
Happy reading....
"Buka buka buka!" ucap semua tamu disertai tepukan.
Wajah Yobelia sudah berubah merah padam. Saat ini dia merasa sangat malu dan juga marah pada Melissa. Dia meremas kotak yang sedang dia pegang.
Ekspresinya sangat mudah untuk ditebak jika saat ini dia sedang resah. Matanya terus tertuju pada isi gift itu. Danny yang melihat itu pun langsung berteriak.
"Sayang, buka saja. Kami semua sudah sangat penasaran!" teriak Danny begitu antusias.
"Apa kata suamimu? Tunjukkan saja apa isi hadiah dariku. Bukan hanya itu, aku juga ingin melihatmu memakai hadiahku ini di hadapan kami semua," bisik Melissa disertai tawa yang meledek.
Mau tidak mau, Yobelia pun menunjukkan isi gift itu. Dia sangat marah dan ingin menjambak Melissa saat ini juga tapi, dia tidak mungkin melakukan itu di hadapan semua orang terlebih lagi para tamu. Sekarang uang bisa Yobelia lakukan adalah mengatur napasnya dan menenangkan amarahnya.
Pada saat Yobelia menunjukkan isi gift itu, tentu saja semua orang terlonjak kaget. Kenapa? Karena isi gift yang Melissa kasih bukanlah hadiah umum yang sering orang berikan pada pasangan pengantin. Kira-kira apa hadiahnya?
Hadiah yang Melissa berikan pada Yobelia itu berupa lingerie yang super seksi. Bahkan melihat dari desain lingerie itu, tidak ada seorang wanita pun yang ingin mengenakannya sekalipun untuk honeymoon. Mereka akan malu jika memakai lingerie itu.
"Woah, kenapa mantan istri Danny memberikan hadiah hina seperti ini?" ujar salah satu tamu.
Semua orang langsung heboh karena gift yang diberikan Melissa. Sementara itu, Yobelia hanya bisa tertunduk malu dan meremas lingerie itu. Danny yang melihat itu, langsung berjalan mendekati Melissa dengan katanya yang memerah. Sudah bisa dipastikan jika Danny benar-benar marah.
__ADS_1
"MELISSA! KAU!" teriak Danny seraya menunjuk wajah Melissa.
"Tenanglah, tidak perlu semarah ini. Aku belum memberi tahu kalian semua alasan aku memberikan hadiah ini untuk istri murahanmu ini 'kan. Jadi, dengarkan aku dulu. Danny Alvarez!" Melissa maju satu langkah. Dia menepis Danny dengan kasar dan tatapannya yang penuh kebencian.
Seketika Danny diam tak berkutik. Dia tidak habis pikir, bagaimana bisa mantan istrinya ini telah berubah menjadi wanita yang berani. Bahkan dia tidak menduga jika seorang Melissa sudah tidak merasa takut lagi padanya.
"Okay, perhatian semuanya." Melissa maju beberapa langkah dari altar.
Semua para tamu, terfokus pada Melissa dan merekam setiap kejadian di pernikahan Danny. Mereka yakin jika kejadian ini akan viral. Dibalik kehebohan itu, Dr. Luciano tersenyum penuh kemenangan melihat sisi lain dari Melissa.
"Kalian semua pasti bertanya-tanya, kenapa aku memberikan gift hina seperti itu? Karena hadiah itu memang cocok untuk wanita ****** sepertinya. Ini adalah hadiah untuk sang JANDA GENIT yang telah merebut seorang suami dari istrinya. Menurut kalian, hadiah apa lagi yang pantas wanita hina ini untuk didapatkan? Tidak, bukan hanya wanita ini saja, mantan suamiku juga berhak menerima sesuatu yang akan menyadarkan dia akan kesalahannya. Perselingkuhan yang dilakukan secara terang-terangan telah membuat mereka jatuh ke lubang yang sama. Aku tidak mungkin menceritakan kejahatan yang telah mereka lakukan kepadaku. Aku hanya ingin menunjukkan satu hadiah lagi. Kali ini aku akan memberikan hadiah ini untuk mantan suamiku yang paling hina ini." Untuk pertama kalinya Melissa membuka suaranya atas masalah yang dia hadapi. Dia mengambil sesuatu di dalam tasnya.
