
Situasi ruangan pesta semakin ricuh ketika semua orang berlomba-lomba untuk keluar dari ruangan tersebut, namun tidak ada yang bisa keluar karena jalan keluar ditutup dengan rapat dari luar.
Di luar sana terlihat beberapa orang berjas hitam, mereka berdiri sambil menjaga pintu keluar agar tetap tersegel dengan kekuatan yang sangat mistis.
"Aku tidak menyangka kekuatan baru yang disebut ketua sangat mengagumkan..." gumam salah satu orang setelah menghembuskan asap rokoknya.
Nama orang itu adalah Grim yang merupakan salah satu petinggi dari kelompok mafia Red Devils.
Semua orang yang berada di luar dapat mendengar dengan jelas teriakan orang-orang yang terkurung di dalam sana, namun mereka sama sekali tidak peduli melainkan menikmati jeritan itu.
"Orang-orang yang mati di dalam sana akan otomatis menjadi tumbal iblis kita, semakin banyak tumbal maka semakin kuat pula kekuatan iblis yang kita miliki. Maka dari itu jangan biarkan seorangpun keluar dari sana!" perintah Grim.
Sementara itu di dalam ruangan pesta yang masih diselimuti kekacauan itu, terlihat Aldo yang masih mengaktifkan perlindungan aura emasnya untuk melindungi Ashlee, Novita, Katharine, dan Melody.
Tatapan mata Aldo yang tajam dan penuh amarah masih menatap sosok misterius di depannya sebelum ia menyadari ada yang aneh dengan perlindungan miliknya.
'Apa ini ... aura emasku terkikis oleh aura hitam miliknya?' batin Aldo.
[Sepertinya aura hitam milik orang itu lebih kuat dari aura emas itu, terlebih lagi aura hitam itu memiliki kemampuan unik yang dapat mengikis semua jenis aura...]
'Alexa, apa ada cara untuk mengalahkannya?'
[Pada akhirnya satu satunya cara untuk mengalahkannya adalah dengan berusaha keras, tapi waspadalah karena saya juga mendeteksi ada beberapa musuh di luar sini.]
[Mohon tunggu sebentar sampai saya mengidentifikasi kekuatan orang itu...]
Biasanya Alexa bisa mengidentifikasi suatu objek dengan cepat, namun entah kenapa ia memerlukan waktu untuk mengidentifikasi orang di depannya itu. Itu juga menandakan seberapa bahaya musuh yang Aldo hadapi sekarang.
'Untuk sekarang aku harus mencari Alex dan yang lainnya terlebih dahulu!' batin Aldo mengalihkan pandangannya sebelum melihat Alex, Lia dan Myra yang tengah berlindung di bawah meja.
Myra memeluk Alex dan Lia dengan erat agar tidak terinjak oleh kerusuhan orang-orang.
"Jangan mengalihkan pandangan dari musuhmu!" teriak sosok misterius itu sebelum kembali mengeluarkan serangan aura hitam yang lebih besar dari sebelumnya.
Aura hitam itu melesat dengan cepat dan menghancurkan lantai sebelum menghantam perlindungan aura emas Aldo.
__ADS_1
Aldo menyadari jika perlindungannya yang sekarang tidak akan mampu menahan serangan itu, jadi ia memperkuat perlindungan tersebut dengan 50% aura emas miliknya.
Boom!!
Ledakan dahsyat terjadi sekali lagi namun jauh lebih keras dari yang pertama sehingga membuat segala dekorasi pernikahan yang indah hancur seketika.
Lagi lagi korban kembali berjatuhan ketika orang-orang terlempar dan kepalanya membentur dinding dengan keras.
Debu yang berterbangan mulai menghilang, terlihat Aldo yang sedikit kewalahan karena telah mengeluarkan 50% aura miliknya sekaligus.
""Aldo!""
Melihat kondisi Aldo membuat keempat wanitanya menjadi khawatir, namun Aldo mengisyaratkan kalau dia baik baik saja.
"Sepertinya kau tidak akan bisa bertarung sembari melindungi mereka, maka dari itu aku harus membunuh para wanita itu terlebih dahulu..." ucap sosok itu sambil menyeringai.
Ia mengangkat tangannya dan ingin kembali melakukan serangan yang sama, dengan kondisinya saat ini Aldo masih bisa membuat pelindung aura sekali lagi, namun setelah itu mungkin ia tidak akan bisa bertarung lagi.
