
🌹Jadwal Mendadak Keluar Negeri
Siang harinya, setelah melakukan pertemuan dengan seorang Tender dari Singapura diruang meeting, Reihan kembali masuk kedalam ruangan kerjanya untuk mempelajari ulang proposal yang diberikan seorang Herman Abimanyu, untuk melakukan kerja sama.
"Roi, apa jadwal setelah ini" Tanya Reihan, dengan masih sibuk membaca beberapa dokumen dimeja kerjanya.
"Siang ini ada jadwal keluar negeri tuan" Balas Roi
"Apa?"
"Apa tidak bisa ditunda, kenapa mendadak sekali kamu memberitahunya" Tanya Reihan kembali, sedikit melirik kearah Roi dengan kesal.
"Tidak tuan, ini merupakan pertemuan penting dengan seorang pengusaha Jerman, dan kerja sama yang dia tawarkan juga sangat menguntungkan untuk perusahaan kita. Dan pihak mereka baru memberitahukan nya tadi pagi" Jelas Roi dengan wajah seriusnya.
Reihan nampak diam, sedikit berpikir.
"Siang ini Aliya juga ada jadwal USG kerumah sakit" Batin Reihan.
Reihan mengambil handphone miliknya yang terletak diatas meja kerjanya, nampak dia menggeser-geser layar handphone nya. Setelah iya menemukan apa yang iya cari, segera iya menekan tombol hijau pada nomor itu dengan nama Mami dilayar handphone miliknya.
Tuutttt
Tuutttt
"Halo mi"
"Iya, kenapa Rei"
"Mi,.mami ada dimana"
__ADS_1
"Di rumah"
"Mi, Aliya hari ini ada jadwal USG. Apa mami bisa mengantarnya"
"Mengantar Aliya?"
"Iya, bisakan mi. Reihan hari ini pergi keluar negeri, mungkin besok pagi baru bisa pulang" Jelas Reihan
"Kenapa Risa gak disuruh kesini saja"
"Reihan udah menelpon Risa, dia bilang hari ini masih ada jadwal operasi. Mami bisakan antar Aliya sebentar, nanti Reihan akan siapkan semuanya" Ucap Reihan
"Jika aku menolak, Reihan pasti akan marah padaku. Semenjak kejadian sewaktu ada Sarah, aku selalu menjadi bahan kemarahan Reihan jika itu menyangkut Aliya" Batin mami, sambil berpikir keras dalam mengambil keputusan dirinya.
"Baiklah" Balas Mami pasrah.
"Baik" Jawab Mami
Reihan mematikan teleponnya, setelah berbicara dengan mami. Setelah itu Reihan mengirim sebuah pesan singkat kepada Aliya.
"Sayang, maaf ya aku gak bisa ngantarin kamu hari ini, aku akan pergi keluar negeri, mungkin besok pagi baru pulang. Kamu pergi sama mami ya, aku udah siapin semua nya untuk kamu dan mami, nanti akan ada bodyguard yang akan menemani kalian. Hati-hati ya" Isi Pesan Reihan.
Sementara ditempat lain, Aliya mendapatkan notifikasi handphone miliknya berdering.
Aliya membuka sebuah pesan, yang tidak lain adalah dari suaminya sendiri. Dia membaca pesan itu, sedikit kekecewaan Aliya rasakan.
"Padahal aku berharap kamu yang mengantarku, apa kamu tidak ingin melihat anak kita" Ucap Aliya lirih, sedikit dengan wajah cemberutnya memandang dan mengelus perutnya lembut.
"Sabar ya nak, papamu lagi kerja. Hari ini sama mama aja kita kerumah sakitnya" Sambung Aliya lagi, berbicara dengan masih mengelus lembut perutnya.
__ADS_1
Aliya kembali mengambil handphone nya, dan mengetik sebuah pesan disana.
"Gak apa-apa, kamu juga hati-hati ya. Cepat pulang, aku merindukan kamu" Balasan Pesan Aliya.
Setelah menerima pesan dari Reihan, Aliya akhirnya siap-siap untuk pergi kerumah sakit bersama mami, karena sebentar lagi sudah mau jam 1 siang.
Sementara Reihan, juga bersiap-siap untuk pergi keluar negeri bersama sekertaris nya Roi.
Setelah selesai bersiap-siap, Reihan dan juga Roi langsung pergi dengan menggunakan pesawat pribadi milik keluarga Anggara.
Di rumah, tepatnya di ruang tamu.
"Mi" Seru Aliya yang baru sampai
"Lama sekali sih kamu" Jawab mami ketus.
"Maaf mi" Balas Aliya sedikit dengan rasa bersalah. Karena Aliya sedikit lama dikarenakan dia sedikit merasa sakit perut.
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.
Terimakasih ❤️
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
- Reinkarnasi putry Lili
- Jodoh Tak Terduga
__ADS_1