Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Kabar Bahagia


__ADS_3

🌹Kabar Bahagia


Setelah sedikit berbincang dengan Aliya, Dokter Risa kini sudah memanggil Reihan dan menyuruhnya masuk kedalam kamar.


Dokter Risa tersenyum ramah, seraya melihat wajah Reihan yang nampak sangat tegang.


"Gimana" Tanya Reihan spontan, sementara Dokter Risa nampak tersenyum sambil menatap Aliya.


"Apa itu artinya, iya" Tanya Reihan lagi yang memang mengerti maksud dari Dokter Risa.


"Iya, tuan. Nona Aliya sekarang sedang hamil dan usia kehamilannya sudah menginjak 5 minggu. Selamat untuk tuan dan nona Aliya, karena sebentar lagi kalian akan menjadi seorang ayah dan ibu" Jelas Dokter Risa tersenyum bahagia.


"Benarkah? Aku akan menjadi seorang ayah" Ucap Reihan lagi, Reihan menghampiri istrinya dan memeluk erat tubuh Aliya serta mencium kening serta bibir Aliya. Aliya sedikit meringis, merasa malu karena disitu masih ada Dokter Risa.


"Sayang, kamu adalah wanita yang paling sempurna. Jaga anak kita baik-baik ya, aku merasa sangat bahagia hari ini" Ucap Reihan, masih dengan wajah bahagianya.


"Iya suamiku, aku akan menjaga calon bayi kita dengan baik-baik" Balas Aliya yang juga tersenyum bahagia memandang suaminya.


"Tuan, saya ijin pergi dulu" Ucap Dokter Risa, yang memang mengerti suasana bahagia yang mereka rasakan saat ini.


"Hmmmm" Balas Reihan, namun tidak menoleh kearah Dokter Risa.


Dokter Risa pun pergi dari sana, sementara Reihan dan juga Aliya masih menikmati kebahagiaan mereka saat ini.

__ADS_1


Dilantai bawah, tepatnya di ruang keluarga.


"Risa, sejak kapan kamu disini? Siapa yang sakit" Tanya mami penasaran, yang tengah duduk disofa depan tv. Karena merasa heran, mami langsung menghampiri Risa.


"Tidak ada yang sakit Tante, aku hanya habis memeriksa kandungan Aliya" Jelas Dokter Risa ramah.


"Kandungan Aliya? Apa dia hamil?" Tanya mami memastikan.


"Iya, Tante. Usia kandungannya masih memasuki 5 minggu" Jelas Dokter Risa lagi.


"Ohh jadi begitu" Jawab Mami singkat, seperti tidak senang dengan kabar ini.


"Iya Tante, selamat ya karena sebentar lagi Tante akan menjadi seorang nenek" Ucap Dokter Risa, seraya tersenyum manis.


"Risa, apa kamu langsung ingin pulang. Temani mami disini saja ya" Pinta mami


"Maaf Tante, bukannya Risa menolak tapi....Risa masih ada jadwal dirumah sakit Tante" Jelas Dokter Risa sedikit dengan wajah bersalahnya, sebenarnya dia ingin tetap tinggal, namun keadaan tidak memungkinkan saat ini.


"Baiklah jika begitu" Balas mami pasrah


"Risa pergi ya Tante, kapan-kapan Risa main kesini lagi" Balas Dokter Risa diiringi senyuman manisnya. Mami hanya mengangguk mengiyakan, dengan perasaan yang kecewa.


Dokter Risa pun berlalu pergi dari sana, sementara mami kembali fokus menonton film kesukaannya.

__ADS_1


Didalam kamar.......


"Sayang, sekarang kamu mau makan apa? Buah? Nasi? Spaghetti? atau apa? sebutkan saja, aku akan ambilin untuk kamu" Ucap Reihan dengan antusias dan penuh semangat meluapkan kasih sayangnya kepada Aliya dan si calon buah hati.


"Aku maunya gado-gado" Jawab Aliya


"Gado-gado? Apa itu gado-gado" Tanya Reihan bingung, karena dia sendiri tidak pernah memakan makanan yang disebutkan oleh Aliya.


"Gado-gado itu yang banyak sayur-sayuran itu lo, dan juga dilengkapi bumbu kacang" Jelas Aliya.


"Baiklah, aku akan mencarinya untuk mu" Ucap Reihan sambil berpikir, apa itu gado-gado.


"Sayang, apa kamu maunya sekarang" Tanya Reihan lagi memastikan.


"Iya, sekarang" Jawab Aliya sedikit tersenyum, melihat suaminya dengan tampang lugunya memikirkan Gado-gado.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2