Menikahi Supir Billionaire

Menikahi Supir Billionaire
38. Pengasingan Tante Dewi


__ADS_3

Dirgo melemparkan sebuah kartu yang berupa indentitas Gavin, tetapi kedua orang yang sangat jahat itu masih saja tidak mempercayainya.


"Ingin sekali kau menyakinkan kami!" Ucap Lukas dengan sombongnya karena dia merasa dia lebih hebat, punya harta dari pada Gavin.


"Sudah pantas Mona menikahi mu, menjadikan mu supir dia, tidak akan seberuntung itu Mona menikahi seorang dari keluarga Vilar yang sangat terkenal itu" ujar Tante Dewi.


Mona hanya dapat menahan senyum jahatnya, benar berarti Mona menyerahkan sisanya terhadap Gavin untuk memberi mereka pelajaran.


"Tuan kita apakan dia?" Tanya Dirgo yang semakin geram.


"Tahan Dirgo" ucap Gavin tegas.


"Lihat kini mereka malah main atasan dan bawahan"


"Hahaha" tertawa Lukas.


"Sudah cukup kalian merendahkan Gavin selama ini, Gavin memang anggota keluarga Vilar, bahkan dialah tuan besarnya" ucap Mona yan sudah lelah karena masalah ini belum selesai.


"Gavin tolong, seret orang asing ini kepenjara (Lukas) dan untuk tante ku tersayang kirim dia kenegera terpencil jauh dari negara ini" ucap Mona yang sudah mulai bisa tenang.


"Hei, apa-apaan kau, menyeret ku ke penjara?" Masih berlagak sombong Lukasnnya.


Lalu ingin menampar Mona, dengan cepat Gavin menangkap tangan Lukas dan melemparnya dengan kasar, membuat Lukas sedikit meringis sakit.


"Dirgo, kau urus dia" perintah Gavin.


Dirgo dengan sigap langsung memerintahkan anak buahnya masuk kerumah Mona untuk menangkap Lukas dan beberapa orang polisi, ternyata mereka semua memang sudah dipersiapkan oleh Gavin dan Dirgo diluar.


Betapa terkejutnya Lukas, wajahnya yang tadi dengan raut wajah sombong berubah menjadi ketakutan, panik, dia ingin melangkahkan kakinya pergi jauh secepat mungkin, tetapi polisi sudah berada didepan pintu utama.

__ADS_1


Dengan bukti-bukti keterlibatan Lukas, maka dengan mudah Lukas mendapatkan hukuman yang setimpal.


"Aku tidak terima ini semua" teriak tante Dewi.


"Tidak, aku tidak mau tinggal sendirian"


"Aku mau bersama Lukas"


"Jangan bawa Lukas pergi" teriak tante Dewi dengan histeris.


"Mona, kamu benar-benar anak tidak tau terima kasih"


"Tante sudah terbukti bersalah, masih tidak mau disalahkan, orang seperti ini kah tante, orang seperti inikan tante ku" Mona bergidik ngeri kerena mempunyai tante seperti seorang pisikopat.


"Aku tidak mempenjarakan tante, ini juga semua karena papa dan mama" ucap Mona lirih.


"Padahal aku hanya ingin keadilan buat mereka" ucap Mona dengan lirih.


"Kamu terlalu baik Mona" ucap Gavin dihatinya.


*****


"Papa, mama! Mona sudah jalankan permintaan kalian" batin Mona.


Malam dimana Mona pingsan, disaat itu dia bermimpi bertemu dengan orang tuanya.


"Mona, maafkan lah tante mu, jangan siksa dia!" Ucap sang papa.


"Iya nak, maafkan tante mu, hanya dia keluarga mu satu-satunya sekarang" ucap mamanya.

__ADS_1


"Tidak pa, ma! Tante terlalu jahat, gara-gara dia, aku kehilangan kalian untuk selamanya" teriak Mona.


"Maafkan lah, jangan menyimpan dendam!" Ucap papanya.


"Tapi ma, pa, tante sudah begitu jahat membunuh kalian, dan aku saja hampir dibunuhnya!" Ucap Mona dengan nada yang kasar.


"Tidak apa nak, kami sudah bahagia disini" ucap papanya Mona sambil tersenyum.


Mamanya memeluk Mona, Mona memeluk mamanya dengan erat.


"Tapi kalau tante tidak berbuat jahat terhadap papa dan mama, mungkin saat ini aku masih bersama papa dan mama" Mona mulai terisak.


Mamanya Mona mengusap airmata Mona sambil berkata


"Ini sudah takdir kami, yang terpenting kamu sekarang harus melanjutkan hidup mu"


"Aku mau ikut kalian" isak Mona.


Papa dan mamanya Mona mengelengkan kepalanya.


"Tidak, perjalanan mu masih panjang" ucap sang papa.


"Kakek, nenek ayo kita pergi" ucap dua anak kecil bersamaan. Tiba-tiba saja anak kecil itu berlarian mendekati Mona dan kedua orang tuanya yang masih berbincang.


"Siapa kalian, beraninya membawa papa, mama ku pergi" bentak Mona.


"Kek" salah satu anak kecil itu berlari memeluk papanya Mona.


"Nek" dan yang satu kearah mamanya Mona.

__ADS_1


"Kamu jangan begitu terhadap anak kecil, anak kecil harus disayangi, berikan mereka perhatian lembut" ucap papanya.


"Dan ini kan cucu papa dan mama" ucap papanya Mona.


__ADS_2