
happy reading.....
"Bagaimana jika kau pergi bekerja? Kita tidak mungkin diam saja, kebutuhan kita sangat banyak. Dari pada kau hanya berdiam diri dan berleha-leha di rumah seharian tanpa memalukan apapun lebih baik kau pergi bekerja untuk membantu keuangan kita," ucap Danny.
'Yes! Dia sudah masuk perangkapku. Inilah yang aku inginkan, dengan begini balas dendamku akan terlaksana!' Melissa bersorak dalam hatinya.
Melissa duduk di sebelah suaminya, lalu dia menggenggam tangan Danny. "Mas, tanpa kau meminta tolong pun aku sudah berniat untuk melamar pekerjaan. Jangan khawatir, aku akan bekerja keras untuk menstabilkan ekonomi rumah tangga kita." Melissa tersenyum manis.
"Tapi, ijazahmu itu 'kan hanya SMP. Apa yang mau kau kerjakan?" tanya Danny dengan nada meremehkan.
Melissa tersenyum kecut. "Aku akan bekerja apapun, asalkan halal. Jangan khawatir, aku tidak akan menjadi pelacur kok," skak Melissa.
Setelah mengatakan itu, Melissa beranjak dari duduknya dan pergi ke dapur. Sedangkan Danny, dia hanya diam tak berkutik mendengar ucapan istrinya. Dia tidak menyangka jika sikap istrinya sedikit berbeda dari biasanya.
****
PT Garment YD Baby Set ....
PT Garment YD yaitu, tempat Yuxian bekerja. Dia adalah seorang HRD yang paling dikagumi semua karyawan terutama karyawan wanita. Wajahnya yang tampan, sikapnya yang ramah dan sikapnya yang sedikit kocak membuat para karyawannya betah bekerja di PT Garment YD.
__ADS_1
Tidak banyak orang tahu kalau pemilik PT Garment YD adalah keluarga Yuxian. Yuxian tidak ingin semua orang tahu tentang hal ini. Dia sengaja menyembunyikan hal sebesar dari para karyawannya termasuk Melissa, sahabatnya. Dia tidak ingin semua orang merasa canggung dan takut pada dirinya.
Dia hanya ingin berteman dengan banyak orang tanpa melihat harta kekayaan. Dia juga belum memberi tahukan Melissa karena dia tidak ingin Melissa menjauhinya dan merasa insecure dengannya. Yuxian berniat akan memberi tahu Melissa setelah sahabatnya bercerai dari suaminya. Kenapa seperti itu? Karena Yuxian ingin melamar sahabatnya.
Benar, selama ini Yuxian diam-diam menyukai Melissa. Perasaan ini tumbuh dengan seiring berjalannya waktu. Kini perasaan ini sudah memasuki tahap nyaman, dia bahkan sudah memberi tahu keluarganya jika dia ingin melamar Melissa. Keluarga sudah tahu banyak tentang Melissa.
Bahkan sebelum Melissa menikah dengan Danny, keluarga Yuxian sudah membujuk Melissa untuk menjadi menantu keluarga Wuxing (WU). Namun, Melissa menganggap itu sebuah lelucon. Bagaimana mungkin dia menikahi sahabatnya sendiri. Itu tidak mungkin.
Yuxian saat ini sedang berada di ruang kerjanya. Terlihat nama Yuxian di Acrlilyc di meja kerjanya. Dia sedang memeriksa data para karyawannya yang akan diperpanjang kontrak. Tiba-tiba ponselnya bergetar dan terlihat ada sebuah telepon dari sahabatnya, Melissa.
Tanpa berlama-lama, dia meraih ponsel dan mengangkat teleponnya. Dengan senyuman di bibirnya, dia memasangkan earphone di telinga.
Telepon terhubung!
"Aigoo, hallo juga Xian-Ge," terdengar suara Melissa dari seberang telepon.
"Ada apa, Jie? Apa kau sedang merindukanku?" kekeh Yuxian.
"Haha, kau ini bicara apa?" Melissa tertawa mendengar ucapan Yuxian yang terlalu percaya diri itu.
__ADS_1
"Lantas?"
"Aku ingin bekerja di tempatmu bekerja, apakah ada lowongan?" tanya Melissa.
"Seriusan, Mel? Kau akan bekerja denganku?" tanya Yuxian dengan antusias.
"Iya, Ge. Aku bosan di rumah, aku ingin menjadi wanita karir agar suamiku tidak meremehkan diriku lagi. Maukah Gege membantuku?"
"Tanpa kau meminta bantuanku, aku akan selalu membantumu. Besok aku akan menjemputmu, kau bisa bekerja mulai besok. Pakailah pakaian yang rapi. Berdandanlah sedikit karena aku akan memperkenalkanmu pada semua karyawanku."
"Astaga, Ge. Kau tidak perlu seperti ini. Kenapa harus memperkenalkanku pada semua karyawanmu? Memangnya aku orang penting di perusahan itu," kekeh Melissa.
"Tentu saja, kau orang penting bagiku. Sudah dulu, aku masih banyak pekerjaan. Besok kuberi tahu tentang pekerjaanmu. Tutt!" Yuxian langsung mengakhiri teleponnya.
Telepon terputus!
****
Dapur ....
__ADS_1
Melissa terdiam setelah berbicara di telepon dengan Yuxian. "Apa maksud ucapan Xian-Ge?" Melissa bertanya-tanya pada dirinya sendiri.
BERSAMBUNG......