Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Kelahiran Bayi Kembar


__ADS_3

🌹Kelahiran Bayi Kembar


Reihan memandang istrinya hawatir, dengan masih memegang erat tangan Aliya.


Aliya terus meringis kesakitan, hingga mengeluarkan suara. Hal itu tentu membuat Reihan semakin tegang bercampur hawatir.


5 jam sudah berlalu, Aliya terus saja meringis kesakitan. Wajahnya semakin pucat kebiruan, serta tenaganya yang juga hampir habis.


"Dokter" Teriak Reihan menggema disana, dia benar-benar tidak sanggup jika harus melihat Aliya kesakitan seperti ini.


"Lakukan sesuatu agar istri saya tidak kesakitan" Sambungnya kembali. Setelah Dokter datang menghampiri dirinya.


Dokter itu kelabakan, menerima perintah dari Reihan. Pasalnya, hanya operasi saja jalan alternatif yang paling cepat dalam proses melahirkan, sementara Aliya sudah berpesan bahwa dirinya hanya ingin melahirkan normal saja.


"Saya periksa dulu keadaan nona Aliya tuan" Ucap Dokter itu.


Dokter itu memeriksa dengan teliti, serta juga memeriksa detak jantung si kembar yang masih didalam perut Aliya.


"Nona Aliya, sepertinya nona saat ini harus dioperasi. Karena salah satu detak jantung bayi didalam perut nona menurun/Lemah, hal ini tentu akan membahayakan nona dan juga calon bayi yang ada didalam kandungan nona" Jelas Dokter itu, memberikan pengertian kepada Aliya.


"Baik Dokter, lakukan yang terbaik" Jawab Aliya lirih, masih menahan sakit yang Amat menyakitkan.

__ADS_1


"Kami akan menyiapkan segala keperluan operasi, nona bersiap-siaplah karena perawat akan kesini menjemput nona untuk pergi keruangan operasi" Ucap Dokter itu lagi. Aliya hanya mengangguk, sementara Dokter itu berlalu pergi setelah mendapatkan persetujuan Aliya untuk melakukan operasi.


"Sayang, kamu harus kuat ya" Ucap Reihan, disela-sela kehawatiran nya.


"Hmmm" Aliya mengangguk mengiyakan.


Reihan masih tetap berada disamping Aliya, hingga salah satu perawat datang menghampiri dengan membawa baju ganti khusus operasi.


Setelah semua siap, serta Aliya yang juga sudah siap berada diruang operasi dengan ditemani oleh Reihan suaminya.


Empat orang Dokter sudah siap dengan baju jubah bewarna hijau tua khusus operasi, serta dua orang lainnya yang khusus menyiapkan peralatan serta keperluan ibu dan bayi.


Suasana semakin mencekam, rasa takut bercampur hawatir semakin menjadi. Hingga detak jantung ini seakan terdengar detaknya. Pasalnya Reihan tidak diijinkan masuk kedalam ruangan operasi, dia hanya disuruh menunggu didepan pintu ruangan operasi.


Tidak berapa lama, Kairo dan juga Roi datang menghampiri Reihan dan juga menunggu operasi berlangsung.


Didalam ruangan operasi,


"Jangan tegang ya, saya akan menyuntikan obat biusnya" Ucap salah satu Dokter itu. Dan Aliya hanya mengangguk.


Setelah obat bius itu masuk kedalam tubuh Aliya, sakit yang iya rasa tadi berangsur-angsur menghilang.

__ADS_1


Karena sekarang fisik Aliya sedang lemah, Dokter sengaja memberikan obat biusnya dengan dosis sedikit banyak, agar Aliya tertidur disaat operasi berlangsung hingga operasi selesai.


20 menit sudah berlalu, suara tangisan bayi satu persatu terdengar ditelinga Aliya, Aliya yang awalnya sudah tertidur kini perlahan menyerjapkan matanya.


Dia melihat haru dengan sedikit meneteskan air mata, dua bayi yang begitu lucu dengan sudah dibendung dengan kain lahir dengan selamat.


Ketika mereka sudah menyadari bahwa Aliya sudah bangun, dua orang perawat perempuan membawa dua bayi kembar itu tepat didekat pipi kanan dan kiri Aliya.


"Nona, ini bayi kembarnya" Ucap salah satu perawat disana, Aliya hanya mengangguk dengan tangisan haru serta bahagia menyelimuti pipinya.


Setelah merasa cukup, dua bayi kembar itu dibawa kedalam ruangan khusus bayi. Serta Aliya juga dibawa keruangan rawat VIP khusus Keluarga Anggara.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.


Terimakasih ❤️


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Cinta Segi Tiga


__ADS_2