Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Mencari Tau Kebenaran 2


__ADS_3

🌹Mencari Tau Kebenaran 2


"Dimana ruangan Manager kamu" Tanya Kairo kepada salah satu pelayan klub malam itu.


"Maaf ada keperluan apa" Tanya Pelayan itu.


"Ada hal penting yang harus saya sampaikan kepadanya" Ucap Kairo dingin


"Tunggu sebentar ya tuan"


Pelayan itu menelpon Manager nya dan menginformasikan bahwa ada seseorang yang ingin bertemu.


Kairo masih berdiri ditempatnya dengan tangan yang iya masukan kedalam saku celananya.


"Maaf nama tuan siapa" Tanya pelayan itu


"Kairo" Balasnya


Setelah memberitahukan nama itu kepada bos nya, pelayan itu mengangguk mengerti dan mematikan teleponnya.


"Tuan Kairo silahkan masuk" Pelayan itu mengantar Kairo keruangan Manager itu.


Didepan pintu,


Tok


Tok


Tok


"Masuk" Seru Manager itu.


Pelayan itu membuka pintu, dan mempersilahkan Kairo untuk masuk. Setelah Kairo masuk, pelayan itu pergi dengan sudah menutup pintunya kembali.

__ADS_1


"Silahkan duduk tuan Kairo" Manager itu mempersilahkan Kairo untuk duduk, sambil tersenyum ramah.


Kairo duduk dengan bersilang kaki, mengotak-atik dagunya melihat wajah manager itu. Manager itu merasa terganggu dengan tatapan tajam Kairo, sehingga dirinya memberanikan diri untuk bertanya.


"Ada keperluan apa ya tuan mencari saya" Tanya manager itu. Manager itu memang sudah mengenal Kairo, karena Kairo dulu sering pergi ketempat itu bersama Reihan.


"Hemm, Apa Reihan kemarin ads kesini" Tanya Kairo dingin.


"Seingat saya, tuan Reihan memang ada kesini kemarin malam bersama sekertaris nya" Jelas Manager itu.


"Baik, Sekarang lihat foto ini!! Apa dia juga ada kesini malam itu" Tanya Kairo dengan menunjukan sebuah foto wanita cantik melalui handphone miliknya, yang tidak lain adalah Sarah.


Manager itu melihat dengan seksama gambar wanita itu, "Sepertinya tidak tuan"


"Apa kamu yakin?" Tanya Kairo meringai.


"Iya tuan"


Manager itu, tidak menjawab. Wajahnya pucat pias, iya tau betul siapa yang sedang iya hadapi ini. Dalam waktu semalam saja, tempatnya mencari uang ini bisa saja menjadi abu.


"Kenapa kamu diam, kalau begitu jangan membuang waktu saya. Tunjukan rekaman cctv nya atau kamu yang berbicara sendiri kepadaku!!! Atau....." Kairo sengaja menggantung kata-katanya.


"Ba-baik tuan, saya akan bicara" Ucap manager itu ketakutan, sementara Kairo tersenyum senang mendengarnya.


"Seharusnya dari awal aku tidak berurusan bersama keluarga Anggara, dasar payah" Gerutu manager itu didalam hatinya.


"Ceritakan semuanya, dari awal. Dan jangan ada satupun yang terlewat" Jelas Kairo


Manager itu, mulai bercerita. Sementara Kairo mendengarkannya dengan wajah serius.


Malam itu,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Manager itu menceritakan semuanya kepada Kairo, dari awal Reihan dan sekertaris Roi datang kesana. Setelah itu iya juga menceritakan tentang kedatangan Sarah kedalam klub itu hingga bertemu dengannya dan merencanakan sebuah ide yang gila, dan kepulangan Reihan yang sudah Sarah tunggu untuk melakukan aksi penjebakan nya.

__ADS_1


Kairo mengangguk mengerti, "Baik, terimakasih kerja samanya. Saya peringatkan lagi, jangan pernah berurusan bersama kami jika kamu ingin selamat. Reihan tidak akan membiarkan kamu begitu saja" Ucap Kairo lalu berlalu pergi dari sana.


Manager itu nampak sangat pucat dengan ancaman Kairo. Apalagi mengingat sekertaris Roi yang juga sama kejamnya dengan Reihan.


Manager itu sangat menyesali perbuatannya itu, "Tuan Kairo" Panggilnya


Kairo menghentikan langkahnya, dan berbalik menoleh kearah suara.


Manager itu berlari kecil menghampiri Kairo, "Tuan maafkan atas kebodohan saya ini, saya akan melakukan apa saja asal tuan tidak menghukum saya" Ucap manager itu yang sudah bersimpuh dikaki Kairo.


Kairo nampak tersenyum puas, memang ini yang iya harapkan sebenarnya.


"Baiklah, tunggu kabar dari saya. Saya akan menolong mu, jika kamu mengikuti perkataan saya" Ucap Kairo dengan wajah meringainya.


"Baik tuan, terimakasih tuan" Ucap manager itu yang sudah tersenyum senang.


"Tapi ingat, jangan membuat kesalahan lagi jika kamu ingin selamat"


"Baik tuan, saya akan mengingatnya" Ucapnya


Kairo berlalu pergi dari sana dengan membawa satu kemenangan, hanya tinggal satu langkah lagi tujuannya akan terpenuhi.


Hal seperti ini sangat mudah baginya untuk memecahkan masalahnya. Apa lagi kekuasaan yang iya miliki sebagai Keluarga Anggaran juga sudah cukup untuk melawan orang rendahan seperti mereka.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Jodoh Tak Terduga

__ADS_1


__ADS_2