalang semuanya


__ADS_3

Namun kalau masih bisa di tambah kenapa cukup sampai itu saja. ibarat kata kalau bisa dua kenapa harus satu.


"bagaimana jika di tambah dengan derita ayahnya pasti akan seru" pikir Rafa ketika itu.


Lagi-lagi keberuntungan berada di pihak ku ketika pulang kerja hujan mengguyur jalan sehingga sedikit membatasi jarak pandang ke depan namun sama aku melihat bang Hendra tengah berteduh ya tidak salah lagi itu adalah bang Hendra dengan seseorang wanita yang tidak aku ketahui itu siapa, karena posisi wanita itu membelakangi ku. namun aku bisa menebak bahwa itu bukan kekasih bang Hendra karena sepengatahuan ku bang Hendra sekarang bukan tipe pria yang mudah dekat dengan wanita setelah terjadi peristiwa itu. Ia begitu pemilih dan sangat susah untuk tersentuh wanita. Jangankan jatuh cinta tersenyum ke wanita aja susah.

__ADS_1


Terbesit sebuah ide cemerlang di kepala cerdas ku. kenapa tidak buat konspirasi aja seolah-olah mereka sedang berbuat mesum dan aku akan menghasut para bapak bapak yang kebetulan sedang berteduh juga di tempat yang tidak begitu jauh dari tempat bang Hendra sekarang.


Segera aku keluar dari mobil dan mengabaikan hujan yang membasahi jas ku. ku hampiri mereka dan menyatakan hajat ku, ya tentu saja dengan beberapa modifikasi kalimat yang sedemikian rupa dengan sedikit tambahan yang tidak sesuai kenyataan. Namun beruntungnya lagi ketika kami bersama melihat kearah mereka bang Hendra nampak sedang memeluk wanita itu.


Aku mengompori bapak-bapak tersebut dengan dalih agama dan aku akan senang jika agama tidak dipermainkan dan sebagai balas jasa mereka aku memberikan beberapa lembar uang kepada mereka.

__ADS_1


Ku ikuti alunan musik yang sedang diputar dengan perasaan bahagia karena tidak menduga bahwa rencana tiba-tiba ini begitu mudah untuk menjalankannya.


Aku tidak dapat membayangkan bagaimana reaksi Hara begitu tau bahwa sang ayah yang begitu di hormati nya menikah dengan orang yang bukan dengan orang yang ia cintai. aku yakin itu akan semakin menambah kesedihannya setelah kejadian yang menimpanya beberapa bulan yang lalu.


"Miris nasib ayah sama anak sama saja, walau ada sedikit campur tangan ku disana. betapa sangat berjasanya aku atas hubungan mereka. "gumam Rafa kala itu.

__ADS_1


Senyum tidak bisa lepas dari bibir Rafa setelah kilasan itu kembali diputar di kepalanya.


"Rara tunggu sebentar lagi ya sayang, aku akan datang mengobati kesedihan mu, aku yakin sekarang kau masih sulit untuk melupakan Hara. Aku akan memberikan kamu waktu untuk berdamai dengan keadaan dulu tapi aku janji akan menghapus dia dari memori mu jika sudah tiba masanya, dan akan diganti dengan memori kita dan akan ku pastikan bahwa tidak akan ada lagi yang menghalangi kita untuk bersatu dan kita akan bahagia selamanya" kembali tawa puas terdengar setelah mengucapkan kata-kata yang penuh dengan harapan ambisi seorang Rafa.


__ADS_2