Aldo menggerakkan giginya karena kesal, jika bukan untuk melindungi para wanitanya, mungkin dia bisa bertarung secara maksimal.
"Ibu!"
Ia menoleh ke samping dan melihat Alex, Lia, dan Myra yang terduduk di lantai. Meja yang mereka gunakan untuk berlindung telah terhempas yang membuat mereka bertiga terlihat di pandangan musuh.
"Alex, apa yang kau lakukan!"
Myra sangat panik dan langsung memeluk Alex dan Lia yang kehilangan orang tuanya dalam kekacauan.
Ia sangat khawatir jika Alex dan Lia disakiti oleh orang yang menyerang mereka secara misterius itu, dan benar saja sosok seperti iblis itu menyeringai mengerikan ketika melihat Alex seolah-olah melihat benda berkilau yang luar biasa.
"Kau memiliki sesuatu yang menarik nak, darah yang mengalir dalam tubuhmu jauh lebih murni dan kuat dibandingkan milik ayahmu."
"Kelak kau akan menjadi orang yang jauh lebih mengerikan daripada ayahmu, maka dari itu aku harus memusnahkanmu sekarang juga..."
Orang itu terlihat sedikit ketakutan ketika melihat potensi yang dimiliki oleh Alex, siapa sangka anak berusia 10 tahun itu akan menjadi ketakutan terbesar oleh orang itu.
__ADS_1
"Gawat, Alex! Larilah dari situ!" teriak Aldo panik ketika musuhnya menyerang Alex dengan 3 kali serangan berturut-turut.
Alex hanya bisa diam membeku melihat serangan hitam yang mengarah langsung kepadanya. Namun dalam sepersekian detik, siluet putih tiba-tiba muncul di depan matanya dan menahan ketiga serangan itu dengan satu tangan.
Booommm!!
Crakk!!
Serangan yang teramat dahsyat itu berhasil ditangkis dengan satu tangan oleh seorang pria berambut pirang dengan jas putih bersih itu.
Semua orang dibuat tertegun termasuk Aldo dan musuhnya yang benar-benar tidak percaya.
"T- tidak mungkin, seranganku bisa ditangkis dengan semudah itu! S- siapa sebenarnya kau!"
"Aku hanyalah seorang pelayan yang setia kepada majikannya, tidak lebih dari itu..." jawab pria berambut pirang itu dengan santai.
"A- apa!!"
"Tidak usah terkejut seperti itu, kau jadi kelihatan lebih jelek dari biasanya, Red Devils..."
Sekali lagi ia dibuat sangat terkejut karena identitasnya dengan mudah bisa ditebak.
Seperti yang terlihat, dia adalah Red Devils yang datang dari neraka karena dipanggil oleh para penyembahnya, siapa lagi jika bukan para pemuja setan.
Hampir sama dengan Red Devils yang sangat terkejut dengan kedatangan pria berambut pirang itu, Aldo juga tak kalah terkejutnya karena mengetahui identitas pria itu.
"Leon..." gumam Aldo.
Leon menoleh ke arah Aldo dan sedikit tersenyum, "Lama tidak berjumpa, tuan..."
Aldo sedikit tertegun, mungkinkah Leon mengetahui identitasnya sebagai Raja Dunia? Tak berselang lama setelah kemunculan Leon, Aria juga muncul sambil mengajak Alex, Myra, dan Lia ke tempat yang aman.
"Kau ... aku sedikit mengenalmu, mungkinkah kau adalah salah satu Eternal, pelayan dari Raja Dunia yang telah hidup semenjak kerajaan Artex?" ujar Red Devils.
"Sepertinya kau memiliki ingatan yang bagus, setelah tahu itu apakah kau masih berniat untuk melawanku?" jawab Leon sombong.
__ADS_1
Red Devils tertawa terbahak-bahak sambil menggelengkan kepalanya, "Hahahaha! Hanya iblis bodoh yang mau melawanmu dengan wujud yang tidak sempurna. Mungkin sekarang kau menang, tapi nanti setelah aku diriku bangkit 100%, maka hancurlah kalian semua!!"
Bersamaan dengan pernyataannya itu, Aura hitam yang menyelimuti Red Devils menghilang dan memperlihatkan wujud manusia biasa yang sudah tidak bernyawa.