Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Mendekati Aliya


__ADS_3

🌹Mendekati Aliya


"Sepertinya aku harus membantu Aliya. Aku benar-benar tidak menyangka, bahwa Sarah dan juga Reihan memiliki hubungan lain. Lagian kenapa sih, Reihan harus menikahi lagi? Bukankah Aliya itu sudah cukup cantik untuknya. Waktu tadi pagi dimeja makan saja, Reihan juga terlihat sangat cemburu ketika aku mendekati Aliya. Jika dia mencintai Aliya, kenapa dia menjalin hubungan bersama Sarah? Benar-benar gak bisa dibiarin ini, aku harus meluruskan pikiran si Reihan itu" Gerutu Kairo kesal, yang sudah duduk di kasur empuk miliknya di kamar.


"Mumpung akunya juga masih libur kuliahnya, ya setidaknya aku mencari kegiatan dengan melatih kemampuanku untuk menjadi detektif handal, dan mencari tau kebenaran tentang Aliya dan Reihan. Itung-itung membuat kebaikan juga, PEMBASMI KEJAHATAN. hahahha" Ucap Kairo, tertawa geli mendengar ucapannya sendiri.


Ya, begitulah Kairo. Anak yang supel dan menggemaskan. Pembawaannya yang selalu cerita, membuat orang-orang disekitarnya juga merasakan keceriaan yang dibawa oleh Kairo. Itu sebabnya mami juga sangat menyayangi Kairo seperti anaknya sendiri, karena mami selalu merasa bahagia berada disamping Kairo.


Tok


Tok


Tok


Suara pintu diketuk, "Kairo" Panggil seseorang.


"Itu bukan suara mami, siapa ya" Tanya Kairo pada dirinya sendiri.


Kairo membuka pintu, "Ehhh, ternyata kamu. Ada apa" Tanya Kairo ramah


"Ini aku bawain kue, aku bikin banyak tadi jadi aku bagi-bagi deh" Ucap Aliya


"Kamu pinter masak ya, aku cobain dulu ya" Ucap Kairo dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


"Hmmmm" Aliya menyodorkan piring yang berisikan kue kering.


"Wahhh, kuenya enak. Aku suka banget, ajarin aku bikinnya mau gak" Pinta Kairo


Aliya nampak tersenyum tipis, namun terlihat sangat ragu.


"Kenapa? Gak mau ya, gak apa-apa jika kamu gak mau ajarin aku. Sebentar lagi ibuku ulang tahun, setelah aku merasakan kue buatan kamu, aku jadi ingin memberikan hadiah untuknya dengan memberikan kue buatan ku sendiri, ibuku sangat menyukai kue ini" Ucap Kairo dengan wajah memelas.


"Baiklah kalau begitu aku mau ajarin kamu, kapan ibumu ulang tahun" Tanya Aliya, terlihat Aliya merasa tidak enakan.


"Bulan depan"


"Kamu mau belajarnya kapan" Tanya Aliya lagi.


"Hmmmm, iya. Sekarang aku pergi dulu ya" Ucap Aliya


"Terimakasih ya" Kairo tersenyum manis


"Hmmm" Aliya terlihat menganggukkan kepalanya, sambil tersenyum manis.


"Ahhh, senyumnya manis sekali. Ini kesempatan aku untuk mendekati Aliya, dan memecahkan masalahnya bersama Reihan. Walaupun aku sedikit menyukai wajah manis Aliya, ya tapi dia tetap saja kakak iparku. Sayang sekali" Batin Kairo, yang masih memandang pucuk belakang Aliya yang mulai menjauh.


Sementara ditempat lain, ada seseorang memandang geram ke layar handphone miliknya.

__ADS_1


Walaupun tidak bisa mendengar percakapan mereka, setidaknya rekaman itu cukup untuk mengartikan ekpresi wajah mereka yang terlihat sangat akrab.


"Berani sekali Aliya memberikan kue nya untuk Kairo, bukankah aku sudah mengingatkannya untuk tidak mendekati Kairo" Ucapnya dengan suara getirnya.


Ya, dia adalah Reihan Anggara. Karena merasa sangat hawatir, dia juga penasaran dengan kegiatan Aliya dirumah. Dengan adanya Kairo dirumah membuat Reihan merasa tidak tenang, apa lagi disaat iya melihat tatapan Kairo kepada Aliya tadi pagi, sungguh membuatnya sangat marah. Reihan memutuskan untuk melihat rekaman cctv yang bisa iya lihat dari handphone nya sendiri.


"Sepertinya aku harus memperingatkan Kairo kali ini" Ucapnya lirih, Reihan terlihat memainkan jarinya di handphone miliknya, telihat mengirimkan sebuah pesan kepada seseorang.


Tok


Tok


Tok


Roi membuka pintu "Tuan memanggil saya" Ucapnya dengan sedikit menunduk memberi hormat.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2