Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Sholat berjamaah


__ADS_3

🌹Sholat berjamaah


Dua minggu kemudian.


Selama beberapa minggu ini, Reihan selalu berada disamping Aliya. Setiap hari Reihan selalu menceritakan sebuah kisah lucu yang pernah dia lalui bersama Aliya.


Disela-sela kisah yang iya ceritakan, Reihan selalu meneteskan air matanya. Dan selalu menangis dengan memeluk tubuh Aliya yang terbujuk lemah dikasur rumah sakit itu. Dan mami selalu bolak balik kerumah sakit untuk menjenguk Aliya serta membawakan makanan untuk Reihan.


"Rei, sudah waktunya sholat. Yuk" Ajak mami kepada Reihan yang sedang duduk disebuah bangku samping kasur Aliya.


"Iya mi" Jawab Reihan, dan Reihan bangun dari duduknya dan pergi mengambil wudhu kekamar mandi.


Setelah mengambil wudhu, mereka berdua mengambil tempat masing-masing untuk melaksanakan sholat berjamaah.


Reihan dan juga mami sekarang juga sering sholat berjamaah diruangan rumah sakit itu, sembari mendoakan kesembuhan Aliya.


Sangat mengejutkan bukan, semenjak Aliya terbaring lemah dirumah sakit. Mami dan juga Reihan yang bahkan lupa akan waktunya Sholat, kini mereka berdua sudah melaksanakan sholat berjamaah dan tidak pernah terlewat untuk selalu mendoakan Aliya.


Dan tidak lupa juga, mami selalu memakai mukena yang Aliya berikan padanya untuk melaksanakan sholat setiap harinya.


Setelah selesai melaksanakan sholat berjamaah, mami dan juga Reihan kembali duduk ketempat masing-masing.


Tidak lama setelah itu, seseorang mengetuk pintu ruangan Aliya.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


Mami membuka pintunya, setelah membuka pintu mami sedikit terkejut dengan mata yang kembali menyala. Pasalnya seorang wanita yang sangat dia benci sedang berdiri didepan pintu itu, dan tidak lain wanita itu adalah Alira yang selalu mereka benci.


"Siapa mi" Teriak Reihan pelan, seketika mami terperanjat dan baru tersadar setelah terpaku dalam diamnya.


Mami tidak menjawab, dan Alira masuk begitu saja melewati mami yang masih terpaku dan mematung diambang pintu.


Seperti biasa, dengan gaya yang elegan serta tatapan dingin yang Alira tujuan kepada Reihan yang juga memandangnya dengan tajam. Alira berjalan dengan santainya mendekati Aliya.


"Berhenti" Bentak Reihan, seketika Alira mengentikan langkahnya dengan tatapan masih sedingin es.


"Mau apa kamu kesini" Tanya Reihan dengan tatapan tajamnya.


"Tentu saja ingin menjenguk adik tersayang ku" Balasnya dengan nada semanja mungkin, dan itu tentu membuat Reihan begitu jijik mendengarnya.


"Benarkah, lalu Aliya keluarga siapa?" Tanya Alira dengan nada mengejeknya.


"Pergi dari sini, jika tidak kamu akan menyesalinya" Ucap Reihan sedikit mengancam Alira.


"Hahahha, aku bukan lagi Alira yang lemah Reihan, yang sekali kau gertak lalu aku akan takut? begitu?" Ucap Alira meringai dengan tawanya yang menggema.


"Aliya tidak memiliki kakak sepertimu" Ucap Reihan lagi.


"Hahaha, apa kamu sedang membuat lelucon. Tentu saja aku ini adalah kakaknya" Ucap Alira sedikit tertawa geli.


"Mau apa lagi kamu kesini" Tanya mami sedikit dengan suara yang meninggi.

__ADS_1


"Tentu saja ingin menjenguk adik ku" Jawab Alira tanpa rasa bersalah.


"Dari mana kamu tau Alira Kecelakaan" Tanya mami lagi, mulai curiga.


"Aku kemarin melewati tempat ini, dan aku tidak sengaja melihat Aliya. Lalu aku menjenguknya" Balas Alira.


"Aku tidak percaya akan kata-kata busuk mu itu" Jawab mami ketus.


"Itu terserah kalian,,,,,jik,,,,,," Perkataan Alira sudah terpotong oleh Reihan.


"Pergi dari sini, pengawal" Teriak Reihan kepada pengawalnya yang sudah dia panggil sejak tadi dengan handphone nya. Menyuruh pengawalnya untuk mengusir Alira, karena dia sangat merasa jijik kepada Alira.


Alira menatap tajam kepada Reihan, sementara pengawal itu memegang kedua sisi tangan Alira.


"Lepas, aku bisa sendiri" Ucap Alira dengan menghempas kasar tangannya melepaskan pegangan pengawal itu.


Alira berlalu pergi dari sana dengan sedikit menatap tajam kepada Reihan dan juga mami.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.


Terimakasih ❤️


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili

__ADS_1


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2