
🌹Tanpa Rasa Malu
Sarah masuk dengan mengendap-endap sambil melihat disekeliling mencari keberadaan Reihan dan juga Roi.
Didalam Diskotik itu, tau kan? Penuh dengan lampu yang banyak sekali lampu warna-warni nya namun masih redup cahaya. Tidak hanya itu, disana juga ada musik yang menggema sehingga bisa memekik telinga.
Suasana disana sangat ramai dengan pria maupun wanita. Tentunya dengan pakaian yang serba minim bagi yang perempuan.
Sarah melirik bajunya sendiri dengan penuh rasa malu. "Astaga, ternyata aku memakai baju tidur. Pantas saja mereka menatapku seperti itu" Batin Sarah
Karena tidak mendapatkan sosok Reihan disana, Sarah terpaksa harus bertanya kepada salah satu pelayan disana.
"Maaf apa saya boleh bertanya?" Tanyanya kepada seorang kasir pria disana.
Pria itu menatap Sarah dari ujung rambut hingga ujung kaki, "Wanita cantik kok kesini pakai baju tidur" Batin pria itu
"Halo apa kau tuli" Teriak Sarah kesal karena tidak mendapat jawaban.
"Maaf nona, mau bertanya apa" Jawabnya
"Apa kau tau seorang CEO yang bernama Reihan Anggara, yang tadi datang kesini. Dimana dia" Tanya Sarah
"Maaf nona siapa, tuan Reihan bilang dia tidak ingin diganggu siapapun" Balasnya
"Saya, saya calon istrinya, nama saya Sarah. Kamu tau kan sama saya yang masuk TV bersama Reihan itu"
Terlihat pria itu berpikir sejenak, mengingat apa benar begitu.
__ADS_1
"Maafkan saya nona, saya jarang menonton TV. Jadi saya tidak tau" Jawabnya
"Apa? ahhh benar-benar nih, jangan buat aku kesal dong" Gerutunya kesal
"Begini saja, ini uang untuk kamu. Sekarang kasi tau dimana Reihan" Sambung Sarah lagi.
"Tapi nona saya tidak berani"
"Sudah jangan berpikir lagi cepat tunjukan, saya hanya ingin melihatnya saja bukan menghampirinya" Jelas Sarah
"Kalau begitu baiklah, mari ikuti saya" Pria itu berjalan dan diikuti Sarah dari belakangnya. Walaupun sedikit malu dengan baju yang iya pakai, tapi iya tepiskan rasa malu itu demi Reihan.
Sampailah pada sebuah ruangan VIP khusus pelanggan kaya, "Ini nona" Tunjuk pria itu.
"Bagaimana pintunya ditutup seperti ini, aku tidak bisa melihat" Ucap Sarah
"Nona tidak pernah pergi ketempat seperti ini? Setiap ruangan VIP selalu seperti ini, karena ini private nona" Jelas pria itu.
"Ada nona, tapi saya tidak bisa melakukan kemauan nona lagi. Karena itu bukan lagi ranah saya" Jelas pria itu, yang memang mengerti kemauan Sarah selanjutnya.
"Ohh begitu, tolong antarkan saya ke manager kamu" Ucap Sarah
Sarah diantar keruangan manager oleh pria itu, setelah bertemu manager Diskotik itu Sarah langsung menyampaikan keinginannya dan memberi sejumlah uang kepada manager itu.
Setelah menimbang-nimbang, akhirnya manager itu memberikan keputusan.
"Baiklah nona, karena anda adalah calon istrinya Pak Reihan saya akan membantu" Ucap manager itu.
__ADS_1
Sarah tersenyum manis, Manager itu membawa Sarah keruangan CCTV. Lalu manager itu menunjuk kearah rekaman cctv ruangan yang Reihan tempati.
"Reihan sedang meminum apa" Tanya Sarah
Manager itu sedikit menoleh, "Itu minuman yang bisa membuat seseorang mabuk nona" Jelasnya
"Ohh begitu, Pak manager apa aku boleh meminta tolong lagi"
"Apa?"
Sarah berbicara sedikit berbisik, manager itu nampak terkejut setelah mendengar perkataan Sarah.
"Apa nona yakin, akan melakukan hal seperti itu" Tanya manager itu memastikan.
"Hmmmm" Sarah mengangguk, sambil tersenyum licik.
"Kamu tenang saja, saya akan membayar dengan jumlah yang besar. Yang terpenting kalian lakukan kemauan saya" Sambung Sarah
Manager itu nampak ragu, namun bila memikirkan uang yang Sarah tawarkan telah membuatnya kehilangan rasa takutnya kepada Reihan.
"Baik nona, nona tunggu saja diluar dan tunggu reaksi tuan Reihan nanti" Ucap manager itu.
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
__ADS_1
- Reinkarnasi putry Lili
- Jodoh Tak Terduga