Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Kejujuran Reihan


__ADS_3

🌹Kejujuran Reihan


Aliya mengerutkan Alisnya, menatap tajam kepada Sarah dan Reihan.


"Aliya kamu menungguku" Tanya Reihan, namun tangannya masih dalam rangkulan Sarah.


Aliya menatap Reihan dengan tajam, sementara Sarah tersenyum licik melihat ekspresi wajah Aliya yang terlihat merah padam akibat amarahnya.


Aliya menghela nafasnya pelan, mencoba menetralkan kembali jantungnya yang mendidih layaknya air panas yang direbus.


Tanpa menjawab pertanyaan Reihan, "Suamiku, kamu bersama wanita ini? Sarah kamu bukan istri suami saya, sebaiknya anda malu untuk merangkul tubuh suami saya" Aliya sedikit melirik Sarah, lalu melepaskan pegangan tangan Sarah kepada Reihan.


"Awwww, kamu kasar sekali" Rengek Sarah.


"Suamiku, tanganmu sakit? tidak kan? sepertinya wanita ini sangat pandai berbohong" Sindir Aliya, masih dengan tatapan tajamnya.


"Sayang, sudahlah ayo kita masuk" Ajak Reihan, tanpa menoleh kearah Sarah, Aliya langsung menarik tangan Reihan meninggalkan Sarah.


Sarah menatap tajam kepada Aliya, "Kamu sangat berani Aliya, lihat saja nanti pembalasan ku" Batin Sarah


"Huhh, kasian sekali nona Aliya, harus menerima semua penderitaan ini. Ditambah lagi maminya Reihan yang tidak menyukainya, semoga nona bisa sabar. Aku yakin nona Aliya adalah pasangan yang sempurna untuk tuan Reihan" Batin Roi, yang sejak tadi menatap kepada mereka bertiga.


Didalam kamar, Aliya melepaskan pegangan tangan nya kepada Reihan.


"Kenapa kamu bisa bersama Sarah tadi" Tanya Aliya dengan datar masih membelakangi Reihan.


"Aliya maafkan aku, aku sudah bersalah kepadamu" Balas Reihan

__ADS_1


"Maksud kamu? Bersalah kepadaku?" Tanya Aliya, sedikit menoleh kebelakang.


Reihan memeluk tubuh Aliya dari belakang, "Maaf Aku" Ucap Reihan dengan lirih.


Aliya semakin bingung, Aliya berbalik menghadap kepada Reihan, sedikit kerutan diwajah Aliya.


"Ada apa" Tanya Aliya


Reihan menceritakan semuanya, kejadian dari dia mabuk di klub malam dan pergi ke hotel.


"Lalu Sarah datang ke hotel, dia bilang aku yang menghubungi nya untuk datang kesana. Tapi aku sungguh tidak ingat, setelah Sarah masuk, aku sudah tidak ingat lagi kejadian semalam. Saat pagi aku bangun, Sarah sudah menangis disampingku. Dia bilang aku sudah menodai dirinya, dan dia ingin aku menikahinya secepatnya. Maafkan aku Aliya" Jelas Reihan panjang lebar, penuh dengan rasa bersalah.


Aliya menganga tidak menyangka, "Apa, jadi kamu tidur bersamanya"


"Hmmm" Reihan mengangguk.


"Apa Sarah menjebak Reihan? Jika itu benar, aku harus mencari tau kebenarannya" Batin Aliya


"Suamiku, kenapa kamu berkata jujur kepadaku. Bukankah kamu bisa menutupinya dan menikahi Sarah tanpa harus memberitahuku kejadian yang sebenarnya" Tanya Aliya, namun masih dengan tatapan menyelidik.


"Aku sangat merasa bersalah kepadamu Aliya, aku sangat takut kehilangan kamu. Aku tidak ingin kamu meninggalkan aku, jika kamu tau semuanya dari orang lain" Jelas Reihan.


"Benarkah begitu?"


"Hmmm" Reihan mengangguk


"Aliya maafkan aku" Ucap Reihan lagi

__ADS_1


Aliya nampak sedikit diam, dengan berbagai dugaan. "Reihan memang orang yang jujur, dan dia juga tidak pernah berbohong tentang apa yang iya rasakan. Sebenarnya aku sangat kecewa kepadanya, tapi sebaiknya aku harus mencari tahu kebenaran nya" Batin Aliya.


"Aliya apa kamu tidak ingin maafkan aku? Aku tau, kamu pasti sangat kecewa" Ucap Reihan


"Aku tidak tau, harus memaafkan kamu atau tidak" Ucap Aliya


"Aku akan menunggumu" Balas Reihan


"Hmmm, sebaiknya kamu mandi dulu" Ucap Aliya, sedikit cuek.


"Apa kamu tidak ingin,,,,, ahhhh lupakan saja" Ucap Reihan


"Ingin apa?" Tanya Aliya bingung


"Tidak ada, aku mandi dulu"


Setelah Reihan masuk kedalam kamar mandi, Aliya terlihat sudah terduduk di sofa panjangnya dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Jodoh Tak Terduga

__ADS_1


__ADS_2