Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Jebakan Sarah


__ADS_3

🌹Jebakan Sarah


Tok


Tok


Tok


Roi membuka pintu, namun hanya sebatas tubuhnya terbuka, "Ada apa" Tanyanya dingin.


"Ini minumannya tuan" Jawab pelayan itu.


"Saya tidak memesan minuman" Jawab Roi heran.


"Ini adalah bonus dari manager disini" Jelas pelayan itu. Belum sempat Roi menjawab, Reihan sudah lebih dulu berbicara.


"Biarkan saja, sini minumannya" Sahut Reihan dari dalam.


Pelayan itu tersenyum tipis kepada Roi yang menatapnya dengan tajam, "Ini tuan" Pelayan itu meletakkan air minumannya diatas meja.


Reihan menjentikkan jari, memerintahkan pelayan itu untuk segera pergi.


Setelah pelayan itu pergi, Reihan mulai meminum air yang diberikan pelayan itu. Tidak butuh berapa tegukan, Reihan sudah merasa pusing.


"Roi" Panggil Reihan


"Iya tuan" Roi yang tadinya berdiri didekat pintu, kini berlari kecil menghampiri tuannya.

__ADS_1


"Ayo kita pulang, sepertinya aku sudah agak pusing" Ucap Reihan.


"Baik tuan"


Roi memapah tubuh Reihan menuju keluar dan setelah diparkiran Roi memasukan Reihan kedalam mobil.


Didalam mobil, "Roi antar aku ke hotel saja, jangan pulang kerumah" Perintah Reihan


"Tapi tuan, apa nona Aliya tidak akan mencari tuan"


"Biarkan saja"


"Baik tuan"


Roi membawa Reihan menuju hotel yang Reihan inginkan. Hotel x juga merupakan hotel berbintang yang dimiliki oleh keluarga Anggara, kebayang gak sih sebanyak apa harta keluarga Anggara itu setelah dulu pernah mengalami kebangkrutan dan kini kembali bersinar layaknya bintang.


Setelah mobil Reihan melaju, tanpa menunggu lama Sarah sudah mengikuti dari belakang tanpa Reihan dan Roi sadari.


Sarah masih menunggu di mobil, hingga Reihan benar-benar sudah masuk.


"Reihan pergi ke hotel? Apa dia bertengkar dengan Aliya sehingga Reihan mabuk dan memutuskan untuk bermalam di hotel? Ahhh itu sangat bagus, keberuntungan sepertinya berpihak kepadaku. Malam ini akan menjadi malam yang panjang untukku. Setelah itu, Aliya akan hancur dan iya akan tau siapa ratu yang sebenarnya untuk Reihan" Ucap Sarah dengan senyuman liciknya.


"Reihan sudah masuk, sebaiknya aku mengikutinya sekarang" Sarah keluar dari mobil dan masuk kedalam hotel, tentunya dia sudah mengganti pakaiannya tadi sewaktu menunggu Reihan keluar dari Diskotik itu.


Sarah berdiri tepat didepan meja resepsionis, "Maaf ada yang bisa saya bantu nona" Tanyanya kepada Sarah yang sejak tadi celingak-celinguk entah sedang mencari siapa.


"Iya, saya mau tanya. Kamar tuan Reihan dimana ya"

__ADS_1


"Maaf dengan siapa"


"Saya Sarah"


"Oh, Sarah calon istrinya tuan Reihan" Tanya resepsionis itu memastikan.


"Iya" Balas Sarah


"Tuan Reihan, berada dikamar 108 lantai lima"


"Baik, terimakasih" Sarah berlalu pergi dan naik menggunakan Lip.


Setelah dilantai lima, Sarah sudah melihat Roi sedang berdiri didepan pintu dan sedang berbicara kepada seseorang, entah itu rekan kerja atau seorang manager hotel ini.


Tidak berapa lama, Roi pergi dari sana setelah berbicara dengan orang yang tidak Sarah kenal. Sarah dengan sigap bersembunyi setelah Roi ingin pergi dari sana menuju pintu Lip.


Ternyata sebelum Roi pergi, Reihan menyuruh Roi untuk pulang. Karena Reihan mengerti, Roi pasti juga mencemaskan istrinya dirumah yang sedang hamil besar.


Jadi sebelum Roi pergi dari sana, Roi berbicara kepada manager hotel itu untuk melayani Reihan dengan baik dan jangan sampai membuat kesalahan sedikitpun. Seperti itulah kira-kira yang terjadi sebelum kedatangan Sarah dilantai lima.


Setelah merasa aman, Sarah berlari kecil menuju kamar 108 yang merupakan kamar yang Reihan tempati.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia

__ADS_1


- Reinkarnasi putry Lili


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2