Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Kesadaran Alira


__ADS_3

🌹Kesadaran Alira


"Baiklah, tapi berjanjilah jangan sampai dirimu terluka lagi" Ucap Reihan memberikan peringatan.


"Hmmm" Balas Aliya seraya mengangguk mengiyakan.


"Aku juga ikut" Ucap Kairo mengacungkan jempolnya.


Aliya dan Reihan pun serta Kairo dan beberapa pengawal pergi keru itumah sakit untuk melihat keadaan Alira.


Sesampainya dirumah sakit, tepatnya didepan pintu ruangan Alira.


"Sayang kamu yakin ingin masuk sendiri" Tanya Reihan seraya memegang bahu Aliya lembut dengan wajah penuh kehawatiran.


Aliya menurunkan tangan Reihan dari bahunya dan memegang tangan Reihan lembut.


"Aku tidak apa-apa, kak Alira tidak akan menyakiti diriku. Percayalah padaku" Ucap Aliya meyakinkan Reihan.


"Hmmmm, Baiklah kamu hati-hati ya. Jika Alira menyakitimu berteriaklah dengan kencang, aku pasti akan segera masuk kedalam" Ucap Reihan.


"Iya sayang, kamu jangan hawatir" Balas Aliya tersenyum senang.


Aliya pun membuka pintu ruangan itu dengan perlahan, Alira yang menyadari langsung menoleh kearah pintu.


Setelah Aliya masuk dengan menggunakan kursi roda yang sudah didorong oleh Bik Ina dari belakang, Alira meneteskan air mata bahagianya, melihat kehadiran Aliya.

__ADS_1


"Kamu kesini" Ucap Alira lirih ditengah tangisnya.


"Iya kak, apa kakak sudah merasa baikan" Tanya Aliya ramah.


"Hmmmm, iya. Aliya apa kamu sendiri kesini? Apa kamu tidak dimarahi Reihan jika kesini dan kenapa kamu memakai kursi roda" Tanya Alira hawatir.


"Tidak kak, Reihan tidak marah. Kak ada yang ingin aku bicarakan" Balas Aliya. Tanpa menjawab pertanyaan Alira yang lainnya.


"Apa?" Tanya Alira bingung.


"Apa kakak masih membenci Reihan?" Tanya Aliya dengan wajah seriusnya.


Alira nampak memalingkan wajahnya, "Entahlah Aliya, kakak tidak tau. Oh ya, bagaimana keadaan Heru, apa dia baik-baik saja" Tanya Alira balik.


"Apa?" Alira kembali meneteskan air matanya, suara isakkan tangisannya kian terdengar.


"Kakak sabar ya, ini sudah takdir yang kuasa" Balas Aliya seraya menenangkan Alira.


"Bagaimana kakak bisa tenang dan sabar Aliya, ibu mertuamu sudah membunuh Heru" Balas Alira disela-sela tangisnya.


"Itu hanya Kecelakaan kak, mami saat ini juga sudah meninggal karena Kecelakaan itu" Balas Aliya


"Kak, kamu jangan menjadi orang yang pendendam lagi, itu tidak baik kak. Keluarga Reihan selama ini sudah memaafkan kesalahan ayah dan kakak, mereka sudah begitu baik padaku kak. Bahkan saat kakak sakit dan koma selama beberapa bulan ini, Reihan yang selalu membantu aku merawat kakak disini. Dan disaat kakak kehabisan darah, Reihan yang sudah mendonorkan darahnya untuk menyelamatkan nyawa kakak. Dia sudah memaafkan kakak. Kakak tau, sekarang aku baru saja keluar dari rumah sakit dan melahirkan dua bayi kembar laki-laki" Sambung Aliya lagi.


"Apa Reihan sudah benar-benar mencintai mu Aliya?" Tanya Alira memastikan.

__ADS_1


"Iya kak, kami sudah saling mencintai. Dan dia sangat mencintai aku" Balas Aliya tersenyum manis.


Alira menatap wajah Aliya dengan dalam, memandang senyum kebahagiaan Aliya, nampak tidak dibuat-buat.


Alira hawatir, bahwa Aliya diancam oleh Reihan untuk mengelabui dirinya. Namun lama Alira memandang, nampak tidak ada kebohongan dimata Aliya, bahkan senyum Aliya nampak begitu tulus diwajahnya.


"Apa kamu yakin Reihan sudah mencintai mu dengan tulus" Tanya Alira. Mencoba meyakinkan dirinya kembali.


"Kak, aku sangat yakin. Reihan adalah laki-laki yang sangat baik, maafkanlah Reihan kak, dia juga sudah memaafkan kakak dan ayah. Kita sebagai manusia ciptaan Allah, harus bisa saling memaafkan. Allah saja selalu memaafkan hamba-nya yang sudah berbuat salah dan meminta maaf memohon ampunan kepada nya" Jelas Aliya.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺 jangan lupa komen dan Sarannya juga ya.


Terimakasih ❤️


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia


- Reinkarnasi putry Lili


- Cinta Segi Tiga


Untuk para Reader semuanya, jika kalian merasa cerita ini agak berbeda dari sebelumnya. Silahkan dibaca ulang dari bab 109 ya. Karena disitu ada perubahan alur cerita serta adegan yang terjadi.


Happy reading 🌺

__ADS_1


__ADS_2