Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Jiwa Membunuh Reihan


__ADS_3

🌹Jiwa Membunuh Reihan


Pagi harinya, Reihan seperti biasanya sudah bersiap-siap untuk pergi kekantor. Reihan menatap istrinya yang masih tertidur pulas diranjang, dengan kecupan lembut dikening dan bibir Aliya yang tidak lupa iya berikan.


Reihan sengaja tidak membangunkan Aliya, karena semenjak Aliya hamil, Aliya sering tidur sangat nyenyak dan tidak mau bangun. Ditambah lagi dengan aksi ektrim yang mereka lakukan tadi malam pasti membuat Aliya sangat merasa lelah pagi ini.


"Rei dimana Aliya, sudah beberapa hari ini dia tidak pernah ikut sarapan bersama" Tanya mami di meja makan.


"Aliya masih tidur mi" Jawab Reihan, dan duduk dimeja makan untuk sarapan.


"Kok kamu biarin sih, harusnya dia itu melayani kamu disini, bukannya malas-malasan dikamar" Ucap mami kesal.


"Mi, Aliya sedang hamil. Aku yang menyuruh untuk tetap dikamar" Ucap Reihan tegas


Mami nampak melengos saja, dengan sedikit memutar bola matanya jengah. Tidak hanya itu, Reihan malah menatap heran melihat mami yang nampak biasa saja mendengat Aliya hamil. Bukannya senang, mami malah menunjukan wajah masamnya.


"Apa mami masih belum bisa menerima Aliya?" Tanya Reihan


Mami tidak menjawabnya, walaupun menjawab itu hanya akan menimbulkan pertengkaran antara dia dan Reihan.


Saat ini mami sungguh merasa sangat kesal. Disisi lain dia tidak ingin jika keturunan Anggara keluar dari rahim Aliya, namun disisi lain jika ingin menjodohkan Reihan dengan wanita pilihannya iya malah takut dengan kejadian kemarin sewaktu ada Sarah. Tentu itu akan membuat Reihan sangat marah jika dirinya membahas masalah perjodohan lagi bersama Reihan.


"Mi" Panggil Reihan, yang sejak tadi menunggu jawaban.


"Gak tau" Jawab Mami ketus, dan pergi dari sana tanpa menghabiskan sisa makanannya.

__ADS_1


Reihan nampak menggelengkan kepalanya, menatap punggung belakang maminya.


"Sampai kapan Mami akan membenci Aliya" Batin Reihan, dengan masih memandang mami yang semakin menjauh dari pandangan dirinya.


Setelah selesai sarapan, Reihan bergegas pergi kekantor. Tentunya seperti biasa, sudah ada Roi didalam mobil menunggu kedatangan Reihan.


Setelah Reihan masuk kedalam mobil, tanpa menunggu lama, Roi langsung melajukan mobilnya menuju kantor.


Dikantor,,,,,, Tepatnya di dalam ruangan kerjanya.


"Bagaimana, apa sudah ada perkembangannya" Tanya Reihan dengan wajah seriusnya membahas perihal peretasan jaringan perusahaan miliknya yang terjadi beberapa hari yang lalu.


"Masih dalam pencarian tuan" Jawab Roi singkat.


"Baik tuan" Jawab Roi dengan tegas.


Kringggg


Kringggg


Kringggg


Suara dering handphone milik Roi berbunyi, "Maaf tuan, saya mengangkat telepon dulu" Ucapnya, Reihan nampak hanya menjentikkan jarinya, sementara Roi sedikit membungkukkan tubuhnya memberi hormat dan setelah itu dia langsung pergi.


Tidak berapa lama setelah kepergian Roi, suara ketukan pintu kembali terdengar.

__ADS_1


Roi masuk dengan wajah sedikit menegang, "Maaf tuan, orang yang meretas jaringan perusahaan kita sudah ketemu" Ucap Roi, Tanpa menunggu lama setelah mendengar itu, Reihan langsung berdiri dari duduknya dan melangkah keluar dan diikuti oleh Roi dibelakang nya.


Mereka berdua berjalan menuju keluar, dan memasuki mobilnya. Setelah itu, Roi langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju tempat rahasia mereka.


Tidak berapa lama dalam perjalanan, mobil mereka berhenti. Tepatnya di sebuah rumah kosong, terlihat seperti rumah mewah namun tidak terawat tidak berpenghuni.


Reihan keluar dari mobil dan melangkah masuk kedalam rumah itu.


Setelah masuk, nampak dua orang lelaki bertubuh kekar dan berotot berjaga didepan pintu sebuah ruangan.


Dua orang penjaga itu memberi hormat kepada Reihan, dan membukakan pintunya mempersilahkan Reihan untuk masuk.


Nampak seorang pria bertubuh kurus dengan wajah yang sudah lebam serta kaki dan tangan yang sudah terikat diatas kursi dengan kepala menunduk.


Reihan menatap tajam kearah pria itu, jiwa membunuhnya muncul begitu saja setelah melihat siapa orang yang berada didepannya itu.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Jodoh Tak Terduga

__ADS_1


__ADS_2