Menikahi CEO Yang Kejam 1

Menikahi CEO Yang Kejam 1
Terungkap 1


__ADS_3

🌹Terungkap 1


Reihan terlihat menghela nafas panjang, "Apa benar begitu Aliya" Tanya Reihan memastikan.


"Aku memang mengatainya wanita penggoda suami orang, tapi dia duluan yang mengatai aku wanita penggoda" Jelas Aliya.


"Bohong,,,, Dia bohong Reihan. Iya kan mami" Ucap Sarah, meminta dukungan mami.


"I-iya Reihan, Aliya memang mengatai Sarah wanita penggoda. Bukan Sarah yang penggoda tetapi Aliya, mami juga melihat sendiri Aliya pergi kekamar Kairo tadi dan berdiri didepan pintu kamar Kairo" Jelas mami,.memang sengaja memojokkan Aliya.


"Semua itu tidak benar" Teriak seseorang dari balik pintu, yang sejak tadi berdiri dan menguping disana.


Mami, Sarah, Reihan dan juga Aliya menoleh kearah suara,


"Kairo" Ucap mereka lirih.


"Apa maksud kamu Kairo" Tanya mami bingung.


"Tante jangan terperdaya oleh Kebusukkan Sarah, dia itu bukan wanita baik-baik. Dia hanya mengincar harta kekayaan keluarga kita Tante" Ucap Kairo, Mami menggelengkan kepalanya, tidak percaya dengan apa yang Kairo katakan.


"Kairo, kamu jangan bicara sembarangan" Ucap mami.


"Aku bicara yang sebenarnya, iyakan Sarah" Ucap Kairo sedikit tersenyum tipis.

__ADS_1


Sarah terlihat pucat pias, "Dari mana dia tau bahwa aku mengincar harta keluarga ini" Batin Sarah, wajahnya sudah memerah, namun Sarah tetap berusaha untuk tenang agar tidak mudah dicurigai. toh Kairo juga tidak punya bukti, begitulah kira Sarah dengan percaya diri.


"Itu gak bener mam, jangan percaya sama dia. Kamu percaya sama aku kan Reihan" Ucap Sarah sedikit dengan wajah sedihnya.


Reihan bingung harus menjawab apa, "Kairo, kenapa kamu berbicara seperti itu" Tanya Reihan.


"Aku tidak akan bicara jika aku tidak mempunyai bukti, apa kamu lupa aku adalah seorang detektif" Ucap Kairo, ingin memastikan ingatan semua orang.


"Ternyata aku salah karena terlalu meremehkan Kairo selama ini" Batin Sarah menatap tajam kepada Kairo.


Reihan sedikit diam dan berpikir, "Memang benar, Kairo tidak akan bisa bicara sembarangan jika tidak ada bukti yang pasti" Batin Reihan.


"Jangan mempercayai dia Reihan" Ucap Sarah sedikit memohon.


"Sekarang kamu baru ingin memohon, bukankah yang dikatakan oleh Kairo itu benar" Ucap Aliya dengan senyuman liciknya.


"Kamu yang diam" Teriak Kairo tidak kalah nyaringnya.


Semua orang menatap Kairo penuh heran, "Baru kali ini Kairo bersikap seperti itu sama perempuan" Batin mami dan juga Reihan. Menatap tidak percaya dengan apa yang iya lihat.


"Terlalu banyak kebusukan yang kami perbuat, bahkan kamu juga ingin membawanya kerumah ini. Aku tidak akan membiarkan itu Sarah" Ucap Kairo lagi sedikit dengan wajah meringainya.


Sarah begidik ngeri melihat wajah Kairo yang menyeramkan.

__ADS_1


"A-ap bu-buktinya" Ucap Sarah terbata-bata


"Astaga apa aku menanyakan sebuah bukti kepada Kairo, jelas-jelas tadi dia bicara memiliki buktinya. Bodoh sekali aku ini" Batin Sarah menyesali perkataannya.


"Hahahah, bukti?" Tanya Kairo sambil tertawa puas disana.


"Kairo sama kejamnya dan menyeramkan seperti Reihan disaat sedang marah atau sedang tidak menyukai sesuatu" Batin Aliya, yang hanya memperhatikan saja sejak tadi.


Sementara Reihan dan mami hanya memperhatikan, dan mencerna semua perkataan Kairo.


"Semuanya ikuti aku" Ucap Kairo, dan mereka semua mengikuti Kairo yang menuju sebuah ruangan keluarga.


Dengan langkah terpaksa dan rasa takut, Sarah mengikuti saja. Membayangkan saja kekejaman Reihan yang sudah iya ketahui, nyali Sarah sudah lebih dulu menciut.


Kairo yang sudah berada diruang keluarga, mengeluarkan sebuah benda pipih dari dalam saku celananya.


Kairo langsung menyambungkan benda pipih itu kedalam colokkan TV.


Biasakan Like and vote ya sesudah membaca🙏🌺🌺🌺


Baca juga novel aku yang lainnya berjudul


- Kuntilanak Berwujud Manusia

__ADS_1


- Reinkarnasi putry Lili


- Jodoh Tak Terduga


__ADS_2