Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Kedatangan Kairo


__ADS_3

🌹Kedatangan Kairo


Malam harinya, "Kalian dari mana" Tanya Sarah


"Hmmm,.kita habis jalan-jalan. Iya kan sayang" Ucap Aliya dengan senyuman manisnya.


"Reihan aku kayaknya pusing nih, anterin yuk" Sarah mulai berekting.


"Maaf Sarah, Suamiku hanya bisa menemani istrinya saja. Dan itu aku, ayo sayang" Aliya menarik tangan Reihan


"Tapi, Reihan tunggu"


"Maaf Sarah, kamu bisa pergi sendiri. Jika kamu merasa pusing dan sakit, kenapa kamu repot-repot untuk pergi kebawah dan tidak menetap di kamarmu saja" Ucap Reihan dengan datar.


Sarah terdiam seribu bahasa, "Bye" Aliya melambaikan tangannya, sesekali tersenyum licik.


"Liat aja Aliya, apa kamu akan terus tertawa seperti itu setelah kamu mengetahui hubungan ku bersama Reihan" Batin Sarah menatap tajam kepada Aliya.


Pagi harinya, Aliya menyiapkan segala keperluan Reihan lebih awal dari biasanya.


Dimeja makan, Aliya masih sibuk menyiapkan sarapan.


Aliya menghentikan kegiatannya, setelah mendengar suara langkah kaki dari arah pintu depan.


"Siapa ya" Batin Aliya, Aliya berbalik badan melihat arah suara.


Terlihat seorang laki-laki tampan sedang berjalan masuk dengan membawa koper besarnya.


Aliya menatap heran kepada laki-laki itu, sementara pria itu juga menatap heran kepada Aliya.


"Siapa dia, tidak seperti biasanya ada tamu datang kesini" Batin Aliya


"Wahh, pembantunya cantik juga" Batin pria itu.

__ADS_1


"Maaf cari siapa ya" Tanya Aliya dengan sopan.


"Aku tidak mencari siapa-siapa, Aku kesini mencari kamu" Balasnya sambil tersenyum tipis.


"Aku? Kita pernah bertemu?" Tanya Aliya bingung.


"Ehhh, den Kairo. Silahkan masuk den" Ucap Bik Ina. Ya, nama pria itu adalah King Kairo. Biasa dipanggil Kairo.


"Kairo? Siapa dia?" Batin Aliya, masih termenung menatap Kairo yang sudah menaiki tangga.


Tidak berapa lama, Reihan beserta mami dan juga Sarah sudah datang dan duduk dimeja makan untuk sarapan.


"Hei semuanya" Seru Kairo, Tersenyum sumringah.


"Kairo?" Ucap mami lirih


"Kairo sayang, kapan kamu datang? Kok Tante gak tau" Sambung mami


"Baru pagi ini Tante, Tante apa kabar" Tanya Kairo balik


Kairo menatap Aliya dengan dalam, "Kenapa dia juga ikut makan bersama, ehh tapi dia cantik dan manis" Batin Kairo, tersenyum ramah kepada Aliya.


Sementara Aliya merasa sangat malu ditatap seperti itu oleh Kairo.


"Ehem ehem" Reihan pura-pura berdeham. Ketika melihat Kairo menatap Aliya tanpa berkedip.


Kairo terperanjat, ketika mami menyenggol bahunya. "Kenapa mi"


"Lihat itu" Mami menunjuk dengan matanya kearah Reihan yang menatap tajam Kairo.


"Kairo, kenalkan ini Aliya istriku" Ucap Reihan dengan dingin.


"Ohh, jadi dia istrinya Reihan. Sayang sekali, padahal aku sudah menyukainya sejak pertama aku melihatnya tadi" Batin Kairo

__ADS_1


"Apa? Istrimu? Kapan kamu menikah?" Tanya Kairo beruntun. Sedikit dengan nada terkejut yang dibuat-buat.


"Itu tidak penting untukmu" Balas Reihan dingin.


"Hmmm" Kairo berdiri dan mengulurkan tangannya.


"Kenalkan aku Kairo, sepupunya Reihan"


Aliya berdiri dan membalas jabatan tangan Aliya, nampak Kairo sangat menikmati senyuman manis dari Aliya.


"Aliya" Ucap Aliya pelan, namun masih bisa didengar.


"Apa kamu akan terus memegang tangan istriku, cepat lepas" Ucap Reihan dengan sorot mata tajam.


"Hah iya" Kairo melepaskan pegangannya, Kairo berpindah alih duduk disamping Aliya, itu membuat Reihan sangat marah.


"Hei, Hei kenapa kamu duduk disitu" Tanya Reihan


"Aku ingin duduk disamping kakak iparku" Jawab Kairo


"Tidak boleh, cepat pergi"


"Aku tidak perduli, ayo kita makan" Ajak Kairo masih dengan senyuman nakalnya.


Kairo merupakan anak yang sangat jaim. Dari dulu, Kairo dan Reihan selalu saja tidak pernah akur. Namun Kairo adalah pembela kebenaran, itu sebabnya iya sekolah diluar negeri dan menjadi detektif.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2