Menjadi Janda Karena Janda

Menjadi Janda Karena Janda
Ku Tunggu Jandamu!


__ADS_3

Happy reading...


Melissa mengerjapkan matanya, dia menoleh ke kanan, dan betapa terkejutnya dia melihat sahabatnya ada sebelah mobilnya. "Yuxian! Apa kau mengikutiku?" kekeh Melissa.


"Bagaimana kau bisa tahu jika aku mengikutimu?"


Tin! Tin!


Klakson mobil yang berada di belakang mobil Melissa terdengar cukup keras. Para pengendara mobil yang lain menyuruh dia untuk melajukan mobilnya karena lampunya sudah hijau. Melissa segera menancap gasnya.


Dia menjalankan dengan kecepatan tinggi, dia ingin tahu apakah sahabatnya bisa mengejarnya atau tidak. Karena beberapa tahun yang lalu, Yuxian selalu kalah dalam kecepatan laju mobilnya. "Rupanya dia masih Yuxian yang sama. Dasar payah. Kenapa dia tidak bisa mengejarku?" ledek Melissa dengan tawa kecilnya.


Dugaan Melissa salah besar, kini mobil Yuxian sudah berhasil menyalip mobilnya. Dia menoleh ke kanan, dia tidak mau jika Yuxian mengalahkannya semudah ini. Dia menambah kecepatan lajunya untuk menyusul mobil Yuxian.

__ADS_1


Setelah beberapa menit kemudian mereka balapan mobil, mereka pun telah sampai di tempat kerja Yuxian, yaitu PT Garment YD. Mereka memarkirkan mobilnya dan keluar dari mobil secara bersamaan. Melissa tertawa ke arah Yuxian.


"Hei, Nona. Apa yang membuatmu sebahagia ini sampai kau tertawa lepas seperti ini?" tanya Yuxian seraya berjalan menuju Melissa berdiri.


"Kau tau kenapa?" Melissa berjalan elegant ke arah Yuxian.


"Kenapa?" Yuxian menatap lekat sahabatnya.


Deg!


Jantung Yuxian langsung berdegup sangat cepat mengetahui kabar baik ini. Kenapa dia mengatakan jika ini adalah kabar baik? Karena jika Melissa menjadi janda, maka pria pertama yang akan melamarnya adalah dia sendiri. Yuxian tersenyum bahagia dan tanpa Melissa duga, dia langsung memeluk sahabatnya.


Melissa kebingungan dengan tingkah sahabatnya ini. "Hei, Pak HRD! Apa yang kau lakukan? Jangan mesum ya, Pak. Saya karyawan baru di sini," kekeh Melissa yang masih dalam pelukan sahabatnya.

__ADS_1


Yuxian melepaskan pelukannya. "Kutunggu jandamu! Akan kunikahi dirimu!" Yuxian pergi meninggalkan Melissa.


Sementara itu, Melissa membelalakkan matanya mendengar ucapan sahabatnya. Kemudian dia berlari mengejar Yuxian. "Hei! Apa yang kau katakan? Ini tidak lucu, Yuxian! Kemari kau!" teriak Melissa.


Setelah memasuki ruangan sahabat, Melissa dipersilakan duduk dan dijelaskan tentang pekerjaannya. "Mel, baca ini dan tandatangani." Yuxian memberikan beberapa lembar surat kontrak untuk Melissa pahami selama dia bekerja di perusahaannya.


Melissa mengambil dan membacanya. Alangkah terkejutnya dia mengetahui jika dia bekerja sebagai staff bukan karyawan biasa. Dia menatap sahabatnya dengan penuh pertanyaan. "Pak Yuxian, kenapa Anda menawarkan saya bekerja sebagai staff? Bukankah saya hanya berijazah SMP, bagaimana saya bisa melakukan pekerjaan saya sebagai staff?" tanya Melissa sebagai karyawan bukan sahabatnya.


Dia harus tetap profesional. Saat ini mereka hanya seorang atasan dan bawahan saja. "Saya percaya jika kau mampu bekerja sebagai staff. Tidak penting kau lulusan apa. Kau bisa mempelajari di sini, aku akan mengajarimu tugas apa saja yang harus kau lakukan selama menjadi staff di sini. Mulai hari ini, kau diterima bekerja di PT Garment YD dan bisa mulai bekerja hari ini juga. Selamat bergabung dan semoga betah." Yuxian mengulurkan tangannya seraya mengucapkan selamat pada sahabatnya.


"Baik, saya akan bekerja semaksimal mungkin. Saya akan mempelajari, terima kasih, Pak Yuxian." Melissa berjabat tangan dengan sahabatnya sendiri.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2