
Katharine mendekati Ashlee yang sedang memberikan servis kenikmatan kepada Aldo. Dan dengan penuh rasa cinta sebagai sesama saudari yang telah memilih untuk mengabdikan diri mereka pada seorang lelaki yang sama , Katharine memeluk tubuh lembut milik Ashlee dari belakang dan dikecupnya lehernya dengan penuh rasa kasih sayang.
Pelukan lembut dan kecupan hangat penuh kasih sayang yang diberikan Katharine membuat tubuh gemulai milik Ashlee bergetar penuh kenikmatan seolah seluruh tulang punggungnya kini telah meleleh oleh sensasi nikmat yang muncul sebagai hasil dari ciuman Katharine di lehernya.
Bahkan Aldo yang tadinya sedang terombang - ambing dihantam oleh gelombang kenikmatan yang dihasilkan oleh permainan Ashlee kini juga telah ikut terbelalak menyaksikan tontonan manis - manis hangat yang tersaji di hadapan matanya.
Tak lama kemudian Ashlee pun roboh menimpa tubuh Aldo yang dengan lembut menerima kedua orang gadis yang sedang berpelukan tersebut ke dalam rangkulannya.
Ashlee kini bagaikan sebuah isian sandwich yang diapit oleh Aldo dari bawah dan ditimbun oleh Katharine dari atas.
Sang lelaki pun dengan penuh kelembutan memegangi ujung dagu Ashlee dan membawa bibir merah strawberrynya untuk bertemu dengan bibirnya.
Dengan penuh ketidakberdayaan dalam jeratan hasrat napsu, Ashlee dengan penuh kepasrahan hati pun membiarkan saja sang lelaki untuk menciumi dan meluluh lantakkan seisi rongga mulutnya.
Sementara itu, Katharine yang sedang memeluk tubuh Ashlee dari belakang juga tanpa henti - hentinya terus mendaratkan ciuman dan menyapukan belaian tangannya yang lembut menguyur segenap punggung dan leher Ashlee yang bibirnya sedang dilahap dengan buas oleh Aldo.
__ADS_1
Hingga akhirnya Ashlee kembali mengalami puncak kenikmatan yang begitu luar biasa karena tak berdaya melawan nikmatnya suguhan cinta kedua insan yang kini sedang mengapit tubuhnya.
Aldo melepaskan ciuman panas penuh napsunya lalu membelai lembut rambut halus Ashlee yang sedang terengah - engah mengumpulkan nafasnya setelah dibuat berantakan oleh hisapan penuh hasrat sang lelaki.
"Akhirnya.., kamu juga sudah mengalami org4sıme sebesar yang sudah aku alami tadi ... dengan ini kita sudah sama.." bisik Katharine dengan penuh kasih sayang kepada Ashlee yang sedari tadi telah dengan sabar menahan gejolak hasrat di dalam dirinya.
Ashlee pun menoleh memandangi Katharine yang masih memeluknya dari belakang, Ashlee menatap dalam - dalam mata Katharine yang memandanginya dengan tatapan mata mencerminkan rasa penuh kasih sayang bagaikan seorang saudari yang dikasihinya.
Aldo yang melihat semua ini tersenyum dan berkata kepada mereka berdua, "Nah, ini lah yang kuharapkan dari kalian berdua. Bisa akur dan rukun begini jauh lebih baik..."
Lalu sambil tersenyum dikecupnya bibir Ashlee dan Katharine secara bergantian, sebelum Aldo kembali melanjutkan kata - katanya, "Mari kita bertiga membangun keluarga besar yang rukun dan harmonis."
"Aku sudah bersedia sejak pertama kali kita bertemu, Aldo..." Kata Katharine sambil tertawa kecil memperlihatkan senyumannya yang begitu mempesona.
Sementara itu Ashlee mengganggukkan wajahnya sambil berkata, "Aku mengharapkan keluarga yang harmonis kali ini."
__ADS_1
Berkat kata - kata manis yang keluar dari mulutnya itu, Ashlee pun mendapatkan hadiah ciuman manis dari Aldo sebelum kemudian sang lelaki juga ikut menciumi Katharine supaya adil.
"Kalau begitu ayo kita lanjutkan kegiatan kita kali ini ... aku akan memberikan kalian bibit unggul yang akan menjadi sumber kebahagiaan kita di masa depan nanti..."
Katharine tersenyum lembut, "Laki-laki atau perempuan, aku akan menyayangi anakku sepenuh hatiku."
"Aku selalu menginginkan seorang anak..." imbuh Ashlee.
Dengan senyum manis tersungging di bibir mereka, kedua orang perempuan cantik itu pun perlahan- lahan bangkit dan memposisikan tubuh mereka menghadap selangka**gan Aldo dari arah samping.
Katharine membimbing Ashlee untuk mengambil posisi dan postur yang sama dengan dirinya lalu saling berhadapan mengapit batang tombak pusaka Aldo dari samping kiri dan kanan.
"Hm ... melihat permainan Kak Ashlee barusan aku jadi ada ide untuk melakukan ini.." ujar Katharine sambil membawa kedua buah dadanya yang berukuran sedang itu untuk menjepit dengan erat batang tombak pusaka milik Aldo.
Ashlee yang berada di sebelah kanan Aldo melihat apa yang dilakukan Katharine juga merasa tertarik dan langsung memperagakannya menggunakan kedua asetnya yang sangat besar dan kenyal itu, menjepit hulu meriam sang lelaki yang mengeluarkan aroma menggoda.
__ADS_1
Pusaka ketangkasan Aldo tampak sudah siap untuk meletus kapan saja ketika di himpit oleh dua gunung milik dua orang wanita cantik di hadapannya.
Lalu dengan pandangan mata yang saling bertatapan seolah sedang mengirimkan sinyal - sinyal rahasia, kedua orang perempuan cantik itu pun mulai bergerak untuk membawa sang lelaki kepada puncak kenikmatan pertamanya sejak mereka bertiga memulai permainan duniawi mereka...