Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Flashback 1


__ADS_3

🌹Flashback 1


Setelah membuka pintu itu, Reihan menangkap sosok Aliya dan juga mami yang terduduk disebuah bangku tepat didepan matanya dengan tangan dan kaki sudah terikat dengan tali, serta mulutnya yang juga ditutup dengan lakban hitam.


Nampak Aliya meronta-ronta setelah melihat Reihan yang berada di ambang pintu. Aliya menggelengkan kepalanya dengan mata yang masih sembab dan sedikit menunjuk sesuatu dengan matanya seperti memberikan sebuah isyarat.


Reihan nampak menyunggingkan senyuman devilsnya, seperti mengerti dengan apa yang Aliya katakan.


Reihan berjalan perlahan mendekati Aliya, seketika sebuah pukulan mendarat dengan sempurna dari balik pintu.


Bruaaakkkk....


Reihan menangkis serangan pria dibalik pintu itu dengan sempurna. Dengan kecepatan dan ketangkasan Reihan, pria itu sudah Reihan lumpuhkan dengan menyerang balik pria itu hingga dia pingsan.


Ketika Reihan masih bergelut dalam perkelahiannya, seseorang datang dari sebuah ruangan yang lain dengan suara tepukan tangan dan tawanya yang menggema disana serta 10 orang pengawal yang mengikuti pria itu dari belakangnya.


Reihan menoleh kearah suara, dengan tatapan tajamnya. "Boleh juga nyalimu" Ucap pria itu dengan menyunggingkan senyuman liciknya.


Reihan berdiri dengan sedikit merapikan kerah jasnya. Nampak pria itu masih tersenyum licik memandang Reihan.


"Lepaskan istriku" Ucap Reihan dingin dengan menatap tajam pria itu.

__ADS_1


"Hahahha boleh saja, tapi aku punya syarat untuk mu" Balas pria itu dengan senyuman liciknya.


"Aku tidak menerima syarat apapun dari seseorang" Ucap Reihan masih dengan mata elangnya menatap pria itu.


"Dan aku adalah orang yang akan memaksamu untuk menerima syarat dariku" Ucap pria itu, dengan berjalan mendekati Aliya dan mami.


Nampak pria itu mengeluarkan sebuah pistol dari dalam saku belakang celananya dengan sedikit menatap tajam kepada Reihan dan memain-mainkan pistolnya tepat dikepala Aliya.


"Apa yang kau inginkan" Teriak Reihan menggema disana. Dengan menatap hawatir kepada Aliya yang sudah meneteskan air matanya.


Pria itu tersenyum licik, "Sudah aku katakan, kamu pasti menerima syarat dariku" Ucap pria itu dengan nada sombongnya.


"Siapa kamu sebenarnya" Tanya Reihan


"Baiklah, sebelum aku memberikan sebuah syarat padamu, aku akan memperkenalkan diriku terlebih dahulu padamu" Sambung pria itu lagi.


"Aku adalah Jorhan Pratama, nama lainnya adalah Heru" Ucap pria itu dengan senyuman liciknya.


Reihan nampak terkejut, dengan mata membulat sempurna dan mulut menganga.


"Bukankah Heru sudah meninggal akibat Kecelakaan waktu itu" Batin Reihan tidak menyangka.

__ADS_1


Flashback 🌹


Sesudah kematian Pak Hendra, Anton datang melayat kerumah Alira.


Anton nampak begitu kasihan kepada nasip Alira saat ini, jadi dengan keberanian dirinya, Anton mendekati Alira.


Karena Reihan juga tidak mengenali Anton sebagai sepupu Heru, jadi Anton tidak begitu dicurigai oleh pihak Reihan yang selalu mengawasi Alira setiap harinya.


Selama ini Anton mengetahui permasalahan Alira serta mata-mata yang selalu mengawasi Alira.Suatu hari Anton membawa Alira pergi diam-diam dari kediaman Alira, hingga mata-mata yang mengawasi Alira kehilangan jejak mereka.


Anton membawa Alira kesuatu tempat, Alira awalnya begitu bingung dan karena Anton melarangnya untuk bertanya saat dijalan jadi Alira hanya diam dan mengikuti kemana Anton membawanya.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.


Terimakasih ❤️


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2