Menjadi Janda Karena Janda

Menjadi Janda Karena Janda
Rencana Melissa


__ADS_3

HAPPY READING....


"Apa kau menyukai putriku, Melissa? Karena dari yang Tante perhatikan, sikapmu sama Melissa berbeda dari biasanya. Kau sangat menyayanginya bukan karena persahabatan tapi karena cinta. Bahkan kau juga melindungi Melissa selama ini dari sikap buruk suaminya. Jadi, Tante harap, kau menjawabnya dengan jujur." Cassie menatap sahabat putrinya dengan tatapan yang dalam.


Sebelum menjawab pertanyaan Tante Cassie, Yuxian menghela napas panjang. "Iya, Tante. Aku menyukai Mel. Aku tidak tahu kapan perasaan ini muncul, aku sudah mengabaikan bahkan menepis perasaan ini tapi ... perasaanku semakin dalam. Aku ingin selalu bersamanya. Aku ingin melindunginya, aku juga ingin membuatnya bahagia. Akan kulakukan segalanya agar Melissa bahagia. Jika Tante berkenan, aku ingin melamar Melissa dan menjadikan Melissa sebagai istriku," jawab Yuxian dengan penuh kejujurannya. Dia juga membalas tatapan ibu sahabatnya dengan tatapan yang serius.


"Gege!" pekik Melissa yang sedari tadi berdiri di belakang Cassie dan Yuxian.


Sontak, Cassie dan Yuxian menoleh ke belakang. Keduanya terkejut pada saat melihat Melissa sedang berdiri dengan mata yang berkaca-kaca. Melissa tidak menduga jika sahabatnya diam-diam telah menyimpan perasaan kepadanya. Dia sudah tahu dan dia juga sudah dilamar oleh sahabatnya tapi, dia tidak menduga jika Yuxian akan mengatakan tentang perasaannya kepada ibunya sendiri.


"Mel, sejak kapan kamu berdiri di situ?" tanya Yuxian seraya berjalan ke arah sahabatnya.


"Sejak kamu mengatakan itu semua. Aku mendengar semuanya, Ge. Kenapa kau mengatakan semua itu pada Ibuku? Apa maksudmu, Ge? Bukankah aku belum menjawab lamaranmu itu?"


"Maafkan aku, Mel. Aku tidak bisa berbohong pada Ibumu. Aku tidak ingin membohongi perasaanku sendiri."

__ADS_1


"Cukup! Jangan berdebat lagi. Bicarakan ini nanti, sekarang kau harus mempersiapkan diri karena Ibu yakin jika mantan suamimu akan mengundangmu ke pernikahannya itu. Pikirkan sesuatu yang akan membuat suamimu menyesali semuanya. Yuxian, Ibu titip Melissa padamu. Mel, Ibu pulang ya. Jaga dirimu baik-baik," ucap Cassie seraya berjalan ke arah Melissa. Kemudian Cassie memeluk putrinya sebelum pergi.


"Hati-hati ya, Bu."


Setelah orang tuanya pergi, Melissa pun kembali ke rumah tengah. Di duduk dengan melipat kedua tangan di dada disertai mengerucutkn bibirnya. Saat ini Melissa sedang kesal kepada sahabatnya itu.


Yuxian yang melihat Melissa sedang cemberut pun tersenyum gemas. Dia tidak langsung menghampiri Melissa. Dia berjalan ke arah lemari es dan mengambil dua botol minuman kaleng.


Yuxian berjalan menghampiri Melissa dan memberikan satu botol minuman itu pada sahabatnya. "Jangan merajuk seperti itu. Kau semakin cantik bila ekspresimu seperti itu. Aku semakin mencintaimu jika melihatmu seperti ini," goda Yuxian.


"Aww, sakit tau. Jangan mencubitku seperti itu," Yuxian meringis pada saat roti sobeknya dicubit.


"Rasain, suruh siapa nyebelin!" timpal Melissa dengan tegas.


"Nyebelin juga ngangenin tau," ucap Yuxian dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


"Idih, enggak banget. Oh iya, Ge. Aku--"


"Mencintaimu," sela Yuxian.


"Gege, aku serius! Aku ingin meminta bantuanmu." Melissa menatap Yuxian dengan penuh keseriusan.


"Apa? Katakan saja, akan kulakukan apapun untukmu." Dia membalas tatapan serius sahabatnya.


"Aku sudah menemukan bukti jika Alvaro memang selingkuh."


"Lalu?"


"Aku ingin kau membantuku untuk memutar foto-foto serta video tentang perselingkuhan Alvaro di pesta pernikahan Danny. Aku ingin melihat Nazira merasakan apa yang aku rasakan. Aku juga ingin membuat sebuah dress yang sangat mahal bahkan lebih mahal dari gaun pernikahan Yobelia. Aku juga ingin menunjukkan kakiku ini, aku ingin tunjukkan kepada mereka jika aku bukan wanita yang cacat. Aku bisa sembuh. Maukah kau membantuku?"


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2