
Happy reading....
"Akan kujelaskan semuanya setelah aku sampai di Indo. Untuk sementara waktu, aku minta maaf karena mungkin aku tidak akan sering mengabarimu, jaga dirimu baik-baik. Aku menyayangimu. Tutt!" Lagi-lagi Yuxian mengakhiri panggilan teleponnya.
"Tapi, Ge. Aku harus tetap ke san--" Melissa tidak melanjutkan ucapannya.
"Hallo, hallo. Gege!" Melissa semakin cemas melihat teleponnya sudah dimatikan oleh sahabatnya.
Telepon terputus!
"Sebenarnya apa yang terjadi pada Yuxian dan keluarga Wuxing? Kenapa keluarganya melarangku untuk datang menyampaikan belasungkawa dengan pergi ke China? Kesalahan apa yang aku lakukan? Sepertinya ada yang tidak beres, aku harus tetap ke China. Aku harus memastikan jika mereka baik-baik saja," ucap Melissa dengan penuh keyakinan.
"Apa yang mau kau pastikan, Author MJ Cute?" timpal Dr. Luciano yang tiba-tiba berada di belakang Melissa.
Melissa membalikkan badannya. Dia menoleh ke arah Dr. Luciano. "Oh astaga, Dr. Luci ngagetin saya saja." Melissa memegangi dadanya karena sedikit terkejut melihat Dr. Luci ada tepat di belakangnya.
"Sejak kapan Dr. Luci berdiri di situ?" tanya Melissa seraya memasukkan ponselnya.
__ADS_1
"Sejak kau bicara di telepon dengan Yuxian. Boleh aku tahu, apa yang mau kau pastikan? Aku dengar kau mau ke China? Apa benar?" tanya Dr. Luci dengan tatapannya yang serius.
Melissa mengangguk. "Iya, Dr. Luci. Aku sangat mencemaskan keadaan sahabatku, apalagi aku mendengar jika papanya meninggal. Hatiku semakin tidak tenang. Aku sangat ingin menemuinya sekarang juga tapi--"
"Tapi apa?" sela Dr. Luciano.
"Keluarga Yuxian melarangku untuk datang." Melissa menundukkan kepalanya dengan wajahnya yang sedih.
"Kenapa?"
"Aku tidak tahu, yang jelas Yuxian bilang padaku jika aku tidak perlu datang. Dia juga mengatakan kalau dia akan kembali ke indo beberapa hari lagi. Aku takut sesuatu terjadi pada Yuxian dan keluarganya."
"Yuxian dan keluarganya tidak pernah seperti ini. Dulu mereka selalu menyuruhku untuk ke China tapi, kenapa hari ini mereka melarangku? Yuxian tetap tidak mengizinkan aku untuk ke China, dia menyuruhku untuk tetap di Indo. Katanya dia akan menjelaskan semuanya dan memberi tahuku tentang rahasia yang dia sembunyikan dariku. Entah rahasia apa itu. Boleh aku meminta saran darimu, Dr. Luci?" Melissa mengangkat wajahnya dan menatap lekat Dr. Luciano.
"Menurutku, kau lakukan seperti yang Yuxian katakan padamu. Tetaplah di Indo dan tunggu dia menjelaskan segalanya. Percayalah pada sahabatmu sendiri. Saat ini sahabatmu sedang berduka, kehilangan orang yang paling dia sayangi bukanlah sesuatu yang mudah untuk dihadapi. Mungkin saja mereka melarangmu karena mereka tidak ingin melihatmu merasa bersedih. Mereka tidak ingin melihatmu menangis. Positif thinking saja, Mel. Trust me, everything will be fine, okay." Dr. Yuxian memegang bahu Melissa dan menatapnya dengan tatapan yang teduh.
"Huft!" Melissa menghela napas panjang. Kemudian diakhiri dengan anggukan kepala.
__ADS_1
"Tenanglah, beri waktu untuk sahabatmu. Saat ini dia membutuhkan waktu sendiri untuk menerima kenyataan ini. Ayo, sekarang kita sarapan. Aku ingin mencicipi sarapan yang kau buat itu," ajak Dr. Luciano dengan mengalihkan pembicaraan.
"Iya, Ayo." Melissa tersenyum dan berjalan menuju meja makan.
****
Beijing ....
"Yuxian, apakah kau sudah mengatakan pada Melissa jika dia dilarang datang ke mari?" tanya wanita paruh baya yang bernama Fang Yin Wuxing dengan bahasa China yang kental.
Fang Yin Wuxing yaitu, Ibu kandung dari ketiga anaknya yang bernama, Mei Yin Wuxing, Yuxian Wuxing dan Jian Ying Wuxing. Kenapa nama Yuxian berbeda? Bukanlah nama Yuxian adalah Yuxian Dimas?
Yup, Yuxian Dimas adalah namanya di Indonesia. Yuxian sengaja menggantinya karena sebagian orang kesulitan memanggilnya dengan nama Tiongkok. Itulah kenapa dia mengganti namanya dari yang awalnya Yuxian Wuxing menjadi Yuxian Dimas.
Meski begitu, keluarga Wuxing tidak begitu mempermasalahkannya. Keluarga Wuxing juga hingga bersama neneknya Yuxian yang bernama Qion Lin Wuxing. Keluarga Wuxing ini terkenal sebagai keluarga terpandang di kota Beijing karena bisnis-bisnisnya.
Bukan hanya di Beijing, ternyata keluarga Wuxing juga memiliki perusahaan di Indonesia yang tidak lain dan tidak bukan adalah PT Garment YD. Yup, tempat Yuxian bekerja. Ternyata tempat Yuxian bekerja adalah perusahaan milik keluarganya sendiri yang sebentar lagi akan berpindah kepemilikan kepada Yuxian.
__ADS_1
"Sudah, Ma. Aku sudah melarang Mel untuk datang ke mari," jawab Yuxian menggunakan bahasa China yang fasih.
BERSAMBUNG....