Tentu saja semua orang semakin melongo lagi dengan apa yang telah Melissa katakan. Dr. Luciano pun ikut melongo. Dia tidak tahu, apa yang akan Melissa berikan pada mantan suaminya. Karena sudah jelas, jika hal ini tidak ada di dalam misi mereka.
Melissa menunjukkan sebuah kertas yang sudah ditandatangani oleh Danny. Melihat kertas itu, Danny mengernyitkan alisnya. Sedangkan Melissa, dia hanya memicingkan matanya dan tersenyum meledek.
"Kertas apa itu? Jangan main-main denganku, Mel!" ancam Danny.
"Sabarlah, Pak Danny. Aku akan mengatakan apa isi dari kertas ini. Kalian semua simak ini baik-baik." Melissa menyunggingkan senyumannya.
"Melissa! Hentikan semua ini! Jangan mengacaukan pernikahanku! Jangan kau pikir, pernikahan ini tanpa uang. Pernikahan ini digunakan digelar mewah itu pakai uang, jangan membuang-buang waktu kami. Pergilah dari sini." Yobelia menarik lengan Melissa.
__ADS_1
Plak!
Tidak disangka, Melissa yang mendengar ucapan Yobelia sangat marah dan melayangkan sebuah tamparan yang mendarat tepat di pipi kiri Yobelia. Hal itu kembali membuat semua orang terkejut begitupun dengan Danny. "Apa kau sudah tidak waras?" Danny menarik kasar lengan Melissa.
Plak!
Sekali lagi Melissa melayangkan satu tamparan. Kali ini tamparan itu mendarat di pipi Danny. Danny menatap tajam Melissa seraya memegangi pipinya yang terasa panas dan perih.
"Kenapa? Apa kau marah jika aku memberi kalian sebuah pelajaran? Apa kau mau membalasku, hah? Sebelum itu terjadi, kau harus mendengarkan isi surat ini terlebih dahulu. Setelah itu barulah kau bebas melakukan apapun!" Melissa kembali menunjukkan kebenciannya pada Danny.
"Jangan menguji kesabaranku, Melissa!" Danny mengepalkan kedua tangannya.
"Kau dengarkan isi surat ini baik-baik! Sebelum saya memberi tahu apa isi surat ini, saya akan memberi tahu surat apa ini. Surat ini adalah perceraianku dengan Danny. Dalam surat ini tertulis ...."
{Setelah perceraian ini resmi, maka pihak kedua yang merupakan suami dari pihak satu harus memberikan seluruh hartanya termasuk rumah dan aset-aset lainnya yang telah pihak kedua berikan kepada orang tuanya. Pihak kedua tidak bisa menolak persyaratan ini sebab, di sini murni kesalahan pihak kedua dengan melakukan perselingkuhan secara terang-terangan dan secara disengaja sudah melakukan KDRT. Bukan hanya itu saja, pihak satu sering diperlakukan tidak baik oleh keluarga pihak kedua, terutama adik pihak kedua. Dengan itu, pihak satu ingin meminta ganti rugi atas apa yang telah dia alami dengan meminta uang ganti rugi sebanyak 50 juta dari adik pihak kedua yang bernama Nazira. Semua persyaratan ini telah ditandatangani oleh kedua pihak. Jadi, bilamana ada yang keberatan dengan persyaratan yang telah dibuat maka satu itu juga pihak yang keberatan akan dijebloskan ke penjara saat itu juga}.
Yobelia langsung menatap tajam ke arah Danny dengan penuh tanda tanya. Tidak bukan hanya istri barunya saja. Melainkan semua orang tertuju pada Danny.
Sementara itu, Danny tidak setuju dengan surat itu. Dia tidak percaya dengan apa yang sudah Melissa katakan. Sebab, dia tidak merasa menandatanganinya.
"Sepertinya kau sudah melupakan sesuatu. Kau ingat, kapan kau menandatanganinya?" Melissa menaik-turunkan alisnya.
__ADS_1
"Kapan? Kapan aku menandatanganinya? Aku tidak pernah menandatanganinya!" bentak Danny.
BERSAMBUNG.....