Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Metode Pendekatan Yang Gagal


__ADS_3

🌹Metode Pendekatan Yang Gagal


"Tuan memanggil saya" Tanya Roi, yang baru masuk kedalam ruangan kerja Reihan.


"Apa lagi jadwal hari ini" Tanya Reihan


"Jam 1.45 akan ada meeting bersama tender proyek baru kerja sama pembuatan Mall di Kota ZZ tuan" Jelas Roi.


"Baik, urus semuanya. Dan pastikan aku pulang lebih cepat hari ini" Titah Reihan


"Baik tuan" Roi sedikit membungkuk memberi hormat dan berlalu pergi.


Sore harinya, setelah menyelesaikan pekerjaannya. Reihan langsung pulang, kali ini Reihan pulang lebih awal dari biasanya.


"Roi, berhenti setelah sampai di toko bunga didepan" Perintah Reihan yang masih duduk santai dibelakang mobil, dengan sedikit menyandarkan kepalanya dibangku mobilnya.


"Baik tuan" Jawab Roi.


Roi sedikit menoleh dan melihat heran wajah Reihan melalui kaca spion depan mobil nya.


"Tumben tuan mau membeli bunga, apa ini untuk nona Aliya" Batin Roi


"Jika itu benar, itu lebih bagus" batin Roi lagi, dengan segurat senyuman diwajahnya.


Reihan menatap tajam kepada Roi, ketika menyadari Roi tersenyum dari balik kaca spion depan.


"Ehem" Reihan sedikit berdehem, sekedar menyadarkan sekertaris nya Roi bahwa toko bunga sudah dekat.


Roi dengan sigap, langsung menepikan mobilnya tepat didepan toko bunga.

__ADS_1


Reihan turun dari mobil, masuk dan melihat disekeliling ruangan itu.


Terlihat sangat nyaman dan menyegarkan. "Sore tuan, silahkan dipilih bunganya" Ucap salah satu pelayan disana.


Tanpa menjawab pertanyaan pelayan itu, Reihan terpana akan sebuah bunga cantik yang terbungkus indah didepan matanya, dengan warna Putih berpadu dengan sedikit corak Pink membuatnya langsung jatuh cinta dengan sebuah bunga yang akan iya berikan kepada sang kekasih hatinya.


"Saya ingin yang ini" Reihan menunjuk sebuah bunga yang sejak tadi iya pandang.


Setelah selesai membayarnya, Reihan berlalu pergi dari sana dan melaju menuju rumahnya.


Didepan rumah, Reihan berlari kecil sambil membawa sebuah bunga yang sudah dikemas dengan sangat cantik oleh penjualnya.


"Reihan" Sarah yang sedang menonton diruang keluarga tersenyum manis dan menghampiri Reihan.


"Reihan apa ini untuk ku" Tanya Sarah dengan senyum bahagianya.


Tanpa menjawab pertanyaan Sarah, Reihan berlalu pergi begitu saja menaiki tangga menuju kamarnya.


"Mau dikemanakan mukaku ini, ahhh menyebalkan" Batin Sarah, menatap tajam arah Reihan berjalan.


"Ehemm, untuk Aliya bunganya. Lagian Aliya itukan istri sah nya Reihan, mana mungkin itu untuk kamu" Sindir Kairo, tersenyum geli menatap Sarah.


Tanpa menjawab Kairo, Sarah berlalu pergi begitu saja.


"Kairo, kamu kok gitu. Sarah itu juga calon istri Reihan" Balas mami


"Hmmm" Kairo kembali fokus menonton, tanpa mendengarkan penjelasan mami.


Sementara Reihan berjalan dengan membawa kebahagiaan, Krekkkk

__ADS_1


Suara pintu dibuka, Aliya menoleh kearah suara. Menatap heran kepada Reihan.


"Sayang, kamu pulang. Tidak seperti biasanya pulang lebih cepat" Tanya Aliya


Reihan tidak menjawab, sementara Aliya semakin menatap heran kepada Reihan yang berjalan mendekatinya dengan senyuman mengembang, serta tangannya yang diletakan di belakang punggungnya.


"Suamiku, kamu kenapa? Jangan membuatku takut" Ucap Aliya


Reihan memberikan sebuah buket bunga, dengan sedikit membungkuk.


"Ini untukmu istriku tercinta" Ucap Reihan


Aliya menyernyitkan sebelah alisnya, semakin menatap heran kepada Reihan.


"Tumben sekali, apa ada sesuatu yang terjadi" Tanya Aliya


"Kamu tidak senang jika aku memberimu bunga" Tanya Reihan balik.


"Aku suka, tapi ini sedikit aneh. Kamu tidak pernah memberiku hadiah" Balas Aliya.


"Sudahlah lupakan saja, sepertinya kamu tidak suka"


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2