Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System

Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System
Chp 33: Keputusan Ashlee


__ADS_3

Kehidupan pernikahan yang dijalani Ashlee tidak pernah bahagia semenjak keluarganya hancur, dia yang awalnya selalu di puji-puji oleh keluarga suaminya sekarang sering dicemooh.


Suaminya juga tidak pernah menghiraukan dirinya padahal mereka itu sudah saling mengenal sejak lama.


Ashlee merasa sangat sakit hati, dari dulu dia ingin mengakhiri pernikahannya dengan bercerai namun keluarga suaminya mencegahnya.


Hingga tibalah kesempatan yang bagus untuk mengakhiri hubungan palsu yang ia jalani, yaitu dengan cara berselingkuh di depan suaminya...


Beberapa saat lalu ketika Aldo tengah mandi di kamar mandi, Ashlee menghubungi suaminya dan menyuruhnya untuk datang ke apartemen sebelah dengan alasan ingin memberikannya sebuah 'kejutan'


Saat itu juga Ashlee menambahkan obat perang**sang ke makanan yang ia buat untuk merangsang napsu Aldo dan berakhir melakukan 'hal itu' yang dilihat langsung oleh suaminya.


Ashlee adalah wanita yang setia dengan pasangannya dan tidak pernah memiliki niat untuk berselingkuh, namun sekarang situasinya berbeda, dia ingin segera pergi dari lelaki yang membuat hidupnya tersiksa itu.


...


...


...


"Bukankah sebelumnya kau membiarkanku mengambil istrimu dengan syarat beberapa Euro? Jadi ambillah ini!" Aldo melemparkan dompetnya yang uang tunai senilai ribuan Euro.


Dengan jumlah itu cukup untuk membiayai hidup seseorang selama berbulan-bulan lamanya apalagi jika digunakan untuk membeli alkohol.


Rian menatap uang yang tergeletak di lantai dengan tak percaya, dia masih belum menerima uang itu melainkan hanya menatapnya dengan kosong.


"A- Aku tidak membutuhkan uangmu, cukup kembalikan Ashlee kepadaku!" Rian mengambil keputusan setelah berpikir keras.


Akhirnya sekarang dia sadar jika sebenernya dia masih mencintai Ashlee, hanya saja itu tertutup akan ketidakberdayaannya menjadi seorang pria.


Ashlee tertegun mendengar kata-kata yang muncul dari mulut suaminya, itu adalah kata-kata yang sudah sangat lama tidak dia dengar, sebuah perkataan yang mengandung rasa cinta.


Aldo memandangi Ashlee dalam-dalam dan tahu jika ia sedikit terharu dengan perkataan suaminya, "Kau mau kembali kepadanya?"


Aldo sama tidak akan menahan Ashlee jika dia ingin kembali kepada suaminya karena ia tidak ingin menahan seorang wanita yang sudah mencintai orang lain untuk menjadi wanitanya.


Jika seseorang ingin menjadi pendamping hidup Aldo maka jiwa dan raganya harus mereka persembahkan sepenuhnya kepada Aldo. Tidak boleh ada laki-laki lain dalam hati kekasihnya.


Setelah berfikir keras untuk menentukan keputusan, Ashlee berkata, "Aku ingin kita berpisah saja."


Perkataan Ashlee yang sedingin es terasa menusuk jantung Rian yang sudah khilaf atas kesalahannya, ia tertegun tidak percaya jika harus berpisah dengan istrinya.


"Tidak, aku tidak akan membiarkanmu pergi!"


Pada akhirnya satu-satunya yang bisa dia lakukan hanyalah berteriak dengan murka, wajah sedihnya kembali sangar dan menatap Aldo penuh kemarahan.

__ADS_1


"Aku akan menghabisimu dasar perusak hubungan orang!" teriaknya lalu berlari ke arah Aldo dengan niat untuk mencekiknya.


Ashlee sangat terkejut dengan tindakan tiba-tiba dari Rian, namun beberapa saat sebelum lelaki itu mencapai mereka berdua, Aldo sedikit bergeser dari tempatnya berdiri dan mengganjal kaki pria itu sehingga membuatnya jatuh tersungkur.


Dari kematian anggota mafia El Causse sebelumnya Aldo paham jika kekuatannya terlalu besar dan berbahaya, akan gawat jika ia tidak sengaja membunuh pria di depannya itu.


Rian meringis kesakitan di lantai sementara Ashlee hanya menatapnya dengan dingin, "Untuk kesekian kalinya, aku ingin kembali pada dirimu yang dulu. Tapi sayang, aku tak menemukan dirimu yang dulu. Kau berbeda seketika. Entah, mengapa itu bisa terjadi."


"Aku tidak akan memaksamu tuk jadi yang dulu. Mungkin sebenarnya inilah dirimu yang tidak pernah aku tahu. Jadi sebaiknya kita berpisah disini saja."


Setelah mengatakan isi hatinya yang terdalam, Ashlee dan Aldo kemudian berbalik pergi dari apartemen itu meninggalkan Rian yang sangat menyesal atas perbuatannya selama ini.


