Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Kepulangan Alira


__ADS_3

🌹Kepulangan Alira


Reihan memeluk tubuh Aliya dengan erat, "Terimakasih Aliya, kamu selalu memaafkan semua kesalahan ku. Aku berjanji akan membahagiakan kamu" Ucap Reihan dengan sedikit meneteskan air mata bahagianya, karena telah memiliki seorang istri sebaik dan memiliki hati yang ikhlas seperti Aliya.


"Oh ya, ngomong-ngomong dimana keponakan ku, apa dia juga ikut kesini" Tanya Alira yang membuyarkan Reihan dan Aliya.


"Dia dirumah kak, ohh ya apa kata Dokter tentang kesehatan kakak" Tanya Aliya balik, karena sejak dia datang tadi Dokter tidak muncul-muncul, Aliya pikir mungkin Dokter sudah selesai memeriksa kakaknya itu.


"Kata Dokter kakak 98% sudah jauh lebih baik, mungkin seminggu kedepan akan pulang" Jawab Alira


"Benarkah,.aku senang jika kakak sekarang sudah baik-baik saja" Balas Aliya tersenyum bahagia.


"Kak, apa kakak mau tinggal dirumah bersama kami" Tanya Aliya kembali.


Alira nampak tersenyum manis, "Tidak perlu Aliya, kakak tinggal dirumah kakak saja" Balas Alira.


"Rumah kakak? Kakak punya rumah sendiri sekarang?" Tanya Aliya bingung.


"Iya Aliya, sebenarnya masih ada hal yang belum kamu ketahui tentang kakak" Jawab Alira, Aliya nampak menyernyitkan sebelah alisnya mendengar perkataan Alira.


"Apa itu kak" Tanya Aliya lagi, dengan hati penuh Tanya.

__ADS_1


"Sebenarnya,,,,,,,,,,,,,," Alira mulai menceritakan semua kejadian sebelum iya bertemu dengan Aliya. Mulai dari kebenaran bahwa dia bukanlah kakak seayah Aliya, melainkan bahwa dia merupakan anak seorang pengusaha yang pernah ibunya tinggalkan sewaktu dia masih didalam kandungan. Hingga iya mendapatkan sebuah warisan dari Alm, ayahnya Jorhan Pratama.


"Begitulah ceritanya" Ucap Alira diakhir ceritanya.


"Apa? Jadi kakak anak dari laki-laki lain" Tanya Aliya, dengan wajah terkejutnya.


"Iya Aliya, tapi kakak tetap menyayangi kamu seperti biasanya" Jawab Alira.


Setelah selesai didalam percakapan, Aliya dan Reihan berpamitan untuk kembali pulang kerumah. Sementara Alira dijaga oleh Bik Ina dirumah sakit.


Satu Minggu kemudian,


Pagi harinya, Alira dijemput oleh Kairo dan juga Roi, Sementara Aliya menunggu dirumah seraya menyiapkan penyambutan kedatangan Alira kerumahnya.


Karena Alira baru saja keluar dari rumah sakit, jadi Aliya menyuruh Alira untuk menginap terlebih dahulu dirumahnya hingga Alira benar-benar merasa sudah sehat.


Disebuah rumah, tepatnya di halaman depan rumah mewah Reihan.


Alira turun dari mobil dan dibantu oleh Bik Ina yang selalu mendampingi dirinya.


Aliya tersenyum senang melihat kedatangan Alira, sementara Alira juga tersenyum manis melihat Aliya yang menunggunya didepan pintu dengan sudah masing-masing menggendong seorang bayi antara Aliya dan juga Reihan.

__ADS_1


"Apa ini keponakan ku, wajahnya begitu lucu dan tampan" Ucap Alira, yang sudah berada didekat Aliya, tidak lupa juga iya memberikan ciuman paginya kepada kedua keponakannya itu.


"Iya kak, ayo kita masuk" Balas Aliya dan membawa Alira untuk masuk kedalam rumah.


Mereka semua duduk di kursi tamu, dengan canda tawa serta rasa bahagia dan kehangatan akan hadirnya dua bayi yang selalu membuat keramaian dirumah itu menjadi hal utama yang membuat keakraban mereka terjalin mulus.


Setelah dua jam lamanya mereka mengobrol diruang tamu, dengan banyak cerita yang mereka bicarakan, Alira mulai merasa lelah.


Aliya yang menyadari itu, segera iya memerintahkan para pelayannya untuk mengantar Alira kekamar yang sudah iya siapkan tadi.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.


Terimakasih ❤️


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Cinta Segi Tiga

__ADS_1


__ADS_2