Menjadi Janda Karena Janda

Menjadi Janda Karena Janda
Meninggalkan Rumah 2


__ADS_3

Happy reading......


"Apa maksudmu? Jangan harap jika kau bisa lepas dariku! Aku tidak akan membiarkanmu bisa bercerai dariku. Itu tidak akan pernah terjadi!" Danny bangun.


"Nikahilah wanita ****** itu! Lupakan aku. Karena jika tidak--"


"Jika tidak apa? Apa yang akan kau lakukan jika aku tidak mau menceraikanmu?" sela Danny.


"Kau akan kehilangan semua hartamu! Pikirkan baik-baik! Ceraikan aku atau kau akan kehilangan semua hartamu dan aku akan tetap bisa bercerai darimu!" ancam Melissa.


Tanpa menunggu jawaban dari Danny, dia langsung keluar dari kamar dan pergi menyusul sahabatnya. Sementara itu, Danny terdiam tanpa mengatakan apapun dan tidak menyusul kepergian istrinya. Di satu sisi dia tidak ingin bercerai tapi di sisi lain dia juga tidak ingin kehilangan hartanya.

__ADS_1


****


Kini Melissa sudah berada di luar rumah, dia melihat mertua dan adik iparnya ada di hadapannya. Tullia berjalan mendekati menantunya. "Mel, apa benar apa yang dikatakan semua orang di sini kalau putraku berselingkuh dengan Belia?" Tullia menatap Melissa seakan tidak mempercayai berita yang saat ini sudah menyebar bagaikan api.


"Bukankah aku sudah mengatakan sejak awal jika Mas Danny sudah berselingkuh? Aku tidak perlu membuktikan apapun lagi, karena Pak RT dan semua warga di sini menyaksikan perselingkuhan Mas Danny. Betapa menjijikannya dia dengan janda gatal itu. Mereka melakukan zina di sore seperti ini. Bukankah mereka itu cukup berani? Maafkan Mel, Bu. Maafkan aku jika selama ini aku belum bisa menjadi menantu yang baik. Mel, pamit ya." Melissa membalikkan badannya.


Melissa hendak pergi menghampiri mobil Yuxian tiba-tiba Nazira memanggilnya. "Tunggu!"


Melissa tersenyum kecut. "Kau tidak perlu mengkhawatirkan harta kakakmu, karena aku tidak mengambil sepeserpun uang ataupun harta milik Mas Danny. Asal kau tahu saja, Naz ... aku bahkan sudah memberikan uang apresiasi 100 juta untuk kakakmu! Mulai hari ini khawatirkanlah kakakmu karena dia adalah pria pengangguran. Semangati dia agar dia bisa segera mendapatkan pekerjaan. Selamat tinggal mantan adik ipar, sekarang kau bisa terus mendekati kakak ipar idamanmu seperti wanita ****** itu!" tegas Melissa.


Dia pergi meninggalkan rumah Danny. Dia memasuki mobil Yuxian dan pergi dengan mobil sahabatnya. Sementara itu, Nazira diam tak berkutik. Dia cukup terkejut dengan ucapan kakak iparnya.

__ADS_1


'Dari mana dia mendapatkan uang sebanyak itu?'


Fawwas tidak tahan lagi dengan keadaan ini. Dia mengepalkan kedua tangannya dan berjalan memasuki rumah putranya. Dia mencari keberadaan Danny ke kamarnya. Begitu sampai di kamar dan di hadapan putranya, dia langsung melayangkan satu pukulan tepat mengenai wajahnya.


Bugh!


Danny terkejut dengan apa yang ayahnya lakukan. Dia menatap tajam ayahnya, seraya memegangi sudut bibirnya yang mengeluarkan darah segar. Danny mengusap darah itu.


"Apa yang Papa lakukan? Kenapa tiba-tiba memukulku?"


"Kau tanya kenapa? Setelah apa yang kau perbuat selama ini pada istrimu, kau masih berani bertanya. Papa tidak habis pikir dengan caramu berpikir, bagaimana bisa kau mengkhianati pernikahanmu sendiri dengan wanita murahan seperti Belia? Untuk apa kau menikahi Melissa jika kau hanya membuatnya menderita? Bukankah Melissa adalah wanita yang ingin kau jadikan istri, lalu kenapa setelah kau menjadikannya istri, kau malah menyiksa fisik dan batin istrimu seperti itu? Di mana hati nuranimu, Danny? Apakah ini yang Papa ajarkan selama ini padamu?" bentak Fawwas dengan amarahnya yang memuncak.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2