
Dia tidak bisa menerima semua ini dengan mudah. Dia terus menghubungi Melissa walaupun hasilnya tetap sama, nomornya tidak aktif. Yuxian tahu, ke mana dia harus pergi. Yup, dia akan pergi menemui orang tua Melissa.
"Aku tidak akan membiarkanmu pergi dari kehidupanku lagi, Mel. Aku yakin jika kau adalah jodohku. Aku akan berjuang untuk menemukan dan memperjuangkanmu," ucap Yuxian dengan nada yang berat.
Dadanya terasa sangat sesak. Hatinya terasa sangat sakit. Ini adalah kedua kalinya dia dicampakkan oleh Melissa. Untuk yang pertama dia dicampakkan karena Melissa lebih memilih menikah dengan Danny. Lalu kali ini dia kembali mencampakkannya lagi karena statusnya yang hanya seorang janda.
****
Shanghai ....
Setelah beberapa hari pergi dari Indonesia, Melissa memilih tinggal di kota Shanghai yang berada di Tiongkok. Dia ingin melupakan semua yang terjadi dengannya. Dia juga ingin melupakan sahabatnya, Yuxian.
Melissa memilih kota Shanghai karena menurutnya, di kota besar ini dia akan memiliki banyak kegiatan dan yang paling pentingnya lagi dia tidak akan bertemu Yuxian. Yang mengetahui jika dia berada di kota Shanghai hanyalah Dr. Luciano saja. Selain itu, tidak ada yang diberi tahu lagi.
Shanghai adalah kota terbesar di China, vitalitas Shanghai kerap disejajarkan dengan New York dan juga Paris. Sebab perkembangan ekonomi dan bisnisnya berpusat di Shanghai. Maka jangan heran jika kota ini dipenuhi perkantoran dan gedung pencakar langit yang menakjubkan.
__ADS_1
Bukan hanya itu, salah satu daya tarik di Shanghai daya adalah kemegahan lanskap kotanya saat malam hari ketika dilihat dari ketinggian. Hal inilah yang Melissa pikirkan, jika dia akan bisa melupakan masalahnya dengan Yuxian dengan sering melihat keindahan di kota Shanghai.
Dari sinilah kedekatan Melissa dengan Dr. Luciano dimulai. Sejak Melissa tinggal di negari tirai bambu. Kenapa Tiongkok disebut dengan negeri tirai bambu? karena bambu yang berasal dari China dikenal sangat kuat dan tidak mudah patah.
Sejak saat itu, Dr. Luciano sesekali suka mengunjungi Melissa dan menghabiskan pekan bersama dengan berbelanja, menonton, serta dinner. Siapa sangka, setelah kedekatannya itu lambat laun perasaan Melissa merasakan getaran yang tidak biasa. Tidak, bukan hanya Melissa. Melainkan Dr. Luciano juga merasakan hal yang sama.
Tepat setelah 1 bulan mereka sering bersama, Dr. Luciano mulai menyatakan perasaannya pada Melissa. Dia tidak mempermasalahkan tentang statusnya sebagai janda. Sikap Dr. Luciano yang dewasa, ketulusan hatinya dan sikap lembutnya yang telah meluluhkan hati Melissa.
Melissa pada akhirnya membuka hatinya kembali walaupun pada awalnya sempat merasa takut akan kegagalan cintanya lagi. Namun, berkat ketulusan hati Dr. Luciano yang bisa meyakinkan Melissa membuatnya yakin akan cinta mereka. Dia pun mencoba untuk menerima Dr. Luciano dalam hidupnya.
****
Berbeda dengan keadaan Melissa yang sudah move on dari masalahnya, Yuxian justru masih mengharapkan cintanya kembali. Dia bekerja sangat keras agar bisa menemukan Melissa. Dia sudah mencari Melissa selama sebulan ini tapi hasilnya nihil. Dia tidak menemukan titik terang di mana keberadaan sahabatnya itu.
Bukan hanya Yuxian, bahkan orang tua Melissa pun tidak mengetahui di mana keberadaan putrinya. Tidak, orang tua Melissa bukan tidak mengetahui keberadaan putrinya melainkan tidak memberi tahu Yuxian atas permintaan Melissa. Awalnya orang tua Melissa menolak karena mereka sudah menganggap Yuxian sebagai putranya sendiri namun, begitu Melissa menjelaskan masalah yang terjadi padanya dan juga Yuxian pada akhirnya mereka setuju dengan permintaan Melissa.
__ADS_1
Sejak kepergian Melissa, kehidupan Yuxian menjadi sangat menyedihkan. Yuxian bukanlah pria yang ramah, murah senyum dan kocak lagi. Sepanjang harinya dia selalu mengurung dirinya di ruangan kerja dan kamarnya. Tidak ada yang bisa dia lakukan selain menunggu kabar baik dari sahabatnya.
Hingga pada suatu hari, pertengkaran besar terjadi antara Yuxian dengan adiknya, Jian Ying. Sebelum itu terjadi, Yuxian iseng meminjam ponsel adiknya. Dia berniat ingin menghubungi Melissa menggunakan nomor adiknya tapi, belum sempat dia menelepon Melissa dia dikejutkan dengan sebuah pesan panjang yang dikirim untuk Melissa.
{Aku berharap kau tidak menikah dengan Gegeku! Jujur, aku malu jika aku memiliki kakak ipar seorang janda. Kau tahu? Kami semua tidak setuju jika kau menikah dengan Xian-Ge! Kami terpaksa terbang ke Indo karena ancamam dari Gege. Pikirkan dengan matang, mungkin aku akan menerimamu sebagai sahabat Gege tapi jika sampai menikah, aku tidak setuju. Kalau perlu kau jauhi Gege agar dia bisa melupakan perasaannya padamu. Ingatlah, kau ini seorang janda. Kau tidak pantas menikah dengan pria idaman seperti Gege! Salam, Jian Ying}.
Saat itu juga, Yuxian yang membaca pesannya langsung marah. Kedua tangannya mengepal sehingga terlihat urat-urat yang berwarna hijau yang menandakan jika amarahnya sudah berada di puncak. Dia menatap tajam Jian Ying dengan mata yang memerah semerah darah.
"JIAN YING!" bentak Yuxian dengan amarah yang memuncak.
"Apa sih, Ge? Kenapa membentak ku seperti itu? Ada apa?" tanya Jian Ying tanpa menoleh ke arah kakaknya.
"Jelaskan, apa maksudnya ini! Kenapa kau mengirim pesan seperti ini pada Melissa?" Yuxian menunjukkan chat yang Jian Ying kirim.
Jian Ying mengangkat wajahnya dan menatap ke layar ponselnya. Seketika dia langsung terlonjak kaget. Wajahnya langsung pucat melihat kemarahan kakaknya yang begitu menyeramkan.
__ADS_1
'Matilah, aku lupa menghapus chat itu. Bodoh! Bagaimana bisa aku seceroboh ini!' Jian Ying merutuki dirinya sendiri di dalam hatinya.
BERSAMBUNG.....