
🌹Pengumuman
Maaf ya para reader, Author sering terlambat Update nya. Karena keadaan Author kali ini sedang tidak sehat/Sakit.
Sekali lagi maaf yang sebesar-besarnya, jika beberapa hari kedepan Author tidak update. Tapi jangan hawatir, insyaallah Author akan usahakan untuk update jika kesehatan Author sudah membaik.
Terimakasih 🙏🙏🙏 Salam sayang dari Author ya🌺🌺🌺❤️❤️❤️
🌹Membuat Drama
Reihan mendekatkan wajahnya kepada Aliya, sementara Aliya tertegun ketika Reihan sudah mencium bibir Aliya dengan lembut. Aliya merasakan getaran hebat dihatinya, dan mulai terhanyut didalam ciuman itu.
Kini Reihan sudah membawa Aliya masuk kedalam bath air. Dan benar saja? Reihan melakukannya lagi bersama Aliya. Kali ini mereka melakukannya secara sadar, tanpa paksaan sedikitpun.
Reihan dan Aliya saling menyalurkan hasratnya disana, hingga 2 jam lamanya.
Jam makan malam sudah tiba, setelah kejadian didalam kamar mandi Reihan dan Aliya tidak saling bicara.
Sarah dan Maminya Reihan merasa hawatir dengan Reihan, karena sejak tadi mereka menunggu dimeja makan, tapi Reihan dan Aliya tidak juga keluar.
"Bik" Panggil Mami
"Iya nyonya" Sahut Bik Ina
"Coba kamu panggil Reihan dan Aliya, jam makan malam sudah lewat. Kenapa tidak juga keluar. Bilang sama Reihan, Sarah dan saya sejak tadi menunggu disini" Ucap Mami kepada Bik Ina
"Baik nyonya" Jawab Bik Ina, Lalu berlari kecil menaiki tangga menuju kamar Reihan dan Aliya.
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
Aliya membuka pintu, "Ada apa bik" Tanya Aliya
"Nyonya sama nona Sarah sudah menunggu dimeja makan, makan malamnya sudah siap" Ucap Bik Ina,
"Ohh iya, sebentar lagi kami kebawah ya" Ucap Aliya, dan Bik Ina memberi hormat kepada Aliya dan berlalu pergi.
"Sayang, mami sama Sarah sudah menunggu kita dibawah. Ayo kita makan malam dulu" Ajak Aliya, Tanpa menjawab Reihan langsung turun dari tempat tidurnya menuju keluar.
Aliya tertegun, ketika tangan nya tiba-tiba digandeng oleh Reihan menuju keluar.
Reihan dan Aliya menuruni tangga, dari atas tangga Aliya sudah melihat sosok mami dan Sarah sedang duduk dimeja makan.pergi
"Sayang" Panggil Aliya dengan nada semanja mungkin, Aliya mulai menggelayut mesra merangkul lembut lengan Reihan.
Reihan menyernyitkan sebelah alisnya, ketika melihat Aliya tiba-tiba saja bersikap manja kepada nya. Baru kali ini Aliya seperti ini, tentu saja membuat Reihan curiga.
"Apa dia sedang membuat drama, baiklah aku akan mengikuti permainannya" Batin Reihan
Kini Reihan merangkul bahu Aliya, sementara Aliya melingkarkan tangannya memeluk tubuh Reihan.
Sarah yang melihat kemesraan mereka, merasakan hatinya bergemuruh karena marah. Namun masih bersikap santai didepan Aliya, iya tidak ingin terlihat cemburu didepan Aliya.
"Sayang, duduklah disini" Ucap Aliya
Aliya duduk disamping Reihan dan berhadapan dengan Sarah.
__ADS_1
"Sayang biar aku ambilkan, kamu duduk saja" Ucap Aliya lagi dan Reihan hanya tersenyum manis.
Aliya mengambil beberapa makanan kesukaan Reihan, sementara Sarah dan mami memandang dengan sorot mata tajam melihat kemesraan mereka berdua, terlihat jelas ketidaksukaan terhadap tingkah Aliya.
Aliya menyadari tatapan tajam dari mata ibu mertuanya dan Sarah.
"Sayang aku suapin ya" Ucap Aliya manja sambil tersenyum licik kepada Sarah.
"Iya sayang" Jawab Reihan
"Aaaaakkk" Ucap Aliya
Sarah membanting sendoknya kasar kedalam piring miliknya, Sarah benar-benar sudah tidak tahan lagi menahan amarahnya.
"Aku sudah kenyang" Ucap Sarah, dan tanpa permisi, Sarah berlalu pergi begitu saja.
Sementara Aliya menyunggingkan senyuman liciknya, kemenangan berpihak kepada ku. Begitulah isi hatinya.
"Semoga kamu sadar, dan mundur dari pernikahan mu bersama Reihan" Batin Aliya
Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺
Baca juga novel aku yang lainnya berjudul
- Kuntilanak Berwujud Manusia
- Reinkarnasi putry Lili
- Jodoh Tak Terduga
__ADS_1