Menjadi Janda Karena Janda

Menjadi Janda Karena Janda
Menangislah Putriku


__ADS_3

Happy reading...


Yuxian yang melihat itu langsung menggenggam tangan sahabatnya. Dia bermaksud untuk membuat Melissa merasa lebih kuat dan bersabar. Dia juga ingin memberi tahu Melissa lewat tatapan matanya jika dia tidak sendiri, ada aku bersamamu.


"Kami tidak tahu jika keadaan rumah tanggamu seperti ini, Mel. Jika kami tahu lebih awal, mungkin kami akan langsung membawamu. Kami tidak akan membiarkanmu terus-terusan disakiti oleh suamimu. Jangan meminta maaf seperti itu. Kami tahu saat ini kami marah padamu, kami marah karena kau menjadi wanita yang terlalu baik. Tapi, kami tetap bangga padamu, kami telah berhasil mendidikmu menjadi wanita yang tangguh dan mandiri. Kami ingin kau berjanji, berjanjilah jika mulai hari ini kau akan hidup bahagia. Berjanjilah jika kau berada dalam masalah apapun itu, kau harus memberi tahu kami, berjanjilah, Mel." Dominic menatap lekat putrinya.


Melissa mengangguk. " I promise, Dad." Melissa tersenyum disertai lelehan air mata.


"Kemarilah, putriku." Dominic merentangkan serta membuka lebar tangannya.


Melissa beranjak dari duduknya dan langsung memeluk ayahnya. Dia pun menumpahkan air matanya di pelukan sang Ayah. Ayah yang selama ini selalu menjadi pahlawan untuknya. Tapi, setelah dia menikah gelar pahlawan itu pindah kepada sahabatnya.


"Menangislah, Putriku. Keluarkan semua rasa sakitmu selama ini. Kami semua ada bersamamu. Jangan pernah merasa sendiri. Dan ingat! Jangan pernah berpikir jika statusmu yang baru ini adalah sebuah aib. Menjadi seorang janda bukanlah aib, walaupun kau janda, tapi semua orang tahu jika kau adalah wanita yang tangguh. Buktikan pada dunia jika wanita Janda tidak semuanya rendah. Mulai sekarang, raihlah impianmu selama ini. Fokuslah pada karirmu." Dominic menasehati putrinya seraya tangan kanannya mengelus lembut kepala putri semata wayangnya.

__ADS_1


"Terima kasih, Ayah." Melissa semakin mengeratkan pelukannya.


Inilah yang selama ini Melissa inginkan, pada malam tahun baru itu ketika dia pertama kali melihat suaminya berselingkuh. Dia ingin sekali menceritakan pada ayahnya dan mendapat pelukan hangat seperti ini tapi, dia tidak belum siap untuk bercerai dengan Danny. Tapi, lambat laun rasa cinta dan sayangnya mulai pudar pada saat Danny secara terang-terangan berani berselingkuh dengan Yobelia.


"Yuxian," panggil Cassie.


"Iya, Tante." Yuxian menoleh ke arah ibunya Melissa.


"Baik, Tante. Mari," jawab Yuxian seraya berjalan di belakang ibunya Melissa.


Mereka pun pergi ke balkon. Sementara itu, Melissa dan ayahnya tetap duduk di ruang tengah.


"Yuxian, apa selama ini anak Tante selalu merepotkanmu?" tanya Cassie dengan mata yang menunjukkan keseriusannya.

__ADS_1


"Tante bicara apa? Melissa tidak pernah merepotkanku sama sekali. Aku membantu Melissa atas kemauanku sendiri karena ini kewajiban seorang sahabat untuk selalu menemani sahabatnya disaat keadaan terpuruk seperti ini. Melissa adalah wanita yang tangguh, Tante. Dia bisa menahan rasa sakitnya selama ini, mungkin tidak ada wanita lain di luar sana yang memiliki ketegaran dan ketangguhan seperti Melissa. Aku sangat bangga memiliki sahabat sekuat Melissa," Yuxian memuji Melissa di depan Cassie.


"Boleh Tante tanya sesuatu? Tapi, kau harus menjawabnya dengan jujur," ujar Cassie.


"Silakan, Tante. Aku akan menjawabnya sejujur mungkin," jawab Yuxian.


".... "


Deg!


Yuxian terkejut, bola matanya membulat dengan sempurna. Dia terdiam bagaikan patung. Hanya matanya saja yang bergerak dengan berkedip.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2