
🌹Tidak menyangka
"Cih, Ternyata dia tidak seburuk yang aku bayangkan" Ucap Kairo kesal.
Kini mereka kehilangan jejak penculik Aliya dan mami, Reihan nampak semakin bingung dengan berdiri sambil memijit pangkal keningnya seraya meredakan sakit kepala yang iya rasa.
"Kerahkan semua pengawal dan orang-orang kita, kita cari Aliya sampai keseluruh kota" Ucap Reihan kepada Roi yang juga ada diruangan itu
"Baik tuan" Balas Roi, Kairo nampak sedang berpikir, memikirkan apa langkah selanjutnya untuk bisa menemukan Aliya dan juga mami.
Reihan dan Roi hendak pergi dari sana, "Tunggu" Ucap Kairo menghentikan langkah Reihan dan Roi yang sudah diambang pintu.
Reihan menoleh kebelakang, "Ada apa, aku tidak punya banyak waktu, aku harus mencari Aliya" Ucap Reihan
"Kita masih punya satu cara untuk menemukan Aliya" Ucap Kairo sedikit menggantung kata-katanya.
Reihan penasaran, apa rencana Kairo kali ini.
"Kita masih mempunyai pria itu, kita gunakan dia untuk mencari keberadaan Aliya. Aku yakin sekali, orang yang menculik Aliya pasti orang yang ingin mencelakai Tante waktu itu" Sambung Kairo lagi.
Reihan baru ingat bahwa pria yang sempat iya pukul itu masih ada disini.
Reihan dan juga Kairo serta Roi pergi ke sebuah ruangan dimana mereka menyekap pria itu.
Namun setelah sampai disana, mereka semua terhenti dengan mata membulat sempurna.
__ADS_1
"Dimana dia" Ucap Kairo
Roi nampak menajamkan pandangannya, melihat kesebuah kertas yang berada dibangku tepat dimana mereka mengikat pria itu.
Roi berjalan kedepan dan mengambil kertas itu, Reihan dan juga Kairo menyernyitkan sebelah alisnya. Memandang heran dan juga bingung.
"Tuan" Seru Roi dengan wajah yang nampak terkejut setelah membaca isi surat itu.
Reihan dan juga Kairo mendekati Roi dengan heran dan perasaan penuh tanya.
Roi menyerahkan surat itu setelah Reihan sudah mendekat. Reihan membaca isi surat itu.
Nampak Reihan mengeraskan rahangnya, dan mengepal erat tangannya. Kairo yang melihat ekspresi wajah Reihan, semakin menambah rasa penasarannya.
Setelah membaca isi surat itu, Reihan mengepal erat kertas itu hingga bonyok dan melemparnya kebawah dengan emosi yang sudah meluap-luap.
Kairo nampak bingung, "Apa maksud Reihan" Batin Kairo.
Kairo mengambil kertas itu dan membuka kertas itu yang nampak sudah bonyok dan berbentuk bulat seperti bola.
Kairo membaca isi surat itu, nampak matanya melotot sempurna dengan mulut menganga.
Tanpa sadar, terpana dan terkejut akan isi surat itu, kertas itu terlepas begitu saja dari tangannya.
"Ternyata aku sudah membuat kesalahan sudah mempercayai pria itu" Ucap Kairo lirih dengan wajah masih menggambarkan keterkejutan dan rasa tidak menyangka nya.
__ADS_1
_________________________________________
Isi Surat itu.
*Jika kalian menemukan surat ini, itu bearti aku sudah tidak berada disini lagi.
Selamat untuk kalian karena sudah melancarkan rencana ku. Perkenalkan aku adalah Jorhan Pratama, bukankah kalian tidak mengenal siapa itu Jorhan Pratama? Jorhan Pratama iyalah aku sendiri hahahahaha.
Bukankah kalian semua begitu bodoh, sehingga membuat semua rencanakan terlaksana dengan baik.
Ohh ya, bukankah kalian sedang mencari Aliya dan juga Sonia? Saat ini mereka sudah berada ditanganku. Jika kalian ingin mereka selamat, silahkan Reihan datang ke gedung xx sendiri dan jangan membawa siapapun atau apapun termasuk polisi.
Jika itu sampai terjadi, maka Aliya dan juga Sonia akan mati dihadapan kalian*
^^^Jorhan Pratama^^^
__________________________________________
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.
Terimakasih ❤️
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
__ADS_1
- Reinkarnasi putry Lili
- Jodoh Tak Terduga