
*Ternyata peningkatan status Kekuatan, Kelincahan, dan Ketahananku sebagian besar disebabkan oleh kemampuan spesial yang aku dapatkan* - pikir Aldo.
Jika kemampuan bertarung meningkatkan Kekuatan, Kelincahan, dan Ketahanannya, Aldo sedikit penasaran dengan apa yang di dapatkan dari kemampuan spesial yang tidak ada hubungannya dengan pertarungan.
Ia kemudian menekan kemampuan spesial 'Gitar' miliknya, layar deskripsi taekwondo di hadapan Aldo berubah menunjukkan deskripsi kemampuan menyanyi miliknya.
----------πΎπππππ----------
γMenyanyi Lv1γ
Dengan kemampuan ini anda akan memiliki suara yang sangat merdu dan bisa menyanyikan segala jenis lagu jauh lebih baik daripada penyanyi aslinya.
PS: Bahkan seorang wanita berhati batupun akan jatuh cinta dengan nyanyian anda bagaikan seekor burung yang takluk terhadap kicauan burung jantan.
5+ Kecerdasan
[Upgrade: 100 Poin Kemampuan]
----------πΎπππππ----------
*Jadi kemampuan spesial non tempur akan meningkatkan kecerdasanku* - pikir Aldo menyimpulkan.
Semenjak Aldo memiliki sekian banyak kemampuan spesial, dia merasa tubuhnya jauh lebih ringan untuk melakukan berbagai aktivitas.
Seperti saat bertarung sebelumnya, dia bisa menghindari dan memberikan serangan dengan baik seolah-olah dia sudah terbiasa bertarung padahal itu adalah pertarungan pertamanya.
Dengan kata lain Aldo langsung memiliki ingatan suatu kemampuan spesial yang dia miliki tanpa harus mempelajarinya terlebih dahulu.
Dan karena Aldo memiliki Poin Kemampuan yang cukup banyak, jadi dia ingin menggunakannya untuk mengupgrade kemampuannya.
"System, tolong Upgrade kemampuan Taekwondo ke level berikutnya."
[Baik Tuan!]
[Memotong 100 Poin Kemampuan untuk mengupgrade kemampuan taekwondo Lv1. BERHASIL! Kemampuan taekwondo Lv1 kini naik menjadi Lv2]
Level Taekwondo yang awalnya hanya memiliki Lv1 langsung berubah menjadi Lv2, bersamaan dengan itu status yang diperoleh dari kemampuan Taekwondo juga meningkat dua kali lipat.
----------πΎπππππ----------
γTaekwondo Lv2γ
Taekwondo merupakan salah satu cabang bela diri yang berasal dari Korea Selatan. Arti kesuluruhan Taekwondo adalah seni beladiri yang menggunakan kaki dan tangan sebagai senjata untuk menaklukan lawan.
PS: Seorang pria sejati haruslah pandai membela diri dan menyelamatkan gadis dari mara bahaya, juga membuat anda menjadi terlihat lebih macho.
10+ Kekuatan
10+ Kelincahan
20+ Ketahanan
__ADS_1
[Upgrade: 200 Poin Kemampuan]
----------πΎπππππ----------
*Biaya Upgrade akan terus bertambah seiring besarnya level ya* ... - pikir Aldo melihat biaya Upgrade selanjutnya adalah 200 Poin Kemampuan.
[Poin Kemampuan yang tersisa: 360]
Aldo tersenyum pahit melihat sisa Poin Kemampuan miliknya dari yang awalnya 460 menjadi 360, walaupun sebenarnya dia masih bisa mengupgrade kemampuannya lagi tapi dia tidak melakukannya karena masih belum butuh.
"Aku belum pernah membuka Lucky Spin sendirian dan sedikit penasaran dengan cara kerjanya." gumam Aldo kemudian menekan tombol 'Lucky Spin' yang tertera dalam statusnya.
----------πΎπππππ----------
[Lucky Spin]
Undian 1Γ (20 Poin System)
Undian 5Γ (100 Poin System)
Undian 10Γ (200 Poin System)
PS: Hadiah yang bisa didapatkan saat ini dari Lucky Spin hanya berupa kemampuan dasar seorang manusia pada umumnya dan beberapa benda penting lainnya, hadiah akan meningkat setiap kali bintang γβγanda naik bersamaan dengan biaya pengundian yang juga akan naik.
----------πΎπππππ----------
*Jadi setiap kali aku melakukan pengundian maka biaya pengundiannya juga akan bertambah ya ... sepertinya aku harus rajin mengumpulkan Poin kedepannya* - pikir Aldo tersenyum pahit.
Jam di handphone Aldo menunjukkan jam 9 pagi yang artinya sudah jamnya untuk bekerja, jadi Aldo langsung bergegas pulang untuk mengganti pakaiannya sebelum berangkat ke tempat kerjanya.
...
...
...
Sementara itu di tempat kerja Aldo, terlihat beberapa kru film yang sedang sangat sibuk. Mereka berjalan dengan terburu-buru kesana-kemari untuk menyiapkan syuting yang sebentar lagi akan dimulai.
"Dimana Aldo! Apa dia masih belum datang seperti kemarin!"
