Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Mengidam


__ADS_3

🌹Mengidam


Reihan berjalan menuju keluar rumah, sambil memegang Handphone miliknya dan menelpon seseorang.


"Roi, carikan makanan yang namanya itu gado-gado. Cari sampai dapat" Ucap Reihan dengan penuh penekanan kepada Roi melalui handphone miliknya.


Setelah menyampaikan keinginannya, Reihan mematikan teleponnya dan tetap melangkah keluar menuju mobil mewah miliknya.


Reihan melajukan mobilnya menuju kantor, karena masih ada yang harus iya selesaikan mengenai masalah kantornya.


Dikantor,,,,,,,,,Tepatnya di dalam ruangan kerja Reihan.


"Tuan" Seru Roi


"Hmmm" Jawab Reihan dan masih fokus membaca dokumen.


"Ini gado-gadonya" Ucap Roi memberikan sebungkus plastik hitam yang isinya adalah gado-gado.


Reihan menoleh kearah Roi, dia menyernyitkan sebelah alisnya.


"Kamu beli di restoran mana? Kok pake kresek gitu" Ucap Reihan


"Beli di pinggiran jalan tuan" Jawab Roi


"Apa?, Kamu ingin membuat istriku sakit makan makanan pinggir jalan seperti itu?" Ucap Reihan sedikit meninggikan suaranya.


"Tapi tuan, gado-gado hanya dijual dipinggir jalan. Restoran mewah tidak menjual makanan seperti ini" Jelas Roi


"Sudah, buang saja" Ucap Reihan menjentikkan jarinya.


"Tuan" Ucap Roi dengan ragu.


"Apa lagi"


"Bukankah nona Aliya sedang hamil? Makanan ini adalah keinginan si calon bayi, apa tuan tega tidak memberikan makanan ini" Ucap Roi


Reihan sedikit membisu, dengan pikiran yang saling beradu.


"Baiklah, sini makanannya. Kamu selesaikan semua ini dulu, aku mau kembali kerumah" Ucap Reihan

__ADS_1


Roi mengangguk mengerti, sementara Reihan kembali pergi dari sana.


Dirumah,,,,,,,,,,,


Reihan berjalan memasuki rumah dengan menjinjing sebuah kresek hitam, dan itu sungguh membuat orang-orang yang ada dirumahnya melongo, menatap heran kepada Reihan.


"Bik, letakan makanan ini kedalam piring dan bawa keatas" Perintah Reihan, didekat meja makan.


Reihan berlalu pergi begitu saja, setelah selesai menyajikan makanan itu Bik Ina pergi keatas dengan membawa sebuah nampan dan tidak lupa segelas air.


Tok


Tok


Tok


Reihan membuka pintu kamarnya, Bik Ina langsung memberikan makanan itu kepada Reihan.


"Sayang, ini makanan yang kamu minta" Ucap Reihan dengan membawa gado-gado yang Roi beli tadi.


Aliya tersenyum bahagia, tanpa menunggu lama Aliya langsung melahap makanan itu sampai habis tanpa ada yang tersisa sedikitpun.


"Sayang secepat itu kamu memakannya, apa rasanya enak " Tanya Reihan heran.


"Hmm, ini enak. Aku sangat suka" Ucap Aliya


"Sekarang kamu istirahat ya, biar aku pijitin" Ucap Reihan lembut


"Gak mau, aku mau nonton aja" Ucap Aliya manja


"Nonton? Nonton apa?" Tanya Reihan


"Nonton film fantasi Korea"


Reihan hanya menuruti saja, setelah menghidupkan film yang Aliya inginkan.


Reihan kembali duduk disamping Aliya, ya walaupun bagi Reihan ini sangat membosankan tapi demi memenuhi keinginan sang istri dia rela menunggu dan menonton disamping Aliya.


Sudah hampir 1 jam lamanya Aliya menonton, Ternyata Reihan malah tertidur disamping Aliya.

__ADS_1


"Sayang, sayang" Panggil Aliya sedikit menggoyangkan tubuh Reihan


Reihan menggeliat, dan menatap Aliya penuh tanya.


"Kenapa" Tanya Reihan


"Aku mau makan" Ucap Aliya manja.


"Makan? Bukankah sudah makan tadi" Ucap Reihan


"Sekarang mau makan lagi, tapi,,,,,,,," Aliya menggantung kata-katanya.


"Tapi apa?"


"Aku maunya makan masakan kamu" Ucap Aliya spontan.


"Apa?"


"Kenapa?" Tanya Aliya


"Tidak, tidak istriku. Kamu tunggu disini ya, biar aku kedapur dulu" Ucap Reihan sedikit tersenyum kecut.


"Astaga, aku bahkan tidak bisa masak. Tapi aku akan mencobanya" Batin Reihan


Reihan berjalan menuju kedapur, dengan melihat-lihat disekeliling ruangan dapur.


Ya walaupun itu rumahnya sendiri, namun menuju kedapur ini pertama kalinya bagi Reihan.


"Aku akan masak telur saja" Ucap Reihan sambil mencari-cari keberadaan telur.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Jodoh Tak Terduga

__ADS_1


__ADS_2