
"Aku pikir juga begitu" Balas Kairo.
"Anak ini, suka jaim juga ya" Alira tersenyum senang.
Flashback 🌹
Ketika Alira mencari Kairo, sebenarnya Alira merasakan hal yang aneh dari tatapan Alira serta tingkah Alira.
Alira tidak akan mencari seseorang jika tidak dalam hal yang mendesak, begitulah yang Alira tau.
Aliya merencanakan sesuatu, dengan berkata bohong kepada kakaknya bahwa Kairo akan pulang ke Amerika untuk selamanya.
Setelah Alira pergi mengejar Kairo ke Bandara, Alira menelpon Kairo yang sudah berada dikantor dengan mengatakan bahwa Alira akan pergi ke Jerman menemui nenek mereka dan menetap disana, dan alhasil mereka berdua percaya dan sama-sama pergi menuju Bandara.
Flashback off 🌹
"Oh ya kamu mau bicara apa" Tanya Kairo yang memang penasaran akan Alira yang mencarinya dan ingin berbicara kepadanya.
Alira menatap Kairo dengan dalam, sambil memegang kedua tangan Kairo dengan lembut.
"Kairo, maafkan semua kesalahanku selama ini yang sudah mengabaikan kamu. Aku benar-benar menyesal, aku baru menyadari bahwa aku juga memang menyukai dirimu. Alasan aku menjauhi dirimu adalah aku tidak ingin membuat harapan yang lebih untuk mu, rasa trauma akan kematian Heru masih membekas didalam hatiku, aku tidak ingin hal sama akan terjadi kepadamu. Tapi sekarang aku menyadari bahwa takdir seseorang tidak semuanya sama, dan kematian Heru memang sudah takdir dari yang maha kuasa. Sekarang aku sudah mencintai kamu tanpa rasa ragu, apa kamu masih mencintai aku" Ucap Alira panjang kali lebar.
Mendengar perkataan Alira, Kairo tersenyum bahagia. Kairo langsung memeluk tubuh Alira erat disertai senyuman kebahagian yang terlihat mekar dari bibirnya.
"Terimakasih karena sudah mencintai diriku, aku mencintaimu Alira" Ucap Kairo sedikit berbisik di telinga Alira.
Hal itu membuat Alira tersenyum bahagia sekaligus merasa sedikit geli akan nafas Kairo mengenai telinganya.
Setelah larut dalam rasa cinta yang menggebu, Alira dan Kairo melepaskan pelukannya masing-masing, dan berlalu pergi dari sana dengan sudah bergandengan tangan disertai tatapan kasih sayang dan senyuman kebahagian diantara keduanya yang terlihat jelas diwajahnya.
__ADS_1
Alira dan Kairo pergi menuju sebuah taman yang terkenal akan keromantisan tempat itu, yang di hiasi banyak sekali bunga-bunga bermekaran dengan berbagai warna. Sungguh menyenangkan mata yang melihatnya.
Setelah berbincang-bincang mengenai kehidupan sehari-hari, serta masa kecil masing-masing, Alira dan Kairo pergi untuk makan.
Mereka cukup dewasa ya, walaupun mereka sudah berstatus pacaran namun mereka tidak melakukan hal yang berlebihan dari pada hanya berbicara dan sekedar memegang tangan.
Tiga bulan kemudian.
Kairo dan Alira sudah merencanakan pernikahan. Mereka pikir, dari pada larut didalam cinta tanpa ikatan pernikahan tentu itu akan menjerumuskan mereka. Jadi mereka berencana akan menikah saja, didalam minggu-minggu ini.
Selang beberapa minggu, Alira dan Kairo pun menikah dan disaksikan banyak keluarga serta teman-teman mereka yang juga ikut serta dalam menyaksikan ikrar pernikahan antara Kairo dan Alira.
"Saya terima nikahnya Alira Sania Mirza binti Almarhum Jorhan Pratama dengan sebentuk cincin berlian dibayar tunai" Ucap Kairo dengan lantang.
"Bagaimana saksi? Sah?" Tanya Pak penghulu.
"Sah" Sorak semua orang.
Akhirnya, Kairo dan Alira pun menikah dan memadukan kasih sayang melalui pernikahan dengan bahagia.
...🥰Tamat🥰...
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.
Terimakasih ❤️
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
__ADS_1
- Reinkarnasi putry Lili
- Cinta Segi Tiga
- Queen of death
Terimakasih untuk semua Reader setia MENIKAHI CEO YANG KEJAM. Berkat kalian Author bisa melewati masa-masa sulit dengan memberikan semangat kepada Author.
Author sangat berterimakasih kepada kalian semua.
Cerita ini hanya akan Author berikan sampai sini saja. Karena Author akan melanjutkan cerita yang lainnya juga, semoga kalian mau mampir ya dan suka sama cerita aku.
Maaf juga Author banyak memiliki kekurangan dalam hal penulisan dan penyampaian kata yang kurang tepat, karena Author juga masih dalam tahap belajar.
Terimakasih untuk semua Reader yang sudah memberikan support serta menyemangati Author dalam berkarya, Terimakasih juga untuk kalian yang sudah memberikan kritikan serta saran yang membangun Author untuk terus memperbaiki diri, semoga kalian semua diberikan kesehatan dan dimurahkan rejekinya.
Amin.
Jangan lupa mampir kecerita aku yang lain ya, Author akan bekerja keras untuk selalu memperbaiki diri.
Terimakasih semuanya.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sampai berjumpa di cerita yang lainnya.
Follow IG aku ya @lusiani_mw
Yuk mampir kecerita ini ya.
__ADS_1