
🌹Sepucuk Surat Aliya
Keesokan harinya,
Setelah kepulangan mami kerumah, dia berjalan melihat disekeliling ruangan rumah dengan mata yang masih sembab dan pikiran yang saling beradu. Antara sesal dengan apa yang pernah dia perbuat, serta kesunyian yang kian menusuk jiwa.
"Nyonya, apa nyonya perlu sesuatu" Tanya Bik Ina, kepada mami yang sedang duduk membujur disebuah bangku didepan TV..Seketika mami terkejut dan langsung menoleh kepada Bibik.
"Nggak bik" Jawab Mami dengan suara seraknya, serta mata yang masih berkaca-kaca. Dan Bik baru saja membalikkan badannya kembali kedapur, namun.
"Bik" seru Mami lagi, menghentikan langkah Bik Ina.
"Iya nyonya" Jawab Bik Ina, dan kembali kepada posisinya menghadap kepada mami.
"Tolong kamu ambilkan sebuah kotak hadiah bewarna hijau diatas lemari ya" Perintah mami.
"Baik nyonya" Balas Bik Ina, dan Bik Ina pun berlari kecil menuju sebuah lemari besar yang berada didepan kamar mami dan mengambil sebuah kotak yang mami maksud.
Setelah menemukan kotak bewarna hijau itu, Bik Ina kembali berlari kecil menghampiri mami.
"Ini nyonya" Bik Ina menyodorkan sebuah kotak yang bewarna hijau, mami mengambil kotak itu dan menyuruh Bik Ina untuk pergi.
Mami membuka kotak itu dengan sangat hati-hati, dengan perasaan yang masih sedih. Hadiah itu adalah hadiah ulang tahun pemberian Aliya yang dengan sengaja tidak mami buka sejak Aliya memberinya waktu itu.
__ADS_1
Setelah membuka isi kotak itu, mami terpana akan sebuah hadiah yang Aliya berikan. Yaitu sebuah mukena yang sangat indah dengan corak warna putih bercampur warna gold di setiap gambar bunganya.
Mami melihat masih ada sepucuk surat yang Aliya tuliskan dan dia letak didalam kotak itu, mami mengambil surat itu dan membacanya.
__________________________________________
Isi Surat Aliya.🌺
🌺Selamat ulang tahun mi, semoga mami panjang umur, dan selalu dirahmatkan kesehatan. Maafkan Aliya yang selalu membuat mami marah, Aliya sangat menyayangi mami.
Aliya hanya bisa memberikan sebuah mukena untuk mami, dan mukena ini Aliya jahit sendiri khusus untuk mami. Semoga mami suka.
Dear, Aliya
__________________________________________
Sementara para pelayan yang ada disana, hanya memandang pilu. Majikannya yang terkenal judes dan juga jarang tersenyum apalagi menangis, kini sedang menangis pilu disebuah bangku panjang diruangan keluarga depan tv.
"Maafkan mami Aliya, mami sudah jahat sama kamu selama ini, hik." Ucap mami lirih, dengan diiringi suara tangisannya.
,,,,,,,,,,,*********
Sementara Ditempat lain, tepatnya disebuah ruangan khusus. Kairo masih sibuk menyelidiki kasus Kecelakaan Aliya, dengan ditemani oleh Roi dan bodyguard yang selalu setia menemani disana.
__ADS_1
"Roi bagaimana perkembangan penyelidikan mu, apa kamu sudah menyelidiki mobil yang menabrak Aliya" Tanya Kairo dengan wajah masih fokus melihat kepada sebuah Leptop.
"Sudah tuan, mobil itu adalah milik perusahaan Mekar Jaya Group" Jawab Roi tegas.
"Mekar Jaya Group?" Ucap Kairo, sedikit menoleh kearah Roi.
"Iya tuan" Balas Roi
"Mekar Jaya Group adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan material dan bangunan" Sambung Roi kembali.
"Kenapa mereka ingin menyerang keluarga Reihan, apa Reihan pernah berurusan dengan mereka" Tanya Kairo dengan wajah herannya.
"Setau saya tidak tuan, saya juga bingung kenapa mereka mencoba menyerang nyonya waktu itu" Jawab Roi.
"Kita harus menyelidiki ini, ada hubungan apa keluarga Anggara dengan perusahaan itu" Ucap Kairo, masih dengan wajah seriusnya.
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.
Terimakasih ❤️
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
__ADS_1
- Reinkarnasi putry Lili
- Jodoh Tak Terduga