Menjadi Janda Karena Janda

Menjadi Janda Karena Janda
Mencoba Ikhlas


__ADS_3

"Udah, masuk aja dulu. Aku tidak akan menculikmu." Yuxian membukakan pintu mobilnya untuk Melissa.


Melissa pun masuk mobil. Setelah Melissa masuk mobil, barulah Yuxian masuk. "Ge, ada apa?" Melissa menoleh ke arah sahabatnya.


"Aku hanya ingin bertanya beberapa hal padamu,"


"Katakan. Apa yang ingin kau tanyakan, Xian-Ge?" tanya Melissa.


"Jawab aku dengan jujur! Apa alasanmu menolakku malam itu! Apa kau menolakku karena pesan dari Jian Ying?" Yuxian menatap Melissa dengan tajam.


"Itu tidak benar. Jian Ying tidak ada sangkut pautnya dengan penolakanku. Semuanya murni karena keputusanku," jawab Melissa.


"Apa selama ini kau tidak memiliki perasaan padaku?" tanya Yuxian.


Melissa menggeleng. "Perasaanku padaku hanya sebatas sahabat dan sebatas kakak saja, tidak lebih dari itu," jawab Melissa.


"Sejak kapan kau mencintai Dr. Luci?"


"Sejak aku mengenalnya, Ge."


"Apa kau bahagia dengannya?"


"Iya, Ge. Aku bahagia."


"Baiklah, kalau begitu kau masuklah ke rumahmu. Aku akan pulang." ujar Yuxian


"Ge, kau baik-baik aja? Kau marah?" tebak Melissa.

__ADS_1


"Tidak. Aku tidak mungkin marah padamu. Jangan pikirkan aku, Mel. Aku baik-baik daja." Yuxian tersenyum meyakinkan Melissa.


"Ya udah, kalau gitu aku masuk rumah. Kau hati-hati di jalan," ucap Melissa seraya keluar dari mobil Yuxian.


Setelah melihat mobil Yuxian pergi, Melissa pun masuk ke rumah.


****


RS LS Immanuel ....


Yuxian sampai di rumah sakit Dr. Luciano. Dia keluar dari mobil dan berjalan memasuki rumah sakit. Kemudian dia pergi ke resepsionis.


"Permisi, saya mau bertemu dengan Dr. Luciano. Apa Dr. Luci ada di ruangannya?" tanya Yuxian.


"Sebentar, saya akan beri tahu Dr. Luciano. Boleh saya tahu, nama anda siapa?" Resepsionis balik bertanya Yuxian.


"Baik, tunggu sebentar." Resepsionis tengah menghubungi Dr. Luciano terlebih dahulu.


"Anda boleh masuk, silakan. Ruangan Dr. Luciano ada di sebelah kanan.


"Baik, terima kasih." Yuxian berjalan ke arah ruangan Dr. Luciano.


****


Tok! Tok! Tok!


Yuxian mengetuk pintu ruangan Dr. Luciano. "Masuklah," Dr. Luciano dari dalam.

__ADS_1


Mendengar itu, Yuxian langsung masuk. "Dr. Luciano, maaf mengganggu. Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu," ucap Yuxian.


"Ya, silakan duduk." Dr. Luciano mempersilakan Yuxian untuk duduk. Di menunjuk ke arah kursi yang kosong.


Yuxian duduk berhadapan dengan Dr. Luciano. "Apa yang ingin kau bicarakan denganku, Yuxian?" yang Dr. Luciano to the point.


"Aku ingin menanyakan sesuatu mengenai hubunganmu dengan Melissa. Apa kalian bersungguh-sungguh pacaran?" tanya Yuxian.


"Bagaimana kau bisa tahu? Apa Mel yang memberi tahumu?" alih-alih menjawab, Dr Luciano malah balik bertanya.


"Ya. Aku tahu dari ibunya Mel. Apa kalian serius pacaran?"


"Ya, tentu saja."


"Sudah berapa lama?" tanya Yuxian.


"Kurang lebih satu bulan, ada apa?"


"Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin memastikannya saja. Aku ingin tahu apakah Dr. Luci serius menjalin hubungan dengan sahabatku? Apa Dr. Luci menyayangi Mel?"


Mendengar itu, Dr. Luci tersenyum. "Aku sangat menyayanginya. Aku jatuh cinta padanya pada saat kami tidak sengaja bertemu. Kau tidak perlu khawatir, aku bukan badboy yang akan menyakiti perasaan Mel. Aku akan menjaganya setiap daat."


"Aku percaya padamu, Dr. Luci. Aku hanya ingin berpesan padamu. Tolong jaga sahabatku sebaik mungkin. Tetaplah berada di sisinya pada saat dia membutuhkanmu. Jangan lukai hatinya. Manjakan dia dengan kasih sayang. Mulai hari ini aku akan melepaskan Mel untuk Dr. Luci. Jadi, aku mohon jaga sahabatku dengan baik. Aku tidak ingin melihathya menangis apalagi terluka karena jika itu terjadi maka aku akan mengambil Mel kembali."


"Terima kasih, aku akan menjaga sahabatmu dengan baik. Aku berjanji padamu jika aku akan selalu ada bersamanya. Jangan khawatir, aku menyayangi Mel lebih dari diriku sendiri."


"Aku percaya itu. Aku percaya jika Dr. Luci adalah pria yang tulus. Kau berhak mendapatkan wanita sebaik Mel. Jaga sahabatku baik-baik, aku ucapkan selamat atas hubungan kalian. Semoga hbungan kalian langgeng sampai pelaminan. Aku mendo'akan yang terbaik untuk hubungan kalian." Yuxian memberikan selamat pada Dr. Luciano.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2