Sungguh ingin sekali dia menyiksa diri sendiri karena kebodohannya yang mengakibatkan dirinya harus kehilangan sosok yang sebenarnya sangat berharga baginya...


Disisi lain Aldo pergi dari tempat penginapannya itu bersama Ashlee dengan niat pergi untuk selama-lamanya, Ashlee juga tidak ingin bertemu dengan Rian lagi jadi dia memilih pergi sejauh-jauhnya.


Aldo memesan sebuah taksi dengan tujuan ke hotel yang ditinggalkannya sebelumnya, tempat dimana Katharine dan timnya berada.


Aldo merasa jika liburannya ini hanya membawa sesuatu yang merepotkan untuknya, jadi dia lebih memilih untuk kembali bekerja daripada harus menemukan sesuatu yang merepotkan lainnya.


"Apa kau serius dengan keputusanmu ini?" tanya Aldo ketika mereka berdua dalam perjalanan.


Ashlee menganggukkan kepalanya, "Aku sudah siap untuk berpisah dengannya dari dulu. Ngomong-ngomong apakah tidak keberatan kalau aku ikut denganmu? Mungkin aku akan merepotkanmu..."


"Tidak masalah selama kau mau bekerja di timku." kata Aldo santai, dia tidak akan membuat Ashlee menganggur melainkan menyuruhnya bekerja demi menghidupi dirinya sendiri untuk sekarang ini.


Ashlee menganggukkan kepalanya patuh, lagipula dia juga tidak memiliki uang dan membutuhkan pekerjaan tetap, dia juga tidak bisa bergantung pada Aldo seterusnya.


"Dan soal sebelumnya..." Ashlee sedikit ragu ketika mengingat dirinya yang dengan mudahnya mengatakan bahwa dia adalah kekasih Aldo.


Seakan paham maksud Ashlee, Aldo berkata, "Tidak usah dipikirkan, jika kau mau aku tidak keberatan jika kita berdua menjalin hubungan. Tapi perlu aku ingatkan kalau di masa depan nanti aku akan memiliki lebih dari satu pasangan."


Dengan kata lain Aldo akan melakukan poligami di masa depan nanti. Aldo jujur akan niatnya ingin memiliki lebih dari 1 pasangan kepada Ashlee karena takutnya ia akan membuat Ashlee salah paham jika suatu saat dia menambah pasangan lagi.


Ashlee mempertimbangkan perkataan Aldo dan menjawab dengan tegas, "Aku siap menjadi pasanganmu tak peduli berapa banyak wanita yang kau miliki nantinya."


Aldo tersenyum lembut, "Baiklah, semoga kau mendapatkan kebahagiaan dalam rumah tanggamu yang baru."


Ashlee juga tersenyum lembut karena akhirnya menemukan seseorang yang jauh lebih baik daripada Rian, entah kenapa Ashlee merasa kehidupannya akan jauh lebih baik mulai sekarang.


Bersamaan dengan itu suara system terdengar dalam benak Aldo.


[Mendapatkan pasangan pertama: Ashlee.]


"Kau pasti lelah, jadi tidurlah disini sebelum kita sampai di ibukota." kata Aldo lembut lalu mempersilahkan Ashlee untuk tidur.

__ADS_1


Dan benar saja, saking lelahnya Ashlee-pun langsung tertidur lelap hanya dalam beberapa menit saja.


Akhirnya Aldo mempunyai waktu untuk berinteraksi dengan system miliknya tanpa gangguan orang lain, sementara supir taksi juga tidak bisa menggangunya karena taksi tersebut yang memiliki desain unik yaitu memisahkan pengemudi dan penumpangnya.


"System tolong buka statusku." titah Aldo.


[Baik Tuan!]


----------𝕾𝖞𝖘𝖙𝖊𝖒----------


Nama: Aldo【☆☆】《Manusia Magis I》


Usia: 27 tahun


Jenis kelamin: Laki-laki


Kesehatan: 100%


Stamina: 100%


-Stat-


Kekuatan: 150


Ketahanan: 152


Kelincahan: 145


Kecerdasan: 105


Kharisma: 176


Pasangan: 《Ashlee》


Kemampuan Spesial: 《Taekwondo Lv3》《Tentara Lv5》《Gitar Lv1》《Memasak Lv1》《Menyanyi Lv1》》《Berjudi Lv1》《Akting Lv5》《Karate Lv1》《Medis Lv 5》《Bahasa Lv2》《Piano Lv1》《Berenang Lv1》《Mengemudi Lv1》《Lari Lv1》《Gulat WWE Lv3》《Bercinta Lv1》《Piano Lv1》


Kemampuan Magis: 《Regenerasi Lv1》《Mata Batin Lv1》《Royal Heart Sutra Lv1》


Poin System: 3345


Poin Kemampuan: 2550


Poin Magis: 0


[Lucky Spin] [Inventory] [Store]

__ADS_1


----------𝕾𝖞𝖘𝖙𝖊𝖒----------


__ADS_2