Seorang pria paruh baya dengan pekerjaannya sebagai Sutradara berteriak dengan keras memanggil nama Aldo.
"Dia belum datang Pak Sutradara!" jawab salah satu kru membuat pria paruh baya yang terkenal sebagai seorang pemarah itu tambah marah.
"Dasar orang kampungan, kemarin juga dia tidak datang tanpa alasan yang jelas! Apa dia tidak tahu kalau Nona Laura tidak memiliki banyak waktu untuk menunggunya?" teriak Pak Sutradara sambil menggosok rambutnya yang botak.
Dia melihat jam yang menunjukkan jika syuting akan segera dimulai dengan wajah memerah karena marah.
"Dasar ... si sialan Aldo belum datang sedangkan ini sudah waktunya untuk syuting, apa aku harus menggantinya dengan kru lain?"
Pak Sutradara berpikir keras ingin mengganti Aldo dengan orang lain, tapi masalahnya tidak ada yang bisa mengambil alih pekerjaan Aldo sebagai pengatur bom.
__ADS_1
Sementara Sutradara sedang berpikir keras, pemeran utama wanita telah siap dengan seragam dan aksesoris yang diperlukan untuk syuting.
Dia adalah Laura, seorang aktris papan atas yang telah memerankan banyak film-film terkenal dan telah mendapatkan piala penghargaan aktris terbaik di Hollywood.
Bukan hanya terampil dalam segi akting dan improvisasi, tapi dia juga memiliki paras yang sangat cantik di usianya yang hampir mencapai umur 30an, menariknya lagi dia masih lajang sampai sekarang yang membuat banyak pria mendambakan dirinya.
"Apa sudah waktunya untuk syuting?" tanya Laura menghampiri Pak Sutradara.
Pria paruh baya itu sangat terkejut dan hampir terjatuh dari kursi sutradaranya, ia menatap Laura dengan gugup karena jujur saja jika persiapannya masih belum selesai.
"Ah ... I- itu, anu ... sebenarnya-"
"Maaf aku terlambat!"
Seseorang memotong perkataan Pak Sutradara yang tampak sangat gugup, dia mengalihkan pandangannya ke arah sumber suara yang sangat dia kenali itu dan melihat Aldo disana.
"Aldo, akhirnya kau datang, cepat bersiap di posisimu!" perintah Pak Sutradara lega karena akhirnya orang yang dia tunggu-tunggu akhirnya datang.
"Semuanya sudah siap Nona Laura, Anda sudah bisa bersiap di posisi Anda." kata Pak Sutradara ramah.
"Baiklah..." jawab Laura lalu berbalik pergi, tapi sebelum itu dia sedikit melirik Aldo terlebih dahulu dengan tatapan aneh.
Aldo menyadari jika Laura sedang memandanginya tapi memilih untuk tidak menghiraukannya karena toh tujuannya datang ke sini hanya untuk bekerja dan mendapatkan uang.
Aldo duduk di tempatnya bekerja, di depannya ada sebuah alat berbentuk kotak yang memiliki banyak tombol di atasnya, itu adalah alat untuk mengendalikan ledakan yang dibutuhkan untuk syuting.
Sebelum syuting dimulai dalam beberapa beberapa menit lagi, seseorang tiba-tiba datang dan menepuk pundak Aldo dengan akrab.
Tanpa melihat orangnya Aldo sudah bisa tahu siapa yang mendatanginya itu, "Ada apa? Apa kau mau menggangguku lagi, Leon?"
"Hehe, sepertinya kau selalu tahu kapan aku datang." balas pria yang bernama Leon itu.
Bisa dibilang Leon adalah rekan kerja Aldo yang paling dekat dengannya karena mereka berdua sudah bekerja di tempat itu bertahun-tahun lamanya.
"Kenapa kau tidak datang bekerja kemarin? Apa ada masalah?" tanya Leon penasaran karena tidak biasanya Aldo tidak datang bekerja.
"Banyak yang terjadi kemarin dan aku tidak berniat untuk menceritakannya denganmu." kata Aldo cuek sambil menyetel alat di depannya itu.
"Dasar kau ini, apa pantas kau bersikap begitu dengan sahabatmu?"
"Aku tidak bisa menceritakannya, tolong mengertilah dan kembali ke tempatmu untuk bekerja sebelum si botak itu marah-marah." kata Aldo menyindir Pak Sutradara.
Tapi Leon tidak berniat untuk pergi begitu saja, sebaliknya dia mendekati telinga Aldo dan berbisik pelan, "Kau lihat Nona Laura? Dia terlihat sangat cantik hari ini dengan dadanya yang menonjol seolah-olah merayu tangan suci kita untuk menyentuhnya, menurutmu berapa ukurannya?"
"Jangan bicara yang tidak-tidak di tempat umum seperti ini, apa kau mau dikeluarkan dari sini kalau ketahuan?" kata Aldo risih sambil menjauhkan telinganya agar tidak mendengarkan bisikan iblis di sampingnya.
Sekarang Aldo sudah tidak tertarik lagi dengan Laura, kenapa begitu? Jelas seorang pria tidak akan tertarik lagi dengan mantan kekasihnya, kan?
...****************...
[Ilustrasi Laura]
__ADS_1