
🌹Kecelakaan Tak Terduga
Namun ternyata mami sekarang sedang berdiri didepan pembatas jalan, dan ingin menyeberang. Aliya langsung menghentikan bodyguard itu untuk menghentikan mobilnya. Dan mobil itu berhenti tepat di ambang jalan keluar pagar rumah sakit.
Mami mulai berjalan menyebrangi jalan, ketika lampu hijau pada pembatas jalan khusus untuk penyeberang jalan itu sudah hidup.
Namun baru 3 langkah mami berjalan menyebrangi jalan, sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari sisi kanan mami, tanpa mami sadari.
Aliya yang menyadari bahwa sebuah mobil sedang melaju kencang dari sisi kanan mami, dia segera keluar dari dalam mobil.
"Mami" Teriak Aliya, seketika mami terkejut menoleh ke arah Aliya. Dan seketika dia baru menyadari sebuah mobil sedang melaju kencang dan sedikit lagi akan menabrak dirinya.
"Nona jangan" Teriak bodyguard itu, dan keluar dari dalam mobil, namun............
Bruuakkkkk
Sebuah suara dentuman seseorang terpental dari depan mobil yang sedang melaju itu.
"Aliya, Aliya" Teriak mami, ketika dirinya melihat sosok Aliya sudah tergeletak dengan bersimbah darah diseluruh tubuhnya ditengah jalan.
Ternyata, ketika mami terpana akan sebuah mobil yang akan menabraknya itu, Aliya berlari dengan kecepatan tinggi menghampiri mami. Dan ketika dia sudah mendekati mami, Aliya langsung mendorong tubuh mami ketepi jalan. Dan alhasil dialah yang tertabrak mobil itu.
__ADS_1
Mami yang tadinya terlempar ke tepi jalan, dengan sigap dia bangun dan mengejar Aliya yang sudah tidak sadarkan diri itu.
"Aliya, Aliya bangun" Teriak mami yang sudah menangis sejadi-jadinya disana.
Orang-orang yang ada disana, menatap sendu dan ada juga yang menghentikan mobil dari sisi kanan dan sisi kiri, menandakan sekarang sedang terjadi kecelakaan.
Tanpa berpikir lagi, Bodyguard itu langsung menggendong tubuh Aliya dan membawanya masuk kedalam rumah sakit.
"Dokter, Dokter tolong" Teriak bodyguard itu. Yang masih menggendong tubuh Aliya.
Perawat dan para Dokter disana langsung memberikan sebuah Brankar dorong dan setelah Aliya diletakan disana, mereka membawa Aliya langsung menuju ruangan operasi.
Mami nampak diam diambang pintu masuk rumah sakit, dengan tatapan kosong. Tubuhnya gemetar, dan air matanya tidak ada hentinya keluar.
Setelah duduk, mami masih diam dengan pikirannya yang entah kemana.
Dia mengingat kembali dengan apa yang sudah iya lakukan terhadap Aliya dimasa lalu. Dan dia sungguh menyesali itu semua, selama ini Aliya tidak pernah dianggap di keluarganya. Tetapi Aliya selalu sabar, dan tidak pernah membenci dirinya apalagi berpikir akan balas dendam.
Seketika mami memukul kepalanya dengan kencang, bodyguard itu terkejut dan menghentikan mami yang mulai menyakiti dirinya sendiri.
"Kenapa kau menolongku Aliya" Ucapnya kembali dengan suara tangisan menggema disana.
__ADS_1
Bodyguard itu menghampiri seorang perawat untuk juga merawat mami, sepertinya mami benar-benar tertekan dengan kejadian ini. Begitulah yang dia pikirkan, dia menyuruh perawat itu untuk merawat mami dan memberikannya obat penenang.
Setelah selesai mengurus semuanya, bodyguard itu mengambil handphone miliknya dan mencoba menghubungi seseorang.
Dengan rasa takut, dia dengan terpaksa harus memberikan kabar ini. Ya walaupun, dirinya harus menerima dan mengorbankan dirinya untuk majikannya, dan entah apa yang akan dia terima nanti dari majikannya.
Tuutttt
Tuutttt
"Halo"
"Halo tu-tuan" Tubuhnya langsung gemetar ketika mendengar suara Reihan.
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.
Terimakasih ❤️
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
__ADS_1
- Reinkarnasi putry Lili
- Jodoh Tak Terduga