Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Bayi Kembar


__ADS_3

🌹Bayi Kembar


Setelah merasa cukup, dua bayi kembar itu dibawa kedalam ruangan khusus bayi. Serta Aliya juga dibawa keruangan rawat VIP khusus Keluarga Anggara.


Aliya dibawa dengan menggunakan Brangkar dorong, dengan keadaan masih lemah menggunakan pintu yang lain.


Seorang Dokter keluar dari pintu utama ruangan operasi, Reihan yang antusias langsung berdiri dari duduknya menghampiri Dokter itu.


"Dok bagaimana keadaan istri saya" Tanya Reihan masih dengan wajah hawatirnya.


"Nona Aliya sekarang baik-baik saja, dan bayi kembarnya juga dalam keadaan baik dan sehat. Nona Aliya sudah diantar oleh perawat keruangan rawat, tuan bisa langsung kesana" Jelas Dokter itu.


Reihan nampak tersenyum bahagia dengan mengusap kedua tangannya ke wajahnya sembari bersyukur serta berdoa kepada Allah.


"Tuan bisa melihat kedua bayi tuan terlebih dahulu diruang rawat bayi"Sambung Dokter itu kembali.


Tanpa menunggu lama, Reihan langsung pergi keruang rawat bayinya dengan sudah diikuti oleh Kairo dan juga Roi dibelakang nya.


Reihan menggendong bayinya secara bergantian dengan hati-hati, serta tidak lupa iya memberikan sebuah ciuman pertamanya kepada kedua bayinya.


Setelah selesai melihat kedua bayi kembarnya, Reihan kini pergi untuk melihat keadaan istrinya Aliya.

__ADS_1


Diruang rawat, Reihan melihat sosok Aliya yang masih terbaring di atas ranjang tempat tidurnya.


Reihan berlari kecil dengan membawa senyuman kebahagian.


Aliya yang melihat itu, juga membalas senyuman manisnya kepada Reihan.


Reihan memeluk tubuh Aliya dengan erat, hingga tidak terasa air mata Reihan menetes begitu saja dari pelupuk matanya.


Rasa bangga, serta bahagia yang dia rasakan tidak dapat dibendung lagi dengan kata-kata, hingga hanya air mata lah yang berbicara.


"Sayang, terimakasih karena telah memberikan aku dua bayi kembar laki-laki yang sangat lucu dan juga tampan. Aku sangat mencintai mu" Ucap Reihan, disela-sela pelukannya. Dan memeluk Aliya semakin erat.


Reihan melepaskan pelukannya, dia memandang wajah Aliya dengan dalam, dengan senyuman kebahagian yang tidak hilang dari bibirnya.


Reihan kembali mencium kening Aliya serta pipi Aliya lembut penuh kasih sayang.


"Seandainya mami masih ada disini, dia pasti akan bahagia melihat kedua cucunya yang tampan" Ucap Aliya sedih.


Reihan memegang tangan Aliya lembut, "Mami sudah melihat cucunya sayang, karena mami selalu bersama kita. Disini" Balas Reihan dengan menunjuk kearah hati Aliya dengan senyuman manisnya.


Aliya tersenyum bahagia mendengar perkataan Reihan, "Aku bahagia, ternyata Reihan sekarang sudah jauh berubah. Hatinya sudah kembali bersih tanpa dendam" Batin Aliya

__ADS_1


"Kakak ipar" Seru Kairo yang baru masuk kedalam ruangan Aliya, karena bergantian dengan Reihan melihat sang bayi, jadi Kairo kini baru menjenguk Aliya setelah selesai menjenguk kedua keponakannya yang sangat lucu.


Aliya dan Reihan menoleh kearah suara, dengan membalas senyuman manis Kairo, yang menunjukan kebahagiaan diwajah mereka semua.


"Selamat ya, kalian sudah menjadi orang tua sekarang. Hemm, dan terimakasih juga karena sudah memberikan aku keponakan yang sangat lucu dan tampan seperti pamannya ini" Ucap Kairo dengan percaya diri penuh bahagia.


"Hahaha" Aliya dan Reihan tersenyum dengan diiringi tawanya.


"Kamu ini bisa aja, tentu saja kedua bayiku tampannya mengikuti papanya ini" Timpal Reihan tidak mau kalah.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.


Terimakasih ❤️


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Cinta Segi Tiga

__ADS_1


__ADS_2